Rezeki Yoga Si Pengantar Online Viral: Ganti Rugi 138 Paket, Motor Hilang di Banjir Bantuannya, Haru Ketemu dengan Wali Kota


IKABARI.COM, –

Keberuntungan tak terduga menyebabkan Yoga, seorang kuli panggul paket daring di Palembang, merasa senang dan sangat terkejut dengan derasnya dukungan yang ia terima.

Yoga (20 tahun) pernah menjadi sorotan publik lantaran 138 paket bersama motornya hilang akibat ulah empat pelaku pencurian motor yang direkam oleh sistem CCTV dan videonya kemudian tersebar di platform media sosial.

Sebagai akibat peristiwa tersebut, Yoga terpaksa menanggung biaya penggantian sebanyak 138 paket dengan nilai melebihi perkiraan awal yaitu di atas Rp 6 juta hingga mencapai kisaran angka 13 juta rupiah.

Bukan hanya itu, Yoga pun menghadapi ancaman pemecatan dan kebingungan tentang langkah selanjutnya karena kendaraan yang digunakan untuk mencari nafkanya telah lenyap.


Wali Kota Palembang Hingga Kedatangan

Berkat berita viral tersebut, Yoga menerima banyak pengakuan serta empati dari publik yang kemudian melakukan penyumbangan.

Saat ditemui di kediamannya yang terletak di Jalan Anggrek Raya, Gang Sri Rezeki 2, Kelurahan Sialang, Sako, Yoga menyatakan tidak menyangka namun merasa bersyukur.

Bermacam orang mengunjungi tempat tinggalnya, beberapa di antaranya melakukan transfer dana. Mulai dari individu hingga lembaga dan bahkan ada yang membuka sumbangan berbagai jenis, demikian ungkap Yoga pada hari Senin, 17 Maret 2025.

“Tidak menduga akan ada begitu banyak orang yang peduli, saya ingin menyampaikan rasa terimakasih. Semoga sepeda motornya dapat ditemukan,” tambahnya mengutip.

TribunSumsel.com
(grup suryamalang).


Takdir Yoga Pengantar Barang Viral Diganti 138 Paket Bersama Sepedanya yang Hilang Akibat Pencurian dan Direkam Oleh Kamera Keamanan Berpotensi di-Pecat

Hingga Walikota Palembang, Ratu Dewa, datang ke rumah Yoga untuk memberi dukungan dan uang tunai.

“Ya, hal tersebut sungguh tidak terduga, Saya dikunjungi oleh orang nomor satu di Palembung,” ujar Yoga dengan haru.


Tulang Punggung Keluarga

Yoga merupakan putra bungsu dari empat bersaudara.

Kedua kakak Yoga telah memasuki dunia kerja dan salah satunya sudah menikah, menjadikan Yoga bagian penting dalam mendukung finansial keluarga.

Melihat bahwa kedua orangtuanya telah bercerai dan sang ayah tidak bekerja lagi, Yoga selalu menabung dari gajinya untuk memenuhi keperluan sehari-hari keluarganya.

“Kakak tertua telah menikah dan memiliki keluarga. Sementara itu, saya dan kakak perempuan sudah bekerja, sedangkan ayah hanya sendiri dan adik laki-laki saya masih duduk di bangku SMP, jadi saya turut membantu masalah finansial,” ungkap Yoga.


Disnakertrans Jawa Timur Mendirikan Lokasi Penanganan Keluhan THR, Meliputi Tenaga Kerja Ojek Online dan Pengantar Barang

Setelah mengalami peristiwa kehilangan sepeda motornya, Yoga kesulitan untuk tertidur dan selalu khawatir tentang pekerjaannya beserta perlengkapan yang ikut hilang bersama kendaraannya.

Pada saat ini, Yoga tetap fokus pada proses permohonan banding untuk memperoleh dispensasi terkait kompensasi kerugian.

“Bukan bermimpi tentang hal itu, tetapi malah susah tidur dan dipusingkan olehnya. Saat ini saya tidak dapat bekerja karena tidak memiliki sepeda motor lain,” jelas Yoga.


Gaji Yoga

Dalam waktu tiga bulan berkarir, pendapatan mingguan Yoga sebagai kurir biasanya mencapai kira-kira dua juta rupiah.

Meskipun kerugiannya untuk setiap paket yang hilang diestimasikan sebesar Rp 100 ribu per buah, jumlah totalnya mencapai Rp 13,8 juta, melebihi perkiraan awal sekitarRp 6 juta.

Namun, angka tersebut dapat dinegosiasikan atau dipotong bila permohonan banding Yoga diterima oleh perusahaan.

“Bila nominal kompensasi yang perlu dibayarkan belum ditentukan, pihak kantor masih menghitungnya. Mereka masih mencari cara agar beban tidak sepenuhnya jatuh pada mereka,” ujar Yoga.


Ratusan Pengantar Paket di Malang Adakan Kegitan Keliling Membagikan Bantuan ke Lembaga Anak Terlantar

Remaja itu melanjutkan bahwa ia telah menerima informasi dari pekerjanya jika permasalahan tersebut dapat diselesaikan, maka Yoga akan diperbolehkan untuk kembali bekerja.

“Sudah diinformasikan tadi bahwa setelah menyelesaikan masalah ini, saya dapat melanjutkan pekerjaan,” jelasnya.


Kedatangan Ratu Dewa

Akun Instagram @palembang.terciduk_id memposting momen ketika Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengunjungi rumah Yoga pada hari Minggu, 16 Maret 2025.

Kehadiran Walikota Palembang kali ini bertujuan untuk menyampaikan bantuan kepada Yoga.

“Kemarin, saya datang ke rumah Yoga yang sedang mengalami kesulitan, dan membawa sejumlah bantuan sebagai bentuk solidaritas,” jelas Ratu Dewa.

Ratu Dewa menyebutkan bahwa saat ini Yoga masih dalam keadaan shock akibat peristiwa yang menimpanya.

Meskipun demikian, Ratu Dewa akan menolong mencari pekerjaan baru bagi kurir itu.

“Sebab saya mengerti, situasinya sedang kaget karena peristiwa kemarin,” jelasnya.

“Insya’Allah, beliau berharap di masa depan akan mendapat pekerjaan lagi. Jika suatu saat terdapat kesempatan dan jika perlu, entah saya yang memberi tahu atau mereka sendiri yang menemukannya nanti. Ya insya’Allah kita akan membantunya,” imbuh Ratu Dewa.


Pengedar Sabu di Sampang Madura Ditahan oleh Kepolisian Saat Akan Menyerahkan Pesanannya

Meski begitu, harapan Yoga hanya sederhana, yaitu berhasil mendapat pekerjaan kembali.

“Yoga berharap saat ini, tentu saja di masa mendatang Yoga dapat kembali bergabung, Mohon bantuan Anda Pak,” jelas Yoga.

Yoga juga tidak melupakan untuk mengucapkan terimakasih kepada Walikota Palembang karena telah memberi perhatian. Bahkan, sang wali kota sempat mampir ke rumahnya padahal sedang sangat sibuk.

“Terima kasih Pak Ratu Dewa telah mampir ke rumah Yoga meski sedang sangat sibuk,” ujar Yoga.


Pencurian Motor

Sebelumnya pada video pengawasan yang berlangsung sekitar 1 menit dan 3 detik, tampak Yoga tengah membawa barang ke lokasi kejadian perkara, yaitu Simpang 4 Setunggal Pipareja.

Pada saat tersebut, sepeda motornya yang dimiliki Yoga dibiarkan di tepi jalan.

Sebentar kemudian, empat orang tersangka tiba di tempat kejadian dengan menggunakan dua sepeda motor.

Dua penjahat bertopeng pakaian biru dan hitam segera menuju ke arah sepeda motor Yoga, sementara kedua tersangka lainnya berdiri di belakang untuk memantau kondisi tempat kejadian perkara.

Dalam beberapa menit, motor milik Yoga tipe Honda Beat dengan warna biru serta nomor polisi BG 3510 ADO dan sebanyak 138 kotak barang yang akan dikirimnya pun direbut oleh kelompok tersebut.


Viral Perkelahian antara Pengantar Paket Bayar Di Tempat dengan Pelanggan di Kota Malang, Berikut Detail Selengkapnya

Saat dikonfirmasi oleh Sripoku.com, Kanit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang Iptu Jhoni Palapa menyatakan bahwa dirinya telah mengetahui tentang video yang sedang ramai dibicarakan itu.

“Sudah kami sampaikan bahwa tim Ranmor telah menyaksikan video viral itu,” jelasnya.

Walaupun demikian, sampai sekarang kasus itu tetap menjadi tanggung jawab dari tim spesialis Unit Ranmor di Polrestabes Palembang yang sedang melakukan investigasi.

“Saat ini kami terus melakukan investigasi dan mendapatkan kesaksian dari para saksi di tempat kejadian untuk menangkap tersangka,” tegas Jhoni.


Ikuti kanal SURYA MALANG di >>>>>&
WhatsApp

Related posts