Pemain serangan dari Real Madrid, Kylian Mbappe, bertujuan untuk mencapai rekornya pada usia 32 tahun karena catatan yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo dinilai terlalu mudah diraih.
Kylian Mbappe menunjukkan bahwa penilaian negatif tentang kinerjanya di awal musim adalah kesalahpahaman.
Penyesuaian Kylian Mbappe sempati dikritik sebagai lamban, dan Real Madrid dituding mengalami kerugian karena sudah menanamkan modal pada pemain tersebut.
Setelah menerima berbagai macam kritikan, pemain depan dari Prancis itu pun langsung membangun performanya kembali.
Mbappe sekarang menjadi pemain inti utama Real Madrid untuk mencetak gol ke gawang musuh.
Real Madrid tetap memiliki kesempatan untuk menang.
treble winner
pada musim 2024-2025.
Catatan sejarah itu merupakan ambisi terkini Mbappe bersama timnya.
Di luar pencapaian gemilang bersama timnya, Mbappe pun memiliki kesempatan untuk memecahkan rekor individu.
Pemain serangan yang berumur 26 tahun itu telah mencetak sebanyak 30 gol di seluruh kompetisi.
Dengan durasi musim yang masih sangat panjang di depan, Mbappe memiliki kesempatan untuk menambah jumlah golnya.
Rekor paling dekat yang dapat dia pecahkan merupakan milik dari dua striker bersejarah Real Madrid, Ruud van Nistelrooy dan Cristiano Ronaldo.
Ke dua pemain itu berhasil mencetak total 33 gol di musim perdananya.
Dengan selisih tiga gol, Mbappe diharapkan bisa mengungguli kedua senior-nya tersebut.
Sekarang, dia dihadapkan dengan tantangan yang jauh lebih berat terkait rekornya.
Menurut laporan dari Marca, Mbappe diprediksi akan melebihi rekord Ivan Zamarano pada musim perdananya.
Zamarano berhasil mengemas 37 gol dan catatan tersebut masih bertahan hingga musim 1992-1993 sampai saat ini.
Kylian Mbappe menghadapi rekornya yang berusia 32 tahun demi memperkokoh namanya di Real Madrid.
Bukan hanya itu saja, Mbappe memiliki kesempatan untuk menjadikan rekornya semakin istimewa pada kesempatan kali ini.
Tiga pemain depan senior Real Madrid kemarin tidak berhasil mengantarkan gelar Liga Champions walaupun impresif pada musim perdananya.
Mbappe mungkin dapat merubah situasi itu dengan memboyong trofi dari impiannya.
Saat ini Real Madrid telah sukses bergerak ke tahap perempat final Liga Champions.
Dengan performa yang stabil, Mbappe memiliki kesempatan untuk mencatatkan prestasi istimewa di tahun pertamanya.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







