Rutin Makan Labu Siam, Dapatkan Khasiat Ini! Inilah 6 Manfaatnya

Rutin Makan Labu Siam, Dapatkan Khasiat Ini! Inilah 6 Manfaatnya


IKABARI.COM

– Labu siam adalah tumbuhan yang termasuk ke dalam kelompok familia

Cucurbitaceae

Yang biasanya digunakan sebagai sayur di Indonesia.

Di luar diproses menjadi makanan, labu siam juga memiliki banyak zat gizi serta senyawa antosianin yang bermanfaat untuk kesejahteraan tubuh.

Mengkonsumsi secara rutin labu siam sudah ditunjukkan memiliki banyak keuntungan bagi kesehatan, karena adanya serat, antioksidan, serta sejumlah nutrisi esensial lainnya.

Berikut ini adalah sejumlah penyakit yang dapat dihindari dengan teratur memakan labu siam:

1. Penyakit jantung

Labu siam kaya akan serat serta zat antosianin, demikian pula halnya.

myricetin

Dan flavonoid lainnya, yang dikenal memiliki kontribusi dalam memperbaiki kondisi jantung.

Dilansir dari

IKABARI.COM

(12/11/2024), studi menunjukkan bahwa

myricetin

dapat membantu menurunkan kolesterol.

Di luar itu, mengonsumsi secara teratur labu siam bisa membantu meningkatkan aliran darah dan juga berpotensi menurunkan risiko hipertensi. Dua hal tersebut amat krusial untuk mencegah penyakit jantung.

Labu siam memiliki kadar serat yang memadai, yaitu tipe karbohidrat yang telah dibuktikan mampu mengurangi risiko terserang penyakit jantung, stroke, serta meninggal karena gangguan pada sistem kardiovaskular.

2. Gula darah tinggi

Labu siam merupakan tambahan asupan yang baik dalam pola makan penderita diabetes atau yang berisiko mengalami diabetes.

Sayuran ini rendah karbohidrat dan mengandung serat larut yang membantu memperlambat pencernaan, sehingga mencegah lonjakan kadar gula darah setelah makan.

Penelitian menunjukkan bahwa flavonoid dalam labu siam dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar hemoglobin A1c, indikator kontrol gula darah jangka panjang.

Hasil ini menunjukkan efek positif dari konsumsi labu siam terhadap kesehatan metabolik dan pengelolaan gula darah.

3. Masalah pencernaan

Kandungan serat dalam labu siam dapat menjaga kesehatan pencernaan, dengan membantu memperlancar pencernaan dan mendukung keberagaman bakteri baik dalam usus.

Bakteri positif ini memproduksi asam lemak berantai singkat yang bermanfaat untuk kebugaran saluran pencernaan, membantu dalam pengurangan inflamasi, serta menunjang penyehatan dinding usus.

Mengonsumsi serat secara memadai dapat pula menolak berbagai gangguan pencernaan seperti konstipasi dan penyakit diverticulosis.

4. Penyakit hati

Mengonsumsi labu siam bisa menghambat pembentukan lemak pada lever, suatu keadaan yang disebut dengan hepatomegali adiposa atau penyakit hati berlemak.

Pada penelitian menggunakan hewan, diketahui bahwa tikus yang diberi suplemen dari ekstrak labu siam mengalami penurunan tingkat kolesterol serta berkurangnya deposit asam lemak di dalam hati.

Efek tersebut memelihara kinerja liver agar tetap maksimal serta menghambat penyebaran penyakit pada lever.

Labu siam pun memberikan dampak positif pada peningkatan metabolisme lemak, yang sangat menguntungkan untuk orang-orang yang berisiko terkena penyakit liver berminyak akibat bukan alkohol.

5. Potensi melawan kanker

Mengonsumsi banyak buah dan sayuran terkait dengan pengurangan risiko beberapa tipe kanker, seperti halnya kanker pada sistem pencernaan.

Dikutip dari laman

IKABARI.COM

(25/7/2022) Penelitian pipa uji menemukan bahwa zat-zat tertentu pada buah labu siam mampu menghambat pertumbuhan serta perkembangan berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker rahim dan leukimia.

Walau hasil studi ini terbilang menggembirakan, bukti yang ada sampai sekarang masih belum mencukupi untuk membuktikan kalau labu siam mempunyai dampak anti-kanker bagi manusia.

6. Peradangan

Labu siam dikenal mengandung zat antosianin yang bersifat sebagai antioksidan kuat.

quercetin, myricetin, morin

, dan

kaempferol.

Antosianin merupakan zat yang terdapat di banyak jenis makanan yang bisa membantu melindungi sel-sel dari kerusakan, memperkecil inflamasi, serta mengurangi tekanan pada tubuh.

Penelitian menunjukkan,

myricetin

menyertakan karakteristik antivirus, antidiabetess, serta anti-peradangan yang signifikan.

Di samping itu, labu siam juga adalah sumber vitamin C yang luar biasa, yang bertugas sebagai zat antiosidan di dalam tubuh untuk melindunginya dari dampak merugikan oksidasi karena radikal bebas.


(Sumber: IKABARI.COM/Resa Eka Ayu Sartika, Lulu Lukyani)

Related posts