Pembalap Ducati, Marc Marquez, terus menjadi tantangan bagi pesaingnya di mana ia sukses memenangkan kedua lomba pembuka MotoGP 2025.
Dua balapan awal MotoGP 2025 yang diselenggarakan di Thailand dan Argentina berhasil diselesaikan dengan gemilang oleh Marc Marquez.
Pembalap yang dikenal sebagai Baby Alien sekarang menjadi seperti fenomena baru bagi tim Ducati pabrikan karena kemampuannya menunjukkan performa luar biasa saat mengendarai motor Desmosedici GP25.
Saat berlaga di Thailand dan Argentina, Marquez menunjukkan performa yang luar biasa dengan memenangkan both sesi sprint dan perlombaan utama.
Marquez pun menambahkan kemenangan di kedua balapan itu dengan menjadi pemegang pole position.
Tidak mengherankan, banyak orang berpikir bahwa pemegang delapan gelar juara dunia itu akan terus meningkatkan total kemenangan mereka.
Di samping itu, Marquez dilihat pula sebagai salah satu calon utama untuk memperoleh gelar juara musim ini berkat penampilan yang stabil dan handal selama bertanding.
Di penghujung pekan lalu pada Grand Prix Argentina, pembalap berumur 32 tahun itu secara resmi sudah mencatat kemenangan ke-90 selama karier balapnya.
Hasil itu menjadikan Marquez saat ini telah berdiri sejajar dengan Legenda MotoGP Angel Nieto sebagai pemegang posisi ketiga dalam jumlah kemenangan terbanyak.
Setelah menyamai rekor Nieto, pembalap asal Spanyol tersebut saat ini tengah mengejar prestasi para legenda lainnya.
Valentino Rossi yang berada di posisi terdekat memiliki gelar sebagai pembalap kedua dengan jumlah kemenangan tertinggi sepanjang kariernya, mencapai 115 kali.
Dalam kasus Rossi, Marquez tidak hanya memiliki kesempatan untuk menyamai rekornya dalam kemenangan tetapi juga memperoleh gelar juara dunia.
Peluang tersebut sangat besar karena perbedaan antara Marquez dan Rossi hanyalah satu trofi.
Beberapa kemungkinan itu menyebabkan Alessio ‘Ucio’ Salucci, yang merupakan sahabat karib Valentino Rossi, menjadi cemas.
Pria berkebangsaan Italia tersebut sebenarnya tidak membantah perasaannya tidak puas dengan semakin dekatnya Marquez pada rekornya yang dulu dipegang oleh Rossi dan saat ini telah gantung sarung tangan.
Meskipun begitu, Ucio benar-benar sadar bahwa suatu saat nanti Marquez mungkin akan mengejar rekornya yang dipegang oleh Rossi seiring dengan penampilan yang semakin baik.
Dalam kesempatan yang sama, Ucio juga mengapresiasi kinerja Marquez pada GP Argentina yang dominan dan sulit dihentikan lawan.
“Hebat sekali,” ujar Ucio, seperti dikutip dari situs Motosan.
Benar sekali bahwa ia saat ini mengejar 115 kemenangan Valentino Rossi, dan saya rasa Marquez sangat berkuatan.
“Dia memiliki motor yang fantastis dan tim yang fantastis.”
“Saya tidak ingin Marquez bisa menggapai rekor tersebut, tapi saya pikir dia akan mencapainya,” imbuhnya.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







