JAKARTA, IKABARI
– Menyetir mobil manual kadang dianggap menyita tenaga, apalagi ketika berada dalam kemacetan lalu lintas atau melakukan perjalanan panjang. Kondisi lelah mungkin disebabkan oleh posisi tubuh yang tidak nyaman selama mengendarai. Hal tersebut bisa diperbaiki dengan menggunakan metode pengembaraian yang benar.
Menurut Marcell Kurniawan, Pelatih Utama dari The Real Driving Centre (RDC), terdapat sejumlah tips mudah yang dapat diikuti oleh para pengendara untuk menjaga kenyamanan mereka ketika memandu mobil dengan transmisi manual.
“Pentingnya adalah postur duduk yang ergonomis serta cara menggunakan pedal kopling dengan benar. Hindari menekan kopling tanpa henti, apalagi ketika macet,” jelas Marcell kepada
IKABARI
, Rabu (10/12/2024).
Marcell menyebutkan bahwa cara duduk yang tepat seharusnya memungkinkan kakinya memiliki area gerakan yang mencukupi sambil masih dapat menggapai pedalan dengan leluasa.
Sebaiknya posisi kursi disetting supaya lutut tidak terlalu bengkok ketika kaki sepenuhnya meremas kopling. Ini bertujuan untuk memperkecil tekanan pada otot kaki selama perjalanan.
Di samping itu, sebaiknya hindari kebiasaan “setengah kopling”. Menurut Marcell, supaya lebih baik jika pengendara menggunakan kopling hanya pada waktu yang dibutuhkan, misalnya saat memindahkan persneling atau ketika kendaraan akan berhenti. Apabila mobil tidak bergerak cukup lama, alihkan ke posisi gigi netral dan tekan rem tangan sehingga kaki dapat berehat.
“Untuk mencegah rasa sakit dan memperpanjang umur komponen kopling, hindari kebiasaan menekan pedal kopling secara berkelanjutan,” jelasnya.
Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah menjamin agar tangan selalu dalam keadaan santai ketika mengendalikan kemudi. Jauhi menggenggam kemudi dengan terlalu erat, sebab hal ini mungkin menyebabkan otot tangan menjadi letih lebih cepat. Letak tangan yang tepat harus berada antara pukul 9 dan pukul 3 seperti posisi jarum jam.
Implementasi metode berkendara yang benar dan sesuai dengan ergonomi diprediksikan mampu mengurangi ketidaknyamanan otot saat menyetir mobil transmisi manual.







