Ungkapan Lembut Orang Itu Belum Total Move On dari Mantan

Pernakah kau mengalami perasaan ada hal yang “aneh” ketika sedang membicarakan tentang mantan bersama orang lain?

Meski terlihat sudah move on, terkadang ada tanda-tanda halus yang menunjukkan mereka masih menyimpan perasaan di hati. Tidak selalu berupa aksi dramatis seperti menelepon mantan tengah malam atau memantau media sosialnya, tanda-tanda ini justru sering terselip dalam percakapan sehari-hari.

Proses melupakan seseorang sungguh tak gampang. Butuh waktu, pemahaman pribadi, serta keberanian untuk sepenuhnya meninggalkan kenangan lama. Akan tetapi, seringkali ada ungkapan-ungkapan yang keluar dari mulai mereka yang seolah menunjukkan bahwa perasaannya masih terikat pada masa lalu.

Berdasarkan laporan dari Hack Spirit pada hari Senin (10/3), berikut adalah tujuh ungkapan halus yang dapat menandakan bahwa seseorang belum benar-benar melupakan mantannya.

  1. “Kita cuma teman kok”

Kalimat tersebut kelihatannya normal saja, bukan? Tak ada yang salah jika masih menjaga persahabatan dengan mantan pasangan meski hubungan sudah usai.

Akan tetapi, apabila kalimat tersebut sering dikatakan dengan nada yang bertahan, mungkin terdapat masalah yang belum terselesaikan. Sebagian orang memakai istilah “teman” sebagai metode halus untuk masih menjalin koneksi dengan mantan tanpac mereka sadari.

Amati respons mereka saat berbicara tentang bekas pasangannya. Bila sering kali ada alasan atau sikap yang cenderung mempertahankan keterikatan dalam persahabatan tersebut, bisa jadi mereka masih belum dapat melupakan kenangan lama.

  1. Pasti dia akan menyukai lokasi ini.

Apabila seseorang kerap mengadu peristiwa sekarang dengan waktu dulu bersama kekasih lama, hal tersebut mungkin menunjukkan bahwa mereka masih sulit untuk melupakan masa lalu.

Misalnya, saat sedang di restoran atau konser, mereka tiba-tiba berkata, “Dia pasti suka tempat ini,” atau “Dulu kami sering ke sini.” Kalimat-kalimat ini mungkin terdengar sepele, tetapi menunjukkan bahwa pikiran mereka masih sering mengingat mantan.

Saat seseorang sungguh-sungguh telah bergerak maju, kenangan semacam itu umumnya mulai meredup dan tak lagi muncul dalam pembicaraan sehari-hari.

  1. Sudah benar-benar move on nih

Paradoksnya, makin sering seseorang menyatakan telah move on, justru makin tinggi peluang mereka masih terikat pada kenangan masa lalu.

Ungkapan tersebut kerap timbul untuk membuktikan kepada diri sendiri, seperti mencoba memastikannya pada orang lain juga, bahwa rasa itu telah lenyap. Bila kalimat ini diucapkan berulang kali tanpa adanya pertanyaan, bisa jadi mereka masih bertarung melawan emosi yang belum benar-benar terselesaikan.

  1. Hiburan sekali, ketika dipikir-pikir…

Kalimat tersebut biasanya dipergunakan untuk memperingati hal-hal sederhana terkait mantan yang kelihatannya tak berarti, sepeti kebiasaan aneh atau guyonan lama.

Sebagai contoh, “Hiburan, kan? Dulu dia sering kali melupakan mematikan lampunya,” atau “Sungguh aneh, dahulunya ia tidak gemar menyantap hidangan berbumbu pedas.”

Apabila mereka terus menerus mengulas hal-hal kecil semacam ini, maka artinya mantan pasangan tersebut masih memenuhi tempat dalam pikiran dan perasaan mereka. Meski kenangan mestinya telah usai, namun kini malah jadi topik pembicaraan, mencerminkan adanya hubungan emosi yang belum terselesaikan.

  1. “Aku tadi kepikiran dia”

Bila seseorang dengan tiba-tiba memunculkan nama bekas pasangan mereka saat sedang ngobrol, hal tersebut mungkin saja bermaksud bahwa orang lama itu masih sering terpikirkan. Walaupun normal untuk ingat akan seseorang yang dahulu sangat dekat, tetapi apabila sudah jadi suatu pola perilaku yang rutin dilakukan, besar kemungkinan rasa sakit hati atau cinta kepada sang mantan belum sepenuhnya hilang.

Pikiran tidak sadar kita biasanya menunjukkan hal-hal yang masih berkutat dalam diri kita. Bila mantan terus-menerus hadir dalam pikiran tanpa alasan yang pasti, ini adalah indikasi bahwa ada emosi yang belum terselesaikan.

  1. “Kira-kira dia gimana sekarang, ya?”

Perasaan penasaran mengenai nasib mantan pasangan dapat mencerminkan bahwa masih tersisa beberapa masalah tidak terselesaikan. Walaupun merasa prihatin merupakan sifat alami manusia, jika pikiran selalu tertuju pada jalannya hidup mereka, ini mungkin menandakan adanya ikatan emosi yang cukup kuat dan belum terpecahkan.

Seseorang yang telah sepenuhnya melewati masa berat setelah putus cinta umumnya tak lagi menghabiskan waktu untuk memikirkan hidup bekas pasangannya dengan intensif. Mereka masih dapat menunjukkan ketertarikan secara jarak jauh tanpa harus selalu memerhatikan atau penasaran terus-menerus.

  1. Terkadang aku tetap merindukannya.

Inilah ungkapan paling langsung tentang orang yang masih belum dapat melupakan masa lalu. Rasa kangen pada mantan pasangan memang wajar, apalagi setelah menjalin hubungan yang intens dan berarti. Tetapi, jika perasaan tersebut selalu hadir tanpa henti, maka bisa dipastikan bahwa hati mereka belum betul-betul pulih secara total.

Mengakui perasaan kangen adalah titik awal yang positif, namun sangatlah vital agar hal itu tak menjadi penghalang dalam proses pemulihan diri dan perkembangan personal.

Menghilangkan pengalaman masa lalu tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Bila orang di sekelilingmu ataupun kamu sendiri kerap menyampaikan kalimat-kalimat seperti tersebut, ini menunjukkan bahwa masih ada jalan panjang yang perlu dipetaki agar dapat sepenuhnya berpindah haluan dari masa lalu.

Jangan terlalu tergesa-gesa atau memaksa diri sendiri. Hal utama ialah menyadari keadaan diri serta memberikan ruang pada hati agar dapat pulih secara alami.

Oleh karena itu, apabila Anda melihat indikasi-indikasinya, berilah pengertian serta kesabaran yang cukup. Tiap individu punya waktunya tersendiri beserta cara uniknya masing-masing dalam menyingkirkan histori lampau dan memulai babak baru.(JP-C)

Related posts