Merayakan Idul Fitri atau lebaran menjadi tak terlengkap jika belum ada aneka hidangan dan cemilan yang memikat selera.
Di samping hidangan utama seperti rendang, opor ayam, atau ketupat, kudapan tradisional lebaran dengan cita rasa spesial turut menyatu sebagai elemen penting dalam perayaan tersebut.
Walau sangat menggiurkan, lebih baik kita tidak memakan keripik lebaran dengan berlebihan.
Oleh karena itu, banyak makanan ringan ini memiliki kandungan gula yang cukup tinggi dan hal ini bisa berdampak pada level glukosa dalam darah.
Lebih baik memilih cemilan yang lebih sehat guna merawat kondisi tubuh saat menyambut hari raya.
Vitamin C dan E adalah nutrisi esensial yang diperlukan oleh tubuh.
Sangat bagus jika makanan mengandung Vitamin C dan E, sebab hal tersebut bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga kita terlindungi dari serangan virus.
Dilansir dari
Boldsky
, Vitamin C merupakan nutrisi penting yang larut dalam air dan harus terdapat dalam asupan makanan harian Anda.
Vitamin C bukan saja menguatkan sistem imun tapi juga bisa mendukung perkembangan sel dan menjaga kinerja sirkulasi darah.
Di samping vitamin C, vitamin E pun mempunyai peranan yang tidak kalah penting bagi kebugaran jasmani.
Vitamin E merupakan zat antijoxid yang powerful yang melindungi sel-sel dari kerusakan akibat stres oksidatif dan amat vital bagi tubuh agar dapat bekerja dengan baik.
Berikut adalah 10 jenis makanan yang kaya akan vitamin C dan E, dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh selama Lebaran tahun 2025.
1. Brokoli
Brokoli termasuk dalam jenis sayuran yang tinggi akan vitamin E sehat.
Brokoli pun melimpah dengan vitamin C serta vitamin K, yang berperan dalam menjaga kebugaran kulit dan kerangka tubuh.
91 gram brokoli menyediakan 4 persen vitamin E.
2. Kiwi
Kiwi merupakan sumber melimpah vitamin E dan vitamin C yang berperan penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh serta membantu mengatasi insomnianya dengan merangsang proses tidur.
177 gram kiwi menyediakan 13 persen dari jumlah vitamin E harian yang disarankan.
3. Labu
Labu merupakan sumber nutrisi penting seperti vitamin K, vitamin A, vitamin E, vitamin C, zinc, tembaga, serta kalium.
4. Asparagus
Asparagus merupakan sumber vitamin K, kalium, vitamin E, vitamin A, asam folat, vitamin C, mangan, tembaga, dan zink yang sangat kaya.
5. Pepaya
Memakan segelas pepaya setara dengan memperoleh 87 mg vitamin C.
Karenanya, buah tersebut merupakan sumber vitamin yang bagus.
Papain yang masih setengah matang ternyata mengandung vitamin C, vitamin A, fosfor, serat pangan, kalsium, kalium serta asam lemak omega 3.
6. Stroberi
Stroberi dikenal sebagai buah super yang baik untuk mengatasi defisiensi vitamin C.
Strawberry dipenuhi dengan vitamin C.
Dalam satu cangkir minuman stroberi terdapat 149 persen dari kebutuhan harian yang diperlukan.
Ini berarti bahwa setengah kilogram potongan stroberi mengandung 89 miligram vitamin C.
Stroberi pun kaya akan antioksidan serta serat makanan yang berguna.
7. Jeruk
Mengkonsumsi jeruk merupakan metode paling sederhana untuk memasukkan sejumlah vitamin ke dalam tubuh.
Memakan sebuah jeruk berukuran sedang setiap harinya bisa mencukupi keperluan nutrisi vitamin C dalam diet Anda.
8. Alpukat
Avokad merupakan salah satu makanan yang tinggi akan vitamin E yang sangat menyehatkan serta enak.
Adalah salah satu buah dengan tekstur paling creamy dan menyediakan kadar asam lemak tidak jenuh tunggal yang cukup.
1 buah alpukat utuh dapat memberikan 10 persen kebutuhan harian vitamin E.
9. Almond
Almond banyak dikonsumsi orang karena kadar vitamin E di dalamnya yang tinggi.
Kacang almond merupakan sumber utama vitamin E serta tinggi akan serat yang bermanfaat untuk pencernaan dan menghindari gangguan pada sistem pencernaan.
10. Cabai
Walaupun rasanya pedas, sebuah cabai setidaknya mengandung 65 mg vitamin C.
Itu bisa menghindari terjadinya defisiensi vitamin C.
Sebagai tambahan positif, makan cabai bisa membantu meredakan inflamasi dan nyeri.
(Tribunnews.com/Yurika Nendri)







