Harga Daging Sapi Naik di Lebaran Kedua, Melebihi Ambang Batas HAP

Harga Daging Sapi Naik di Lebaran Kedua, Melebihi Ambang Batas HAP




, JAKARTA —
Badan Pangan Nasional
(Bapanas) mencatat beberapa macam harganya
daging
Pada level konsumen di hari Selasa, tanggal 1 April 2025, yang merupakan hari kedua Idul Fitri tahun 2025, terjadi kenaikan bila dibandingkan dengan hari sebelumnya secara rata-rata di seluruh negeri.


Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pada Selasa (1/4/2025) jam 09:28 WIB, harga daging sapi segar telah meningkat menjadi Rp140.843 per kilogram (kg), yang berarti terdapat kenaikan sebesar 1,07% dibandingkan dengan harga kemarin yaituRp139.351 per kg.


Harga daging sapi asli saat ini melebihi patokan harga jual resmi (HAP) yang diatur oleh pemerintah yaitu mencapai Rp140.000 setiap kilogramnya.


Kenaikan harga pun dialami oleh tipe daging yang berbeda. Menurut data dari Bappenasi, harga daging ayam komersial di awal hari meningkat sebesar 1,42%, yaitu menjadi Rp37.347 setiap kilogram-nya.


Walau sudah naik, harga produk-produk tersebut tetap belum melebihi Harga Acuan Produsen (HAP) daging ayam potong yang mencapaiRp 40.000 setiap kilonya.


Sama halnya dengan
daging
kerbau, entah itu yang diimpor ataupun yang lokal. Harga daging kerbau segar buatan dalam negeri telah menyentuh angka Rp147.121 per kilogram dan mengalami kenaikan sebesar 1,3% dari harga pada hari sebelumnya.


Selanjutnya, harga daging kerbau beku yang diimpor meningkat 0,83% menjadi Rp110.159 per kilogram, melebihi batas referensi resmi pemerintah yaituRp80.000 per kilo gram.


Apa kabar komoditas yang lain? Berdasarkan catatan Bapanas, sebagian besar barang kebutuhan pokok pada hari kedua Lebaran tetap dalam level harga yang tinggi.


Harga beras premium untuk konsumen meningkat sebesar 0,24% menjadi Rp15.594 tiap kilogramnya, sedangkan harga beras medium naik 0,15% mencapai Rp13.725 setiap kilonya, dan beras SPHP juga turut mengalami kenaikan sebesar 0,18% hingga ke angka Rp12.592 per kilo.


Beberapa tipe bawang pun terlihat dengan kenaikan harganya dibandingkan hari sebelumnya. Harga bawang merah meningkat 0,56% mencapai Rp44.206 setiap kilogram, sementara itu bawang putih bongkol berada di angka Rp44.919 tiap kilonya.


Harga jagung untuk para petani berkurang sekitar 0,06% mencapai Rp6.253 tiap kilogram, harga kedelai kering yang diimpor menurun 0,14% jadi Rp10.610 setiap kilogram, serta harga telur ayam negeri juga merosot 0,04% hingga ke angka Rp29.521 per kilogram.


Selanjutnya, harga cabai merah keriting pada pagi hari ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar 3,68%, mencapai angka Rp60.436 setiap kilogramnya. Sementara itu, harga cabai merah besar juga meningkat 2,24% menjadi Rp60.062 per kg, serta cabai rawit merah ikut naik 1% hingga ke level Rp89.598 per kg.


Berikutnya, harga gula untuk konsumen pada tingkatan pembeli rata-rata tetap berada di angka Rp18.551 per kilogram, yang artinya belum ada pergantian harga dibandingkan dengan hari sebelumnya.


Harga minyak goreng dalam kemasan naik 0,03% menjadi Rp20.744 per liter, sementara itu harga minyak goreng eceran berkurang sebesar 0,23% mencapai Rp17.951 per liter, serta Minyakita mengalami penurunan halus sekitar 0,07% menjadi Rp17.601 per liter.


Beberapa tipe tepung pun mengalami kenaikan harga pada awal hari ini. Menurut laporan dari Bapanas, harga tepung terigu segar meningkat sedikit sebesar 0,07% menjadi Rp9.834 per kg, sementara itu harga tepung terigu dalam kemasan naik 0,12% mencapaiRp12.965 per kg.


Pada hari ini, harga garam konsumen mengalami peningkatan sebesar 1,13% menjadi Rp11.763 per kilogram. Sementara itu, harga ikan kembung juga meningkat 0,52% mencapaiRp41.738 per kilogram, ikantongkol naik 0,88% hingga Rp34.543 per kilogram, serta ikan bandeng bertambah 0,9% sampai di angka Rp35.020 per kilogram.

Related posts