– Di luar menjadi tempat untuk menjalin tali persaudaraan, Lebaran juga dikenal dengan deretan hidangan lezat seperti opor ayam dan sambal goreng hati. Tetapi, kedua jenis masakan ini memiliki bahan utama yaitu santan yang sebaiknya tidak dimakan secara berlebih karena dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan. Apa sajakah penganan tradisional lainnya yang menggunakan santan sebagai komponen penting dalam proses pembuatannya?
Berikut ini adalah sejumlah hidangan Idul Fitri yang menggunakan bahan santan:
–
Opor Ayam
Makanan tradisional Idulfitri yang menggunakan daging ayam direbus dalam kaldu kelapa yang di seasoning dengan bermacam-macar bumbu dan rempah.
–
Rendang
Masakan tradisional khas Padang yang telah populer di seluruh dunia ini dibuat menggunakan daging sapi yang diremas dalam kuah santan beraroma rempah-rempah kental.
–
Ketupat Sayur
Makanan tradisional Idulfitri berupa ketupat yang dihidangkan bersama Sayuran dalam kuah santan.
–
Gulai Ayam
Hidangan tradisional Idulfitri berbahan dasar daging ayam yang diremas menggunakan saus kelapa parut yang kental dan dipadu dengan bumbu-bumbu aromatik.
–
Sambal Goreng Ati
Hidangan tradisional Idulfitri berbahan dasar jantung sapi yang direbus dalam kaldu kelapa dan bumbu aromatik.
Kandungan dalam santan sangat tinggi terhadap lemak jenuh serta kalorinya. Penggunaannya melebihi batas bisa mengakibatkan dampak buruk bagi tubuh, diantaranya seperti berikut:
-
Kenaikan Berat Badan
Santan memiliki jumlah kalori tinggi, oleh karena itu memakannya secara berlebih bisa membuat bobot bertambah. -
Peningkatan Kolesterol
Lemak jenuh yang terdapat di dalam santan bisa menaikkan tingkat kolesterol dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat memperbesar peluang mengidap penyakit jantung serta serangan strok. -
Gangguan Pencernaan
Konsumsi santan dalam jumlah besar bisa mengakibatkan masalah pada sistem pencernaan, termasuk diare, konstipasi, atau rasa kenyang berkepanjangan di perut.
-
Alergi
Beberapa individu mungkin mengalami alergi terhadap santan, yang bisa menimbulkan gejala seperti gatal-gatal, ruam pada kulit, atau masalah dalam bernafas. -
Interaksi dengan Obat-Obatan
Santan bisa bereaksi dengan sejumlah jenis obat, contohnya adalah obat yang mengencerkan darah, jadi harus diperhatikan dengan baik.
Memakan santan boleh saja, tetapi tampaknya kamu perlu mengetahui cara mengonsumsinya dengan aman dan sehat.
-
Penggunaan Secara Sesuai Batas
Pastikan Anda memakan santan dengan porsi yang sesuai tanpa berlebihan.
-
Pilih Santan dengan Kandungan Lemak Rendah
Pilih santan dengan kadar lemak lebih rendah untuk meminimalkan kemungkinan meningkatnya kolesterol.
-
Imbangi dengan Makanan Lain
Pastikan Anda menyeimbangkan penggunaan santan dengan asupan makanan lainnya agar tetap sehat dan beragam.
-
Perhatikan Gejala Alergi
Apabila Anda menemui tanda-tanda alergi sesudah meminum santan, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Jadi demikianlah beberapa petunjuk dalam mengonsumsi santan, sehingga Anda tidak perlu khawatir terkena kolesterol lagi, ya?







