Jenis-Jenis Tambalan Gigi dan Kelebihan serta Kekurangannya
Mendapatkan tambalan untuk rongga pada gigi adalah bagian rutin dari perawatan gigi. Tujuan utamanya adalah mencegah kerusakan lebih lanjut akibat pembusukan. Tambalan gigi merupakan bahan yang digunakan untuk memperbaiki atau merestorasi gigi yang rusak, baik karena lubang, retakan, maupun keausan. Ada beberapa jenis bahan yang bisa digunakan sebagai tambalan, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
1. Tambalan Gigi Amalgam
Tambalan amalgam terdiri dari campuran logam seperti perak, timah, seng, tembaga, dan merkuri. Meskipun kandungan merkuri dalam amalgam sempat menjadi perdebatan, penggunaannya masih umum karena ketahanannya. Tambalan ini tahan lama, bisa bertahan hingga 12 tahun atau lebih, dan relatif murah. Namun, FDA menyarankan agar tidak memberikan tambalan mengandung merkuri kepada kelompok berisiko tinggi seperti ibu hamil, anak-anak di bawah usia 6 tahun, atau orang dengan alergi merkuri.
2. Tambalan Gigi Komposit
Tambalan komposit terbuat dari bahan resin dan plastik yang ditempatkan ke dalam rongga gigi saat masih lunak, lalu dikeraskan dengan cahaya biru. Keunggulannya adalah warna yang bisa disesuaikan dengan gigi asli, sehingga tampak lebih alami. Namun, tambalan ini lebih rentan aus dibanding amalgam dan biasanya hanya bertahan 5–10 tahun. Harganya juga lebih mahal daripada amalgam.
3. Tambalan Gigi Porselen atau Keramik
Tambalan porselen atau keramik sangat tahan lama dan menawarkan penampilan estetika yang baik. Warna yang sesuai dengan gigi asli membuatnya cocok untuk area yang terlihat jelas, seperti gigi depan. Meski tahan lama (dapat bertahan lebih dari 15 tahun), harganya lebih mahal dibanding jenis lainnya.
4. Tambalan Gigi Ionomer Kaca
Ionomer kaca cocok untuk anak-anak atau gigi yang masih berkembang. Bahan ini melepaskan fluorida yang membantu melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut. Namun, kelemahannya adalah daya tahan yang lebih rendah dibanding resin komposit, sehingga biasanya hanya bertahan 5 tahun atau kurang.
5. Tambalan Gigi Emas
Tambalan emas terkenal kokoh dan tahan lama, bahkan bisa bertahan lebih dari 20 tahun. Namun, harganya sangat mahal dan tidak banyak klinik yang menawarkannya. Selain itu, proses pemasangan membutuhkan beberapa kunjungan ke dokter gigi.
Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing Jenis Tambalan
Kelebihan:
– Amalgam: Tahan lama dan murah.
– Komposit: Warna sesuai dengan gigi asli.
– Porselen/Keramik: Estetis dan tahan lama.
– Ionomer Kaca: Melepaskan fluorida untuk perlindungan tambahan.
– Emas: Sangat kuat dan tahan lama.
Kekurangan:
– Amalgam: Memerlukan penghapusan lebih banyak gigi dan risiko alergi.
– Komposit: Lebih cepat aus dan tidak cocok untuk gigi besar.
– Porselen/Keramik: Mahal dan tidak mudah dipasang.
– Ionomer Kaca: Kurang kuat dan lebih rentan retak.
– Emas: Mahal dan memerlukan beberapa kali kunjungan.
Jika kamu membutuhkan tambalan gigi karena adanya rongga, penting untuk berkonsultasi dengan dokter gigi. Diskusikan pilihan yang tersedia, termasuk biaya, kelebihan, kekurangan, serta langkah-langkah perawatan setelah pemasangan tambalan. Dengan pemilihan yang tepat, kamu dapat menjaga kesehatan gigi dan menghindari masalah lebih lanjut.





