Bagaimana Mirwan Suwarso Kalahkan Ajax, Dapat Trofi Kuping Besar

Bagaimana Mirwan Suwarso Kalahkan Ajax, Dapat Trofi Kuping Besar

Como Mengukir Sejarah dengan Kemenangan Telak di Final Como Cup 2025

Pada pertandingan final Como Cup 2025 yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Minggu (27/7/2025) waktu setempat atau Senin dini hari WIB, tim asuhan Cesc Fabregas berhasil tampil luar biasa. Mereka mengalahkan Ajax dengan skor telak 3-0 dan meraih gelar pertama dalam sejarah klub berjuluk Lariani tersebut.

Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Como dalam persiapan menghadapi musim 2025-2026. Kemenangan ini menunjukkan bahwa klub telah membangun kekuatan yang cukup untuk menantang kompetisi kelas atas. Gol-gol yang dicetak oleh pemain-pemain muda dan senior memberikan gambaran bahwa pelatih Cesc Fabregas memiliki visi jangka panjang untuk membangun tim yang kompetitif.

Read More

Gol-Gol yang Memastikan Kemenangan

Gelar Como Cup 2025 dibuka oleh Nico Paz, gelandang serang asal Argentina, yang mencetak gol pembuka melalui titik penalti pada menit ke-27. Pemain Kroasia, Martin Baturina, kemudian menggandakan keunggulan tim dengan gol pertamanya berseragam BiancoBlu pada menit ke-46. Asis untuk gol kedua berasal dari Jesus Rodriguez, yang memberikan umpan terbaiknya dalam pertandingan pertamanya sebagai pemain Como.

Pertandingan berakhir pada menit ke-64 ketika Tasos Douvikas mencetak gol penalti yang memperkuat kemenangan tim. Kemenangan ini tidak hanya membawa trofi, tetapi juga memberikan motivasi besar bagi para pemain dan penggemar.

Perjalanan Menuju Final

Sebelum mencapai babak final, Como berhasil melaju dengan kemenangan atas Al Ahli dari Arab Saudi. Sementara itu, Ajax menyingkirkan Celtic dari Skotlandia dalam pertandingan sebelumnya. Kedua tim menunjukkan performa yang kuat selama turnamen pramusim ini.

Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyampaikan rasa bangga atas hasil yang diraih. Ia menekankan bahwa tujuan utama adalah mempersiapkan tim untuk musim mendatang. “Kami di sini untuk mempersiapkan musim kami dan pertandingan pertama kami sangat bagus. Sebagai pelatih, saya selalu senang mengembangkan pemain dan melihat para pemain terus berkembang,” ujarnya.

Ia juga menilai pentingnya menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi di stadion kota Como. “Bagi kota ini, menyaksikan empat pertandingan berkualitas tinggi di stadion kami sungguh luar biasa,” tambahnya.

Trofi Como Cup 2025 yang Menyerupai Liga Champions

Trofi Como Cup 2025 yang diraih oleh klub tersebut sangat mirip dengan trofi Liga Champions Eropa, yang dikenal sebagai “Si Kuping Besar”. Julukan ini merujuk pada bentuk gagang piala yang lebar seperti daun telinga. Namun, gagang trofi Como Cup sedikit lebih lebar dibandingkan trofi Liga Champions Eropa.

Presiden Como, Mirwan Suwarso, langsung menyerahkan trofi kepada kapten tim. Baginya, trofi ini menjadi simbol ambisi klub untuk bisa tampil di Liga Champions Eropa. Ia yakin bahwa kekuatan pasukan Como yang dibangun oleh Cesc Fabregas dapat mewujudkan impian tersebut.

Ambisi untuk Tampil di Liga Champions

Untuk bisa tampil di Liga Champions Eropa, Como harus finis di empat besar dalam klasemen Serie A musim 2025-2026. Musim lalu, Como berada di posisi ke-10 dengan 13 kemenangan, 10 imbang, dan 15 kali kalah. Meski masih jauh dari target, klub ini telah menunjukkan progres yang signifikan.

Mirwan Suwarso menegaskan bahwa menembus Liga Champions bukanlah obsesi semata, tetapi proses alami yang perlu dilalui. “Ini bukan obsesi, kami ingin ini menjadi proses alami,” tegasnya. Ia menilai Atalanta dan Bologna, yang sukses lolos ke Liga Champions 2025-2026, telah memberi contoh nyata bahwa klub kecil pun bisa meraih mimpi besar.

Dengan kemenangan di Como Cup 2025, Como semakin dekat dengan ambisi untuk tampil di kompetisi bergengsi Eropa. Ini menjadi awal yang baik bagi klub yang ingin menulis sejarah baru dalam sepak bola Italia.

Related posts