Kehamilan Erika Carlina dan Pembelaan Bravy di Tengah Sorotan Publik
Erika Carlina, yang kini tengah menjalani kehamilan di luar nikah, mendapat dukungan dari kekasihnya, Bravy. Hal ini terjadi setelah berbagai komentar publik muncul mengenai pengakuan Erika dalam sebuah podcast yang disiarkan oleh Deddy Corbuzier.
Bravy menunjukkan perhatian yang besar terhadap kondisi Erika. Ia tidak hanya membela sang kekasih, tetapi juga memberikan penjelasan mengenai alasan Erika memilih untuk bicara di hadapan publik. Dalam video siaran langsung TikTok-nya, Bravy menyampaikan pendirian yang jelas tentang kehamilan yang sedang dialami Erika.
“Kami tidak membenarkan kehamilan di luar nikah,” tegas Bravy. Ia menekankan bahwa Erika telah berusaha menutupi kondisinya selama tujuh hingga delapan bulan terakhir. Dari pakaian longgar yang ia kenakan hingga penghindaran dari aktivitas yang terlalu intens, semua dilakukan untuk menutupi kehamilannya.
Dalam cuplikan video tersebut, Bravy juga menegaskan bahwa Erika tidak datang ke podcast Deddy Corbuzier untuk menormalisasi kehamilannya. “Erika datang ke sana bukan untuk menormalisasi atau untuk kalian menerima kehamilan di luar nikahnya. No!” ujarnya dengan tegas.
Selain itu, Bravy juga membantah tuduhan bahwa Erika muncul di media karena ingin menuntut pertanggungjawaban dari ayah kandung bayi. Menurutnya, alasan utama Erika memilih untuk berbicara adalah karena merasa terancam. “Kenapa dia mau speak up, akhirnya dia membuka, adanya sebuah pengancaman di grup WhatsApp yang bukti-buktinya sudah kami pegang, pasti,” jelas Bravy.
Ia mengungkapkan bahwa ancaman tersebut sangat memengaruhi kondisi fisik dan mental Erika. “Sebelum ke Om Ded dia stres, dia mengalami mual-mual, dia flek. Dia tanya ke dokter orang hamil enggak boleh stres, harus happy, harus makan bergizi,” tambahnya.
Bravy juga menyampaikan pesan tegas kepada seseorang yang diduga telah mengancam Erika. Meski tidak menyebut nama secara eksplisit, ia menegaskan bahwa pihak yang bersangkutan akan dihadapkan pada konsekuensi hukum jika benar-benar terbukti melakukan ancaman.
Erika sendiri awalnya menyembunyikan kehamilannya selama beberapa bulan. Namun, akhirnya ia memutuskan untuk berbicara setelah merasa terancam. Meskipun demikian, ia masih enggan mengungkap identitas ayah dari bayi yang dikandungnya.
Bravy dan Erika kini terlihat lebih dekat dalam menghadapi situasi ini. Mereka saling mendukung dan mencoba menjaga kesehatan mental serta fisik Erika seiring dengan perkembangan kehamilannya. Dengan dukungan yang kuat dari Bravy, Erika tampak lebih tenang dalam menghadapi tekanan publik.






