Perluasan Pabrik BLES untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi
PT Superior Prima Sukses Tbk. (BLES), salah satu perusahaan produsen bata ringan terkemuka di Indonesia, meresmikan pabrik kelima mereka di Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Jumat (25/7/2025). Pabrik ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi perusahaan hingga 22%. Dengan adanya pabrik baru ini, perseroan mampu menambah kapasitas produksi sebesar 1.000.000 meter kubik bata ringan per tahun. Sehingga total kapasitas produksi BLES mencapai 5,6 juta meter kubik per tahun.
Pembangunan pabrik kelima ini melibatkan investasi sebesar kurang lebih Rp280 miliar. Pabrik tersebut dibangun di atas lahan seluas 5,7 hektar dengan luas bangunan 25.069 meter persegi. Area produksi mencapai 15.908 meter persegi dan 4.937 meter persegi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain menambah kapasitas produksi, pabrik baru ini juga membantu mempercepat proses distribusi produk ke wilayah Jawa Tengah dan Selatan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi biaya logistik yang saat ini mencapai sekitar 15% dari beban penjualan.
Dari segi keuangan, kehadiran pabrik baru ini dinilai akan memberikan dampak positif terhadap pendapatan tahunan perusahaan. Presiden Direktur BLES, Billy Law, menyatakan bahwa ekspansi pabrik baru ini akan semakin memperkuat posisi BLES sebagai market leader bata ringan terbesar di Indonesia. Ia juga menilai pasar bata ringan masih sangat menarik dan manajemen sedang merancang langkah-langkah strategis berikutnya.
Volume penjualan bata ringan BLES terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, penjualan mencapai 3,09 juta m3, naik dari 2,62 juta m3 pada 2023, 2,39 juta m3 pada 2022, dan 1,51 juta m3 pada 2021. Selain itu, BLES juga berencana menambah 100 unit armada logistik, dari sebelumnya memiliki 617 armada. Penambahan armada ini bertujuan untuk mempercepat distribusi produk dan memberikan harga yang lebih kompetitif kepada konsumen.
Pada kuartal I/2025, BLES mencatat penjualan bersih sebesar Rp314,21 miliar, meningkat 5,72% dibandingkan dengan Rp297,19 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Volume penjualan juga meningkat 23,67% YoY. Namun, laba bersih BLES tercatat hanya Rp1,10 miliar per Maret 2025, turun 95,83% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Manajemen menjelaskan bahwa perlambatan laba dipengaruhi oleh kondisi eksternal dan libur panjang Lebaran. Meskipun demikian, perseroan tetap melakukan penetrasi dan edukasi pasar secara agresif untuk meningkatkan pangsa pasar bata ringan dan semen mortar.





