Polisi Temukan Obat dan Riwayat Kesehatan Arya Daru di Tas di Atas Gedung Kemlu

Polisi Temukan Obat dan Riwayat Kesehatan Arya Daru di Tas di Atas Gedung Kemlu

Penemuan Tas dan Barang Bawaan di Gedung Kementerian Luar Negeri

Seorang diplomat dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya. Sebelum kejadian tersebut, ia meninggalkan tas dan barang bawaannya di rooftop Gedung Kemlu. Polisi kemudian menemukan barang tersebut dan menemukan beberapa item yang mencurigakan.

Menurut informasi yang diberikan oleh Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak, tas dan barang bawaan itu ditemukan pada 9 Juli, satu hari setelah tanggal 8 Juli. Lokasi penemuan berada di samping tangga darurat lantai 12 Gedung Kemlu. Meskipun lokasi tersebut terletak di area yang tidak biasa, polisi menyatakan bahwa mereka telah memeriksa isi dari tas tersebut.

Read More

Reonald menjelaskan bahwa Gedung Kemlu hanya memiliki lantai hingga 12. Untuk mencapai rooftop, seseorang harus melewati tangga darurat. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Daru meninggalkan tas dan barang bawaannya di lokasi tersebut sebelum akhirnya ditemukan meninggal di kamar kosnya.

Isi Tas yang Ditemukan

Dalam pemeriksaan awal, polisi menemukan beberapa barang dalam tas tersebut. Di antaranya adalah laptop, pakaian, dan goodie bag berbentuk karton. Menurut Reonald, barang-barang tersebut diduga berasal dari GI atau pusat perbelanjaan. Namun, ia tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai isi tas tersebut.

Selain itu, polisi juga menemukan obat-obatan dan catatan riwayat pengobatan atas nama Arya Daru Pangayunan. Informasi ini sangat penting karena bisa memberikan gambaran tentang kondisi kesehatannya sebelum meninggal. Namun, pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan rincian lengkap mengenai obat-obatan tersebut.

Privasi dan Keamanan Informasi

Reonald menjelaskan bahwa semua informasi yang ditemukan dalam tas tersebut merupakan privasi dari korban. Oleh karena itu, pihaknya tidak dapat menyampaikan detail lebih lanjut kepada publik. Ia menegaskan bahwa hal ini dilakukan untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data pribadi korban.

”Saya nggak bisa kasih tahu secara rinci, yang pasti yang ditemukan ada laptop, ada pakaian, ada juga goodie bag itu karton tas, dia kan sebelum naik ke rooftop kan dari GI, dari pusat perbelanjaan itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa ada beberapa obat-obatan yang ditemukan dalam tas tersebut. Meskipun begitu, ia tidak memberikan informasi spesifik mengenai jenis obat atau penyakit yang diderita oleh Daru. Reonald juga menyebutkan bahwa ada surat rawat jalan yang ditemukan, yang berasal dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta. Tanggal dari catatan tersebut tidak dapat diingat dengan jelas, tetapi diketahui bahwa catatan tersebut dibuat pada bulan Juni 2025.

Kesimpulan

Penemuan tas dan barang bawaan Arya Daru Pangayunan di Gedung Kemlu menjadi titik penting dalam penyelidikan terkait kematian korban. Meskipun polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap isi tas tersebut, mereka memilih untuk tidak merinci informasi yang bersifat pribadi. Hal ini menunjukkan bahwa pihak berwenang menghargai privasi korban dan keluarga dalam proses penyelidikan.

Related posts