Video yang Mengguncang Media Sosial dan Menyentuh Hati Banyak Orang
Sebuah video berdurasi dua menit telah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video ini menampilkan sebuah kejadian yang menyentuh hati banyak orang, terutama karena keterlibatan seorang lansia yang diduga dianiaya oleh anak kandungnya sendiri. Peristiwa ini terjadi di Dusun Talang, Desa Jambangan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Dalam video tersebut, tampak Nortaji, seorang perempuan lansia, terbaring di pinggir jalan dengan hanya menggenggam tongkat. Ia tidak memiliki tempat berteduh dan tampak dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Diduga, ia diusir dan dianiaya oleh anak kandungnya, Musrika.
Kejadian ini membuat banyak orang merasa prihatin. Dalam rekaman yang viral, terlihat Musrika mendorong ibunya yang sudah renta hingga terjatuh. Nortaji juga tampak tidak memakai pakaian yang layak, dan tidak mendapatkan perlakuan manusiawi dari anak yang seharusnya merawatnya.
Beruntung, insiden ini sempat dilerai oleh seorang tetangga. Tetangga tersebut kemudian merekam kejadian tersebut dan menyebarkan video untuk mendapatkan perhatian publik dan pihak berwajib.
Setelah menerima laporan dan melihat penyebaran video yang begitu cepat, Satreskrim Polres Probolinggo langsung melakukan tindakan. AKP Putra Fajar Adi Winarsa, Kasat Reskrim Polres Probolinggo, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap beberapa saksi, termasuk perekam video.
“Selanjutnya kami akan mengembangkan kasus ini dengan meminta keterangan dari korban yang saat ini sudah berada di Griya Lansia Malang. Anggota kami akan datang langsung ke sana,” ujar AKP Putra pada Sabtu (26/7/2025).
Pihak kepolisian juga sedang mencari keberadaan Musrika, anak kandung korban yang hingga kini belum diketahui posisinya. Saat petugas mendatangi rumah yang menjadi lokasi kejadian, tidak ada penghuni di sana.
Dari hasil penyelidikan awal, pihak kepolisian menduga adanya tindak pidana. Namun, masih diperlukan pendalaman lebih lanjut, termasuk upaya mencari jalan keluar yang terbaik.
Menurut informasi dari warga sekitar, Musrika tidak hanya mengusir sang ibu, tapi juga menyatakan tidak ingin tahu kabar ibunya lagi, bahkan jika Nortaji meninggal dunia sekalipun.
Kini, harapan besar tertuju pada aparat penegak hukum agar kasus ini diusut tuntas. Semoga Nortaji dapat mendapatkan perlindungan serta kehidupan yang lebih layak di masa tuanya.





