Xpeng Resmi Hadir di GIIAS 2025 dengan Produk Terbaru
Xpeng, produsen mobil asal Tiongkok, secara resmi hadir dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Kehadiran perusahaan ini dilakukan melalui Erajaya Active Lifestyle sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Dalam acara tersebut, Xpeng juga meluncurkan SUV G6 Pro dan melakukan penyerahan pertama MPV X9 CKD kepada pelanggan.
Kedua kendaraan tersebut dilengkapi dengan teknologi unggulan khas Xpeng seperti sistem bantuan mengemudi XNGP ADAS, AI Turing chip, layanan Supercharging, serta AI Smart Cockpit. Harga yang ditawarkan untuk G6 Pro adalah sebesar Rp 619.000.000 setelah insentif PPN. Sebagai salah satu produsen otomotif terkemuka, Xpeng telah mengirimkan lebih dari 800 ribu unit kendaraan secara global hingga pertengahan Juli 2025. Kehadirannya di pasar Indonesia menjadi bagian dari strategi pertumbuhan kawasan Asia Tenggara.
Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, menyampaikan bahwa peluncuran produk baru G6 Pro dan X9 di Indonesia merupakan langkah strategis Xpeng. Ia menilai kepercayaan terhadap potensi pasar Indonesia sangat kuat. Erajaya Active Lifestyle sebagai ATPM siap membangun ekosistem yang lengkap, mulai dari lokalisasi dan perakitan, penguatan jaringan distribusi, hingga layanan purnajual agar Xpeng bisa berkembang secara berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.
James Wu, Vice President Xpeng, menjelaskan bahwa kehadiran Xpeng di Indonesia menjadi tonggak penting bagi perusahaan. Indonesia menjadi basis produksi pertama Xpeng di luar Tiongkok. Ini bukan sekadar ekspansi, tetapi komitmen untuk menciptakan masa depan mobilitas yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI).
Dalam waktu enam bulan sejak kolaborasi dengan Erajaya Active Lifestyle, Xpeng melihat momentum yang luar biasa dari pasar Indonesia. “Hari ini, kami juga memperkenalkan G6 Pro, sebuah model global setir kanan dari Xpeng yang diluncurkan di Indonesia hanya berselang satu minggu setelah versi setir kiri diperkenalkan di Eropa. Bersama dengan penyerahan unit Xpeng X9 rakitan lokal pertama, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menghadirkan solusi mobilitas yang cerdas, aman, dan siap menyongsong masa depan bagi pasar Indonesia,” ujar James.
Inovasi Teknologi di GIIAS 2025
Selain lini kendaraan listrik, Xpeng juga menampilkan inovasi teknologi yang menarik perhatian pengunjung GIIAS 2025. Dua produk ikonik yang dipamerkan adalah mobil terbang Xpeng X2 dan robot humanoid Iron. Kedua inovasi ini menjadi sorotan utama di booth Xpeng. Mereka mencerminkan ambisi perusahaan dalam pengembangan teknologi AI hingga transportasi udara.
Xpeng X2 merupakan mobil terbang yang dirancang untuk memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Sementara itu, Iron adalah robot humanoid yang menunjukkan kemampuan canggih dalam berbagai fungsi, termasuk interaksi manusia-mesin dan tugas-tugas kompleks.
Keberadaan kedua inovasi ini menunjukkan bahwa Xpeng tidak hanya fokus pada pengembangan kendaraan listrik, tetapi juga pada transformasi mobilitas masa depan. Dengan teknologi AI yang terus berkembang, Xpeng berkomitmen untuk menciptakan solusi mobilitas yang lebih baik dan inovatif.
Komitmen untuk Pasar Indonesia
Xpeng mengklaim bahwa pasar Indonesia memiliki potensi besar untuk perkembangan bisnis mereka. Dengan dukungan dari Erajaya Active Lifestyle, Xpeng akan terus memperkuat posisi mereka di pasar otomotif Indonesia. Hal ini mencakup pembangunan infrastruktur, pengembangan jaringan, dan pelayanan yang optimal.
Selain itu, Xpeng juga berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia dengan produk-produk yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan lokal. Dengan teknologi canggih dan desain yang modern, Xpeng berharap dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki kendaraan yang inovatif dan ramah lingkungan.
Dengan kehadiran di GIIAS 2025, Xpeng membuktikan bahwa mereka siap untuk bertumbuh dan berkontribusi dalam industri otomotif Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan industri kendaraan listrik dan teknologi mobilitas di Indonesia.





