Ikabari– Kasus pembunuhan seorang driver ojek online perempuan bernama Sevi Ayu Claudia masih terus berlangsung hingga saat ini.
Sevi tewas dengan cara yang kejam oleh Syahrama, dan jenazahnya ditemukan di dalam kotak di Gresik, Jawa Timur.
Sekarang, perlahan teman-teman Sevi mulai bersuara.
Mereka mengungkap sifat Sevi selama hidupnya.
Ini membuat salah seorang rekan Sevi meragukan tujuan pelaku, mengingat sifat korban yang diketahui olehnya selama ini.
Berikut beberapa sifat Sevi yang diungkap oleh rekan-rekan korban.
- Dermawan
Sevi memulai studinya di bangku kuliah pada tahun 2013 dan secara resmi menyelesaikan gelar sarjana pada tahun 2019.
Selama menempuh studi, ia terkenal sebagai seseorang yang diam namun giat terlibat dalam berbagai kegiatan, salah satunya adalah dunia fotografi kampus.
Seorang rekan seangkatan menceritakan bahwa meskipun Sevi terlihat jarang berbicara, ia selalu ada untuk membantu orang lain.
“Ia tidak keras, dermawan, dan tidak pernah menghitung-hitung. Terkadang agak sulit dipahami, tetapi sangat tulus,” katanya.
2. Peduli
Banyak teman-teman sejawatnya mengingat Sevi sebagai seseorang yang murah hati. Ia tidak ragu untuk membagikan makanan atau uang kepada sahabat-sahabatnya yang sedang mengalami kesulitan.
Bahkan seorang adik tingkat menceritakan saat Sevi tiba-tiba memberikan camilan dan minuman hanya karena melihatnya menunggu jemputan dalam keadaan lelah.
“Ia juga jenis orang yang tidak mudah menolak. Saat aku memintanya pulang lebih dulu, ia menolak. Ia menungguku dijemput, baru pergi,” kata sang adik tingkat.
3. Filosofi Kehidupan Sevi: Kebaikan Tidak Selalu Mendapat Balasan
Sevi terkenal bukan hanya sebagai seseorang yang murah hati, tetapi juga memiliki prinsip hidup yang matang.
Seorang teman mengingat kejadian ketika Sevi menjadi korban ejekan dari rekan kampus. Namun, Sevi memutuskan untuk tidak merespons dan tetap diam.
Kita mungkin bisa bertindak baik, namun jika orang tidak menyukainya, itu adalah hak mereka.
Kita hanya memiliki dua telinga, jadi tutup saja jika tidak penting,” kata Sevi saat itu, yang masih terasa hingga sekarang.
4. Kepatuhan dan Kesadaran dalam Urusan Keuangan
Cerita lain datang dari teman kuliah yang pernah meminjam uang dari Sevi.
“Ia hanya meminjam Rp 10 ribu untuk membeli nasi karena uangnya dalam bentuk lembaran besar. Tapi keesokan harinya langsung dikembalikan,” kenangnya.
Berdasarkan pendapat orang-orang yang dekat dengannya, Sevi tidak pernah berjanji sesuatu yang tidak mampu dia penuhi.
“Jika dia berjanji, pasti akan ditepati. Dan dia tidak akan berjanji jika hal itu tidak masuk akal,” kata seorang temannya.
5. Pekerja Keras
Sevi juga terkenal di kalangan pengemudi ojek online perempuan, khususnya dalam komunitas “Srikandi”.
Endah Ruliyanti, salah satu rekan sejawat ojol, menggambarkan Sevi sebagai sosok yang ceria dan rajin bekerja.
“dia tidak hanya menawarkan jasa ojek, tetapi juga bekerja sebagai admin penjualan online untuk bisnis orang lain,” ujar Endah.
Meskipun dikenal dekat dalam lingkungan, Endah mengatakan bahwa Sevi sangat menjaga privasi kehidupan pribadinya.
“Ia tidak pernah menceritakan tentang keluarga atau masalah pribadi. Sangat tertutup,” tambahnya.
6. Motif Pelaku Dipertanyakan
Kematian mendadak Sevi Ayu Claudia meninggalkan luka dan pertanyaan.
Pengakuan tersangka pembunuhan, Syahrama, yang menyebut alasan tindakannya karena masalah uang senilai Rp 5 juta, dipertanyakan oleh berbagai pihak.
Risma, teman Sevi saat kuliah, merasa alasan tersebut tidak logis.
“Menurutku, Sevi orang yang mampu. Dia tidak akan seenaknya meminjam uang,” katanya.
Ia juga menyoroti pernyataan pelaku yang tidak konsisten, mulai dari dijanjikan menjadi PNS hingga disebut dijanjikan pekerjaan sebagai customer service.
“Jika dia berbohong, pasti korbankannya tidak hanya satu,” tambah Risma dengan sikap skeptis.
7. Konsisten Menabung dan Memiliki Tujuan Kehidupan
Risma juga mengingat Sevi sebagai seseorang yang rajin menyisihkan uang.
Contohnya adalah ketika Sevi mampu membeli ponsel terbaru setelah menabung, sedangkan teman-temannya belum mampu melakukannya.
“Ia pernah ikut undian HP, dan berhasil membelinya karena sudah menabung jauh-jauh hari,” kata Risma.
8. Tidak Pernah Mengganggu Orang
Banyak kisah yang diceritakan oleh teman-temannya menggambarkan seberapa tulus dan perhatian Sevi terhadap sesama.
Ia selalu memprioritaskan orang lain, termasuk dalam hal-hal kecil seperti membagikan makanan atau menunggu temannya dijemput.
Kelebihan yang konsisten ini membuat banyak orang kesulitan percaya terhadap tuduhan bahwa Sevi berbohong atau memicu perselisihan.
Meskipun Sevi Ayu Claudia telah pergi, nilai-nilai hidupnya tetap diingat. Ia bukan hanya seorang pekerja keras atau wanita tangguh, tetapi juga contoh nyata dari kejujuran dan perhatian dalam kehidupan sehari-hari.
Kehidupan yang sederhana namun penuh makna layak menjadi cerminan, bahwa kebaikan selalu meninggalkan kesan mendalam di hati banyak orang.
Berita terbaru di Googlenews Ikabari






