Ikabari– Lucinta Luna secara mengejutkan mengungkap isi dari rekaman suara yang diduga pernah diminta oleh Nikita Mirzani kepada majelis hakim agar diputar dan didengar dalam persidangan.
Berdasarkan dugaan, rekaman suara tersebut mungkin telah dipengaruhi oleh pihak Reza Gladys terhadap oknum aparat penegak hukum agar Nikita Mirzani mendapatkan hukuman.
Dalam rekaman suara yang diunggah oleh akun Instagram Lucinta Luna, terdengar suara seorang perempuan membicarakan dugaan adanya upaya memuluskan Nikita Mirzani dalam menghadapi tuntutan hukum melalui proses hukum.
“Mungkin dia sedang mencari-cari ini. Jika yang berpakaian cokelat, para pemimpinnya sudah kita tahan, tetapi justru yang seperti ini… Yang penting dia sudah dimasukkan sebagai terdakwa,” demikian isi suara dari rekaman.
Seseorang yang ada di balik rekaman suara tersebut meminta agar Reza Gladys diberi dukungan agar tetap semangat dan tidak cemas saat memberikan keterangan dalam persidangan.
“Pada sidang kita lakukan saja. Hanya saja, itu Neng Adis (Reza Gladys) ini perlu dikuatkan, teman-temannya tolong bantu ya, kuatkan Adis. Dia panik saat sidang, bukan apa-apa, dia gugup tidak?” katanya.
“Ia takut ditanyai. Jika aku bilang tidak, jaksa akan kita jaga. Hakimnya, jaksa, semuanya akan kita jaga. Yang paling mungkin menanyai adalah lawannya saja, pengacaranya,” tambahnya.
Menurut Lucinta Luna, perempuan yang ada di balik suara rekaman tersebut bernama Dewi, saudara perempuan dari Attaubah Mufid, suami Reza Gladys.
Di sisi lain, Julianus Sembiring selaku kuasa hukum Reza Gladys menyatakan bahwa ia tidak mengenali siapa orang yang ada di balik rekaman suara yang saat ini beredar di media sosial.
“Rekaman yang beredar di media sosial, kami selaku kuasa hukum dari Reza Gladys tidak mengetahui dan tidak mengenali suara tersebut,” ujarnya.
Mengenai pengakuan Lucinta Luna bahwa seseorang di balik rekaman suara tersebut bernama Dewi, saudara Attaubah Mufid, dia mengaku tidak mengetahuinya.
“Tidak sampai sejauh itu pemahaman kami mengenai anggota keluarga dr. Reza Gladis maupun dr. Attaubah Mufid, apalagi sampai mengenal suara dari saudara-saudaranya,” katanya.






