JAKARTA, Ikabari– Meskipun sempat di demo oleh ahli waris pemegang Eigendom Verponding 4631 yang didampingi ormas GRIB Jaya yang membuat heboh kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, PT Metropolitan Kentjana Tbk tetap melanjutkan pembangunan beberapa proyek.
Pemilik kawasan mewah Pondok Indah ini menegaskan komitmennya untuk terus berkomitmen menyelesaikan berbagai proyek besar yang bernilai ratusan miliar rupiah.
Sebaliknya, perusahaan justru percaya diri mengejar target pendapatan hingga Rp 2 triliun tahun ini melalui berbagai proyek yang sedang dikerjakan.
Salah satu proyek yang mendapat perhatian adalah pengembangan Pondok Indah City Walk yang terletak di atas lahan bekas Eigendom Verponding 4631.
Artikel ini mendapat perhatian besar di saluran PropertiIkabari, Senin (11/8/2025).
Selengkapnya baca di sini Meski Terkendala Oleh Ormas, Pemilik Pondok Indah Percepat Penyelesaian Proyek
Pasar properti di Jakarta mengalami kesulitan yang signifikan, khususnya pada sektor apartemen.
Banyak unit apartemen yang telah selesai dibangun tetapi belum laku, menyebabkan pengembang harus berpikir keras agar asetnya tidak menjadi ‘sampah’.
Merespons situasi ini, Ketua Real Estat Indonesia (REI) Jakarta, Arvin F. Iskandar, menjelaskan strategi taktis yang saat ini diterapkan oleh para pengembang.
Strategi itu melibatkan penjualan apartemen dengan harga yang murah, bahkan dijual dengan diskon hingga Rp 11,8 juta per meter persegi.
Selanjutnya baca di sini Berani Kehilangan, Pengembang Menawarkan Apartemen di Jakarta Mulai Rp 200 Jutaan
Kabupaten Karawang di Jawa Barat kini menjadi perhatian para calon pemilik properti.
Sebagai pusat perhatian, wilayah ini menyediakan berbagai pilihan rumah subsidi dengan harga yang terjangkau, yang dapat diperoleh melalui Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang), dengan harga di bawah Rp 200 juta.
Untuk informasi lebih lanjut, klik di siniHanya tersedia di Karawang, rumah tipe 30 ditawarkan dengan harga hanya Rp 90 juta
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.






