IKABARIKetulusan berarti melakukan sesuatu yang benar, meskipun tidak ada siapa pun yang sedang memperhatikan.
Seseorang yang tidak memiliki integritas sering kali melakukan tindakan yang ia anggap tidak akan diketahui orang. Namun, pada kenyataannya, tindakan-tindakan ini biasanya mudah terlihat.
Mengutip dari Geediting.com pada Jumat (12/9), mereka menunjukkan sikap lembut yang justru menggambarkan ketidakberanian.
Tindakan ini dapat menjadi petunjuk yang penting bagi seseorang yang lebih waspada. Mari kita lihat delapan perilaku yang dianggap tidak ada yang menyadarinya.
1. Mengambil Kemenangan Orang Lain
Seseorang yang tidak memiliki integritas cenderung mengambil pujian atas pekerjaan yang bukan hasil karyanya. Ia mungkin beranggapan bahwa tidak ada yang memperhatikan saat ia mencuri karya orang lain. Namun, rekan kerja dan atasan sering kali menyadari hal tersebut.
2. Keterlambatan yang Konsisten
Keterlambatan yang terus-menerus mencerminkan ketidak hormatan terhadap waktu orang lain. Mereka mungkin merasa bahwa keterlambatan sedikit tidak berarti karena tidak banyak orang yang menyadari. Namun, hal ini menunjukkan kebiasaan yang tidak dapat dipercaya.
3. Berpura-pura dalam hal kecil
Mengatakan hal-hal kecil yang tidak benar, seperti alasan mengapa terlambat atau tidak menyelesaikan pekerjaan, merupakan kebiasaan yang sering dilakukan. Mereka merasa kebohongan tersebut tidak akan merugikan siapa pun. Namun, hal ini justru menciptakan citra bahwa seseorang tidak jujur.
4. Gagal Menepati Janji
Orang yang tidak memiliki integritas sering kali mudah berjanji. Namun, mereka kesulitan memenuhi janji tersebut dan cenderung lupa. Perilaku ini menyampaikan pesan jelas bahwa mereka tidak dapat dipercaya.
5. Mengabaikan Perasaan Orang Lain
Mereka mungkin menganggap remeh, meremehkan, atau bahkan menertawakan perasaan orang lain. Mereka mengira sikap tidak peduli itu tidak terlihat atau tidak berarti. Padahal, setiap ucapan negatif akan meninggalkan luka yang dalam.
6. Selalu Menginginkan Kebenaran Terbaik
Salah satu ciri khasnya, mereka selalu ingin menang dalam perdebatan. Mereka merasa harus selalu benar dan tidak pernah mengakui kesalahan mereka sendiri. Mereka mengabaikan fakta untuk mempertahankan pendiriannya.
7. Mengabaikan Aturan Seenaknya
Mereka cenderung melanggar aturan jika hal itu menguntungkan diri mereka sendiri. Contohnya bisa berupa memotong antrian atau memarkir kendaraan di area yang dilarang. Mereka merasa tindakan ini tidak penting dan akan diabaikan.
8. Berpura-pura di Hadapan Orang
Laki-laki dan perempuan ini sering menunjukkan ekspresi wajah yang berbeda di hadapan orang-orang yang berbeda. Mereka mungkin sangat ramah terhadap atasan, tetapi kasar terhadap orang lain yang dianggap lebih rendah. Mereka mengira orang tidak akan menyadari perbedaan tersebut.
Perilaku ini, meskipun tampak remeh, mengungkapkan banyak hal mengenai kepribadian seseorang. Seseorang yang tidak memiliki integritas mungkin percaya bahwa tidak ada yang mengamati. Mereka tidak menyadari bahwa setiap tindakan kecil berkontribusi pada pandangan orang lain terhadap diri mereka.
Kesadaran terhadap perilaku ini tidak berarti menilai. Namun, hal ini berkaitan dengan memahami bagaimana integritas tampak dalam tindakan sehari-hari.




