Aturan Baru UEFA: Kesempatan Kedua bagi Pemain yang Dicoret Liga Champions

Aturan Baru UEFA: Kesempatan Kedua bagi Pemain yang Dicoret Liga Champions

IKABARI-Kebijakan yang mengejutkan datang dari UEFA. Organisasi sepak bola Eropa tersebut secara resmi mengumumkan perubahan aturan yang mungkin menjadi solusi bagi pemain bintang yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar tim Liga Champions.

Melansir dari Daily Mail, pekan lalu lima klub Inggris telah mengumumkan daftar 25 pemain untuk tahap grup. Dari sana, beberapa nama besar justru tidak tercantum. Thomas Frank, pelatih baru Tottenham Hotspur, mengabaikan rekrutan senilai 30 juta pound Mathys Tel. Sangwinger pun mengaku sakit hati.

Read More

“Itu jelas menyakitiku,” kata Tel, dilaporkan dariDaily Mail.

Arsenal juga membuat kejutan dengan tidak memasukkan Gabriel Jesus dalam daftar tersebut. Enzo Maresca, pelatih baru Chelsea, tidak mengikutsertakan Facundo Buononotte. Sementara itu, Liverpool mendapat kritikan tajam setelah Arne Slot meninggalkan Federico Chiesa. Banyak penggemar menyebut keputusan tersebut sangat keras.

Awalnya, pemain yang dihapus hanya bisa berharap mendapatkan kesempatan setelah babak grup selesai. Namun kini, situasi bisa berbeda.

UEFA mengumumkan aturan yang memperbolehkan klub untuk mendaftarkan pemain pengganti sementara jika terdapat pemainoutfieldyang mengalami cedera atau kondisi kesehatan jangka panjang. UEFA menegaskan bahwa aturan tersebut berlaku hinggamatchday keenam fase grup.

“Tujuan dari adaptasi ini adalah untuk memastikan daftar pemain tidak mengalami pengurangan yang tidak adil dan melindungi pemain dari tekanan beban kerja tambahan,” demikian pernyataan resmi UEFA.

Keputusan itu diambil dalam pertemuan komite eksekutif UEFA di Tirana, Albania, pada Kamis (11/9). Pada kesempatan yang sama, lembaga tersebut juga mengumumkan tempat penyelenggaraan final Liga Champions 2027. Atletico Madrid akan menjadi tuan rumah di Stadion Riyadh Air Metropolitano.

Stadion ini menyimpan kenangan indah bagi Liverpool setelah pernah menjadi tempat mereka mengalahkan Tottenham di final 2019. Sebelumnya, San Siro sempat diunggulkan, tetapi akhirnya dikeluarkan karena tidak memenuhi kriteria sebagai tuan rumah.

Dengan demikian, Atletico akan menggelar final dua kali sejak saingan terdekatnya, Real Madrid, terakhir kali menjadi tuan rumah di Santiago Bernabeu pada 2010.

UEFA menentukan beberapa tempat penyelenggaraan lain, seperti final Liga Champions Putri 2027 di Stadion Nasional Warsawa, Polandia; Piala Super 2026 di Salzburg, Austria; final Liga Champions Futsal 2026 di Pesaro, Italia; Euro U-19 Futsal di Astana, Kazakhstan; dan Euro Futsal Putri di Osijek, Kroasia.

Selain itu, UEFA mengundurkan keputusan terkait kemungkinan penyelenggaraan pertandingan liga nasional Eropa di luar benua. Rencana yang kontroversial ini muncul setelah La Liga berencana menggelar pertandingan antara Barcelona melawan Villarreal di Miami, Amerika Serikat, pada Desember. Terdapat juga usulan agar AC Milan menghadapi Como di Perth, Australia, pada Februari tahun depan.

“Komite mengakui isu ini penting dan berkembang, tetapi ingin memastikan pendapat semua pihak terkait, termasuk para penggemar, sebelum mengambil keputusan akhir,” demikian pernyataan UEFA.

Bagi para penggemar, isu ini dianggap sebagai skandal terbesar setelah kegagalan Liga Super Eropa 2021. UEFA kini berada di tengah perdebatan, antara membuka pasar baru atau mempertahankan tradisi sepak bola di dalam negeri.

Related posts