IKABARI– Minyak jarak merupakan minyak alami yang diambil dari biji pohon jarak (Aleurites moluccanus), tanaman tropis yang bisa mencapai ketinggian 20 meter.
Minyak ini memiliki tekstur yang kental, berwarna kuning, dan memiliki aroma khas. Sejak dulu, minyak kemiri digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama untuk perawatan rambut.
Dilansir dari HelloSehat, minyak kemiri biasanya diolah dengan dua cara. Pertama, melaluicold press, yaitu dengan menekan biji kemiri hingga menghasilkan minyak.
Kedua, dengan memanfaatkan pipa khusus untuk memanaskan biji kemiri. Uap panas yang dihasilkan selama proses ini akan menguap dan mengembun, sehingga minyak menetes dari uap tersebut.
Kandungan Nutrisi dalam Biji Kemiri
Dilansir dari Alodokter, dalam 100 gram kacang mete terkandung berbagai zat yang bermanfaat seperti:
- 430 miligram kalium
- 200 miligram fosfor
- 80 miligram kalsium
- 2 miligram zat besi
- 0,8 miligram zinc
- 0,06 miligram vitamin B1
- 0,06 miligram vitamin B2
Selain itu, satu biji kemiri juga mengandung nutrisi lain, termasuk lemak sehat seperti asam linolenat, asam oleat, asam palmitat, asam linoleat, dan asam stearat. Biji kemiri juga kaya akan serat, protein, serta karbohidrat yang diperlukan oleh tubuh.
Khasiat Minyak Jarak untuk Kecantikan dan Kesehatan
1. Merawat Rambut
Sudah lama, minyak kemiri diketahui bermanfaat untuk merawat rambut. Kandungan vitamin B, besi, seng, dan protein di dalamnya memiliki peran penting dalam mencegah kerontokan serta memacu pertumbuhan rambut.
Penggunaannya mudah, cukup dengan mengoleskannya ke setiap helai rambut dan kulit kepala. Minyak ini juga berfungsi sebagai pelembap alami. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, minyak kemiri dapat dicampur dengan minyak habbatussauda sebelum diaplikasikan.
2. Membantu proses pembaruan sel kulit
Kandungan asam linolenat yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan mampu mempercepat proses penyembuhan luka serta meningkatkan kualitas lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Selain itu, asam linolenat juga berfungsi dalam mengurangi kerutan dengan meningkatkan pembentukan kolagen dan memicu proses regenerasi sel kulit, sehingga memperlambat penuaan dini.
3. Risiko Penyakit Jantung
Minyak jarak mengandung asam linolenat, asam oleat, serta kalium yang berperan dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol, dua faktor yang dapat memicu penyakit jantung. Kandungan kalium juga berperan penting dalam proses sintesis protein dan metabolisme karbohidrat.
Namun, saat ini belum ada metode yang tepat untuk memperoleh manfaat tersebut karena minyak kemiri belum terbukti aman jika dikonsumsi, sehingga hanya disarankan digunakan secara luar.





