BOLTIM Pikiran Rakyat –Primbon Jawa, kelahiran pada tanggal 4 September 1999 memiliki makna khusus jika dilihat dari perhitungan wuku dan weton. Prediksi ini mencakup berbagai aspek seperti sifat, pergaulan, kekayaan/rezeki, jodoh, kesesuaian dalam pekerjaan, serta ciri dan tingkah laku berdasarkan Primbon Jawa.
Primbon Jawa dianggap sebagai alat untuk mengetahui nasib seseorang di masa depan oleh masyarakat Jawa, bahkan di luar Pulau Jawa. Meskipun hanya berupa ramalan, banyak orang percaya bahwa proses kehidupan dapat dihitung melalui perhitungan wuku dan weton.
Sebelum melanjutkan ke Ramalan Primbon Jawa Lahir 4 September 1999 berdasarkan perhitungan wuku dan weton, diketahui bahwa Primbon Jawa adalah kitab warisan leluhur yang berfokus pada hubungan manusia dengan alam semesta. Bahkan hingga kini, Primbon masih dianggap sebagai panduan atau acuan dalam menentukan tindakan atau sikap dalam menjalani kehidupan.
Beberapa buku Primbon Jawa telah disimpan dengan rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Macam-macam primbon yang tersimpan di perpustakaan antara lain Kitab Ta’bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, dan Lontarak Bola.
Berikut prediksi Primbon Jawa mengenai kelahiran 4 September 1999 berdasarkan perhitungan wuku dan weton:
• Tanggal Masehi: 4 September 1999, Sabtu Wuku Saniscara
• Tanggal Jawa:23 Jumadil Awal 1932, Setu Pahing
• Tanggal Islam: 23 Rabiul Awal 1420
Watak berdasarkan weton
• Dina: Setu membuat orang merasa bahagia, sulit diprediksi.
• Pasaran: Pahing Selalu menginginkan (barang), tekadnya penuh perhitungan untuk meraih keuntungan, suka membantu, mandiri, tahan lapar, banyak musuhnya, jika tersinggung akan marah dengan menakutkan, menyukai kebersihan. Sering tertipu dan jika kehilangan jarang bisa ditemukan kembali.
• Hastawar/Padewan: Sri Berbelas kasih dan mendapat banyak dukungan.
• Sadwårå:Uwas (Burung) Angkuh sehingga sering dijauhi.
• Sångåwårå/Padangon:Jagur (Harimau) Berani, waspada, gesit, kuat.
• Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wibawa dengan budi yang mulia, berwibawa.
• Rakam:Macan Kêtawan memiliki kecukupan namun jiwa selalu gelisah.
• Paarasan: Lakuning Gêni cepat marah dan penuh ambisi.
Watak berdasarkan wuku
• Tuhan Bumi : Bethara Gatra.
• Pohon Tigaron (Tiga Daun) : sedikit malas bekerja.
• Burung Sepahan: penghasilannya baik.
• Menggenggam Tombak : tajamnya intuisi batinnya.
• Membelakangi air: emosinya dingin.
• Bintang agung bersinar bersama musuh : orang yang iri.
• Aralnya: Terkena logam.
• Zakat / persembahan : Nasi liwet dengan lauk ayam dan ikan air, berbagai jenis sayuran, sambal gepeng.
• Permohonannya : umur panjang, sholawatnya : uang baru senilai 10 ketheng.
• Kala Jaya Bumi: berada di sebelah tenggara dan menghadap ke arah barat laut.
• Selama masa wukunya berlangsung selama 7 hari, lebih baik menghindari perjalanan yang menuju arah tenggara.
• Benih yang dipangkas : kapas yang terpotong.
• Wuku Manahil cocok untuk mencari obat atau alat bantu, membangun bendungan, membuka makam, serta menyelesaikan perselisihan.
• Tidak baik untuk membuang biji, menantu, dan mencari pengganti.
Berikut adalah prediksi kelahiran 4 September 1999 berdasarkan perhitungan weton dan wuku dalam Primbon Jawa. Semoga informasi ini dapat memperluas pengetahuan dan memberikan gambaran mengenai sifat, nasib, serta jalur kehidupan yang diungkap melalui sistem tradisional Jawa.
Tetaplah berpikir rasional terhadap prediksi ini, dan anggap sebagai tambahan informasi untuk memahami diri sendiri dengan lebih dalam. Semoga bermanfaat!
Ingin mengetahui prediksi mengenai tanggal dan tahun lahirmu berdasarkan perhitungan wuku serta weton dalam Kitab Primbon Jawa? Kamu dapat langsung mencarinya di kolom pencarian Boltim Pikiran Rakyat.***






