IKABARI – Hari ini, pencairan tunjangan Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) tahap 2 batch 4 akan dilakukan oleh Bank Mandiri. Setiap guru akan menerima sebesar Rp1,5 juta dalam pencairan tahap kedua ini.
Insentif ini akan diberikan kepada guru RA dan sekolah swasta dengan kriteria sebagai berikut:
– Mengajar di Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, atau Madrasah Aliyah/Madrasah Akademik;
– Tercatat dalam sistem informasi Direktorat GTK Madrasah;
– Belum lulus sertifikasi;
– Mempunyai Nomor Pendidik Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) – Memiliki sertifikat Nomor Pendidik Kementerian Agama (NPK) serta atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) – Terdapat Nomor Pendidik Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang dimiliki – Memiliki identitas berupa Nomor Pendidik Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) – Terdapat NPK dan/atau NUPTK sebagai nomor identifikasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan
– Kementerian Pendidikan; dan
– Tenaga pengajar yang bertugas di Satminkal yang dikelola oleh Kementerian Agama.
Cara Memeriksa Insentif Guru Tidak Tetap Madrasah Kemenag Tahun 2025
Proses pencairan insentif guru madrasah yang bukan PNS dilakukan melalui bank pelaksana seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. Dengan cara ini, Kemenag akan menyalurkan insentif kepada guru non-PNS yang telah diverifikasi.
Berikut ini tiga metode yang dapat digunakan oleh guru non-PNS untuk memastikan apakah insentif dari Kemenag sudah dicairkan.
1. Cek Melalui m-banking
Cara pertama yaitu dengan memanfaatkan layanan m-banking dari bank yang bersangkutan. Berikut langkah-langkahnya:
– Akses aplikasi m-banking yang Anda gunakan melalui ponsel.
– Lakukan proses masuk dengan memasukkan ID pengguna dan PIN.
– Di halaman beranda, pilih opsi “Mutasi Rekening” atau “Riwayat Transaksi”.
– Biasanya, setelah insentif diterima, akan terjadi transaksi masuk yang disertai keterangan bahwa dana tersebut berasal dari Kemenag atau lembaga terkait.
2. Periksa dengan Menggunakan Situs Simpatika
Selain memanfaatkan m-banking, Anda juga bisa memeriksa insentif melalui situs Simpatika yang dikelola oleh Kemenag. Berikut langkah-langkahnya:
– Akses halaman simpatika.kemenag.go.id melalui browser.
– Lakukan proses masuk dengan mengisi nomor akun (nomor karyawan/nama/NUPTK) dan kata sandi.
– Arahkan ke menu “Tunjangan” yang terletak di sudut kiri layar.
– Klik pada “Tunjangan Insentif GBPNS”.
– Di menu “Ajuan Tunjangan”, klik untuk menampilkan data rekening guru dan tenaga kependidikan yang bersangkutan.
– Periksa rekening Anda untuk mengetahui apakah terdapat transaksi dengan jumlah insentif yang masuk.
3. Memverifikasi Insentif melalui EMIS 4.0 4. Mengontrol Insentif dengan EMIS 4.0 3. Memeriksa Insentif menggunakan EMIS 4.0 4. Meninjau Insentif via EMIS 4.0
Guru-guru non-PNS di RA dan madrasah juga dapat memanfaatkan platform EMIS 4.0 yang dibuat oleh Kemenag. Berikut cara-caranya:
– Kunjungi situs EMIS 4.0 melalui alamat web emis.kemenag.go.id.
– Masuk ke situs web untuk pengguna yang sudah memiliki akun. Jika belum, klik “Daftar Sekarang” dan buat akun dengan memilih kategori akun “PAI” serta jenis akun sebagai guru.
– Sebelum memeriksa pencairan insentif, pastikan terlebih dahulu apakah Anda memenuhi kriteria penerima insentif melalui situs tersebut.
Jadwal Pencairan GBPNS
Berikut adalah tanggal pemberian insentif GBPNS Guru Madrasah Tahap 2 Tahun 2025:
Batch Mandiri Tanggal 17 Oktober 2025
Batch Mandiri 2 Tanggal 23 Oktober 2025
Mandiri Kelompok 3 Tanggal 28 Oktober 2025
Batch Mandiri 4 tanggal 30 Oktober 2025 hingga 3/4 November 2025
BSI Tanggal 28 Oktober 2025
BRI Tanggal 28 hingga 31 Oktober 2025
BNI Tanggal 28 hingga 31 Oktober 2025
“Insentif GBPNS Tahap 2 Tahun 2025 kembali cair hari ini. Bagi yang belum menerima minggu lalu, silakan periksa rekeningnya,” tulis di grup WA madrasah.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







