IKABARI – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Bondowoso menyebabkan beberapa pohon tumbang di berbagai daerah, Minggu (26/10/2025) sore. Salah satunya terjadi di Desa Ardisaeng, Kecamatan Pakem, di mana sebuah pohon besar roboh dan menimpa kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) milik PLN.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat kabel listrik
api yang keluar dari pohon tersebut menimpa Rik.
“Benar, ada kabel yang tertimpa pohon,” kata Muhammad Udin Mahmudi, TL K3L & KAM PLN ULP Bondowoso, saat dihubungi, malam Minggu.
Udin menyampaikan, tim PLN segera bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan perbaikan jaringan listrik yang terkena dampak. Ia menjelaskan, kabel tersebut memberikan pasokan listrik kepada dua desa, yaitu Ardisaeng dan Sumber Dumpyong.
“Sebagian telah selesai, tetapi kami masih melakukan pemeriksaan ulang apakah ada pohon lain yang roboh atau peralatan yang rusak,” jelasnya.
Menurutnya, aliran listrik yang sempat terputus kini telah pulih setelah dilakukan perbaikan darurat di lapangan.
Selain di Pakem, kejadian serupa juga terjadi di Desa Kejayan, Kecamatan Pujer. Sebuah pohon roboh mengenai rumah milik warga bernama Ahmad Junaedi, sehingga bagian atap rumah mengalami kerusakan berat.
Sementara itu, Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menyatakan timnya segera turun ke lokasi guna melakukan evakuasi pohon bersama dengan aparat setempat.
“Kami dibagi menjadi dua tim, satu tim pergi ke Ardisaeng dan satu lagi ke Pujer,” jelas Kristianto.
Sementara itu, Supriyanto dari Satpol PP Kecamatan Pujer mengatakan bahwa hujan lebat disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan berlangsung lebih dari satu jam.
“Beruntung, pemilik rumah pada saat kejadian berada di sisi lain dari rumah, sehingga tidak ada korban jiwa,” katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan angin kencang dan hujan lebat yang masih bisa terjadi di wilayah setempat dalam beberapa hari mendatang. Masyarakat juga diminta untuk memangkas pohon yang terlalu lebat di sekitar rumah agar mengurangi risiko tertimpa pohon yang roboh.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







