Tegas! PM Kanada Perintahkan Penangkapan Netanyahu di Wilayahnya

Tegas! PM Kanada Perintahkan Penangkapan Netanyahu di Wilayahnya

IKABARI – Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengungkapkan kesiapannya untuk melaksanakan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Menurut Carney, tindakan ini akan dilakukan apabila pemimpin Israel tersebut melakukan kunjungan ke Kanada.

Pernyataan tersebut diungkapkan Carney dalam wawancara dengan program The Mishal Husain Show di Bloomberg pada Jumat (17/10). Ketika ditanya apakah Kanada akan melaksanakan perintah yang dikeluarkan ICC pada November 2024, Carney menjawab dengan tegas, “Ya”.

Sikap ini memperkuat posisi Kanada sebelumnya, yang pada masa pemerintahan Justin Trudeau juga mendukung mekanisme hukum internasional dalam menangani pelanggaran hak asasi manusia di daerah sengketa.

Surat perintah dari ICC berkaitan dengan dugaan tindakan kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel selama operasi militer di Gaza setelah serangan kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023. Netanyahu telah mengecam keputusan pengadilan internasional tersebut.

1. Kanada mengakui negara Palestina

Kanada secara resmi mengakui keberadaan negara Palestina. Tindakan diplomatik yang menunjukkan perubahan signifikan dalam kebijakan luar negeri Ottawa.

Carney menekankan bahwa keputusan tersebut merupakan tanggapan terhadap kebijakan pemerintahan Netanyahu, yang dianggap telah menghambat terbentuknya solusi dua negara.

“Apa yang kami saksikan, dan ini alasan mengambil tindakan tersebut, adalah kebijakan pemerintah saat ini, pemerintah Netanyahu, yang secara jelas ditujukan untuk mengakhiri segala kemungkinan terbentuknya negara Palestina,” ujar Carney, dilaporkan dariNews Max, Selasa (21/10/2025).

Menurut Carney, tindakan pengakuan terhadap Palestina bukanlah jalan keluar instan, melainkan peringatan politik terhadap kebijakan Israel yang dianggap bertentangan dengan Piagam PBB dan komitmen Kanada terhadap perdamaian sejak tahun 1947.

Keputusan Kanada menyebabkan perbedaan pendapat dengan Amerika Serikat, tetapi sejalan dengan sikap beberapa negara seperti Prancis, Spanyol, dan Inggris yang mendukung pengakuan negara Palestina.

Kanada Mengklasifikasikan Geng Bishnoi India sebagai Kelompok Teroris

2. Israel menuduh Kanada mengkhianati sekutu mereka

Respon keras datang dari pihak Israel. Ophir Falk, konsultan politik Netanyahu, menuduh Carney telah berkhianat terhadap Israel dan meminta Kanada untuk mengubah kebijakannya.

“Kami berharap setelah Kanada mendukung rencana perdamaian Timur Tengah yang diajukan Presiden Trump, Perdana Menteri Carney akan mencabut kebijakan yang kami anggap sebagai tindakan pengkhianatan terhadap sekutu lama Kanada,” kata Falk sebagaimana dilaporkan.The Globe and Mail.

Falk menyebut konflik dua tahun Israel di Gaza sebagai perang yang adil dalam menangani organisasi teroris yang melakukan pembunuhan massal. Mereka merujuk pada serangan Hamas yang menewaskan 1.200 orang dan menahan lebih dari 250 orang lainnya pada 7 Oktober 2023.

Ia juga menuduh pemerintahan Carney membiarkan meningkatnya anti-Semitisme di Kanada, menggolongkannya sebagai yang tertinggi di negara-negara Barat.

“Permintaan tanpa syarat Perdana Menteri Carney untuk mendirikan negara Palestina justru memicu kemarahan terhadap orang-orang Yahudi. Hal ini memberikan dukungan kepada kelompok Hamas dan memperkuat niat mereka yang mengancam komunitas Yahudi di Kanada,” ujar Falk.

3. ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Gallant

Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta Menteri Pertahanannya Yoav Gallant.

Keduanya dianggap melakukan tindak pidana perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait operasi militer Israel di Jalur Gaza pasca-serangan Hamas pada Oktober 2023.

Tindakan ICC ini memicu respon tajam dari Israel, yang menganggap keputusan tersebut tidak sah dan memiliki niat politik. Netanyahu menyangkal tuduhan tersebut, sementara Gallant menganggap langkah ICC sebagai serangan terhadap hak Israel untuk melindungi diri.

Dalam konteks tersebut, pernyataan Mark Carney bahwa Kanada akan mematuhi surat perintah ICC menjadi pernyataan politik yang berani, mengingat banyak negara Barat lainnya, termasuk Amerika Serikat, tidak bersedia menegakkan perintah tersebut.

Carney menekankan bahwa komitmen Kanada terhadap hukum internasional bersifat menyeluruh, termasuk dalam situasi yang melibatkan sekutu lama seperti Israel.

Related posts