Sejarah Bioskop Margaria yang Kini Tinggalkan Kenangan
Bioskop Margaria, yang terletak di Jalan Tenggiri 70, RT 02 RW 08, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pernah menjadi salah satu ikon hiburan masyarakat setempat. Namun, kini bangunan tersebut tampak sunyi dan tidak lagi berfungsi sebagai tempat menonton film. Berbagai faktor telah menyebabkan pengabaian terhadap tempat ini.
Pengaruh Kemajuan Teknologi
Salah satu alasan utama mengapa Bioskop Margaria ditinggalkan adalah kemajuan teknologi. Muhammad, seorang penjaga bioskop, menjelaskan bahwa keberadaan bioskop-bioskop baru yang semakin canggih membuat penonton beralih ke tempat-tempat lain.
“Kalau bioskop itu mulai ditinggalkan karena kan bermunculan bioskop-bioskop baru yang makin lama makin meningkat dan canggih teknologinya sehingga di sini mulai ditinggalkan,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi.
Film-film yang ditayangkan di bioskop-bioskop baru lebih beragam dibandingkan dengan Bioskop Margaria, yang dikenal hanya menayangkan film-film India. Hal ini membuat minat penonton semakin berkurang.
Dampak Peristiwa Kerusuhan Tahun 1998
Peristiwa kerusuhan tahun 1998 juga memberikan dampak besar terhadap kondisi Bioskop Margaria. Saat itu, gedung tersebut menjadi korban penjarahan besar-besaran.
“Pas dijarah dulu sekitar 1998, sejak itu cuma toko emas aja yang bertahan karena kondisi sudah aman,” kata Muhammad.
Hariyanto, seorang pedagang, juga menyampaikan bahwa peristiwa tersebut membuat aktivitas di bioskop benar-benar berhenti total.
“Dulu di sini ramai banget, cuma pas peristiwa penjarahan di tahun 1998 itu lah langsung berhenti total,” jelas Hariyanto.
Perubahan Fungsi Gedung
Dulu, Bioskop Margaria tidak hanya menjadi tempat menonton film, tetapi juga pusat belanja. Lantai dasar gedung penuh dengan toko-toko yang menjual berbagai barang, seperti pakaian, emas, dan jam.
“Dulu di bawah itu ada banyak toko, mulai dari pedagang pakaian, emas, sampai jam. Tapi sejak penjarahan itu, sekarang cuma toko emas aja yang masih bertahan,” tambah Hariyanto.
Kini, gedung yang dulunya menjadi ikon hiburan warga Tanjung Priok tampak sunyi dan tidak lagi berfungsi. Hanya toko emas yang masih bertahan di sekitar area tersebut.
Masa Depan Bioskop Margaria
Meski tidak lagi beroperasi sebagai bioskop, Bioskop Margaria masih memiliki nilai sejarah dan kenangan bagi warga sekitar. Banyak orang yang mengingat masa keemasannya ketika tempat ini ramai dan menjadi tujuan utama untuk bersenang-senang.
“Sejak itu sepi banget, jadi cuma toko emas aja, kalau bioskop mah udah enggak berfungsi dan ini legendaris,” kata Hariyanto menutup perbincangan.
Meskipun tidak lagi aktif, Bioskop Margaria tetap menjadi bagian dari sejarah lokal yang patut diingat. Mungkin suatu hari nanti, bangunan ini akan kembali hidup dan menjadi tempat yang menarik bagi masyarakat.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







