Apa Itu Forta (FORT)? Tujuan, Fungsi, dan Teknologi yang Digunakan

Apa Itu Forta (FORT)? Tujuan, Fungsi, dan Teknologi yang Digunakan

Keamanan dalam Ekosistem Blockchain: Peran Forta (FORT)

Keamanan menjadi aspek yang sangat penting di tengah perkembangan pesat teknologi blockchain dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Banyak kasus peretasan dan penipuan terjadi karena kurangnya sistem pemantauan yang efektif. Untuk menghadapi tantangan ini, banyak inovasi terus muncul guna meningkatkan keamanan jaringan dan aset digital. Salah satu proyek yang menarik perhatian komunitas kripto adalah Forta (FORT).

Forta (FORT) adalah sebuah jaringan keamanan siber terdesentralisasi yang dirancang untuk melindungi aset dan protokol di dunia Web3. Proyek ini memantau seluruh transaksi dan perubahan yang terjadi pada blockchain secara real-time untuk mendeteksi ancaman serta aktivitas mencurigakan menggunakan jaringan node yang independen dan teknologi kecerdasan buatan (AI). Dengan mekanisme ini, Forta bertindak seperti sistem alarm yang dapat mengingatkan proyek-proyek kripto sebelum mereka diserang oleh peretas.

Apa Itu Forta (FORT)?

Ilustrasi, blockchain (Freepik)

Forta bertujuan untuk menciptakan landasan keamanan yang dapat diandalkan oleh seluruh ekosistem Web3. Dalam dunia yang terbuka dan terdesentralisasi, ancaman keamanan terus berevolusi dengan sangat cepat. Berikut beberapa tujuan utama Forta:

  1. Mencegah Kerugian Keuangan

    Forta bertujuan meminimalisir kerugian dana akibat eksploitasi smart contract, scam, dan serangan siber lainnya dengan memberikan peringatan dini yang dapat ditindaklanjuti.

  2. Mendesentralisasikan Keamanan

    Berbeda dengan model keamanan tradisional yang terpusat, Forta membangun jaringan monitoring yang dioperasikan oleh berbagai pihak independen di seluruh dunia. Hal ini membuatnya lebih tahan terhadap sensor dan kegagalan tunggal.

  3. Memungkinkan Keamanan Real-Time

    Forta bergerak melampaui pendeteksian ancaman dengan Forta Firewall, sebuah lapisan keamanan yang dapat memblokir transaksi berbahaya sebelum transaksi tersebut dieksekusi pada blockchain.

Teknologi yang Digunakan Forta

Forta didukung oleh teknologi yang unik dan robust, yakni menggabungkan kekuatan komunitas dengan kecanggihan mesin. Berikut adalah komponen kunci yang menjalankan platform ini:

  1. Scan Nodes (Node Pemindai)

    Pemindai ini adalah jantung dari jaringan Forta. Node-node independen ini dijalankan oleh berbagai pihak di seluruh dunia untuk memindai setiap transaksi dan blok baru yang ditambahkan ke blockchain. Saat ini, ada lebih dari 4,000 node aktif yang memantau tujuh jaringan blockchain berbeda.

  2. Detection Bots (Bot Pendeteksi)

    Bot-bot ini adalah skrip program yang dirancang oleh developer untuk mencari pola ancaman spesifik, seperti aktivitas pencucian uang, kontrak mencurigakan, atau transaksi bernilai tinggi yang tidak biasa. Setiap node dapat menjalankan banyak bot secara bersamaan, menciptakan jaring pengaman yang sangat luas.

  3. Forta Firewall

    Forta Firewall adalah evolusi terbaru Forta dari sekadar mendeteksi menjadi mencegah ancaman. Firewall diintegrasikan langsung ke dalam lapisan sequencer blockchain (biasanya L2/Rollup) dan menyaring setiap transaksi secara real-time (dalam waktu <10ms) sebelum dieksekusi. Firewall sudah digunakan oleh blockchain seperti Plume untuk menyaring hingga 2.5 juta transaksi setiap hari.

  4. Machine Learning (ML) dan AI

    Forta memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan akurasi deteksi. Salah satu bot berbasis machine learning-nya telah berhasil mendeteksi ratusan juta dolar potensi peretasan sebelum serangan itu benar-benar terjadi.

Token Forta (FORT)

Token FORT adalah aset digital yang menjadi penggerak seluruh ekonomi dan keamanan di dalam jaringan Forta. Token ini memiliki total suplai tetap sebesar 1 miliar FORT, yang berarti jumlahnya tidak akan bertambah di masa depan. Dari total tersebut, sekitar 235,8 juta token FORT saat ini beredar di pasar. Hal ini mencerminkan distribusi aktif di antara para pengguna dan operator jaringan. FORT menunjukkan perannya sebagai aset utilitas yang penting dalam mendukung ekosistem keamanan terdesentralisasi milik Forta dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar 8,5 juta dolar AS.

Fungsi Token Forta (FORT)

Berikut beberapa fungsi atau kegunaan token Forta (FORT):

  1. Staking untuk Node dan Bot

    Para operator node pemindai dan developer bot harus mempertaruhkan (staking) token FORT sebagai jaminan ekonomi. Jika mereka melakukan tindakan jahat atau lalai, taruhan ini dapat dipotong (slashed).

  2. Pembayaran Biaya

    Pengguna yang ingin berlangganan layanan data Forta atau menggunakan Forta Firewall membayar biayanya dalam token FORT.

  3. Tata Kelola (Governance)

    Pemegang token FORT dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan untuk masa depan protokol melalui proses governance yang terdesentralisasi.

Itulah ulasan lengkap mengenai apa itu Forta (FORT) dan cara kerjanya dalam menjaga keamanan ekosistem blockchain.

Related posts