Banjir Mematikan di Brebes! Warga Tersengat dan Terbawa Arus, Ini Kronologinya

Kejadian Meninggal Dunia Akibat Banjir di Brebes

Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima laporan mengenai seorang warga yang terseret arus banjir di Desa Kalierang Pendawa, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 8 November 2025, sekitar pukul 18.20 WIB. Informasi awal diterima dari Budi Sujatmiko, petugas BPBD Brebes, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.

Korban dan Latar Belakang Kejadian

Korban bernama Haikal Alfi (27), seorang warga Desa Kalierang Pendawa. Saat kejadian, ia sedang dalam perjalanan untuk menengok rumah kakeknya. Namun, nahas menimpanya ketika ia tersengat aliran listrik yang bocor, lalu terbawa arus banjir yang melanda wilayah tersebut.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat setempat, terutama karena kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi banjir yang sering terjadi di daerah tersebut. Selain itu, adanya aliran listrik yang bocor menambah tingkat bahaya yang dihadapi korban.

Upaya Pencarian dan Evakuasi

Laporan tersebut segera diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap. Untuk menangani situasi darurat, dua tim SAR dikerahkan, yaitu dari Unit Siaga SAR Brebes dan Unit Siaga SAR Banyumas. Kedua tim ini bekerja sama untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M. Abdullah, menjelaskan bahwa upaya pencarian langsung dilakukan sejak tim tiba di lokasi kejadian. Dengan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, operasi pencarian berhasil membuahkan hasil.

“Pada pukul 20.36 WIB, Basarnas dan tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 7°15’23.4″S 109°00’26.6″E, sekitar 90 meter dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bumiayu dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Abdullah.

Penutupan Operasi SAR

Setelah korban ditemukan, Operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan dengan cepat dan sesuai prosedur yang berlaku.

Faktor-Faktor yang Berkontribusi pada Kejadian

Beberapa faktor penting yang berkontribusi pada kejadian ini antara lain:

  • Cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir di wilayah tersebut.
  • Aliran listrik yang bocor, yang meningkatkan risiko keselamatan bagi warga.
  • Tidak adanya pengawasan atau peringatan dini terhadap bahaya banjir dan aliran listrik.

Dari kejadian ini, diperlukan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut agar tidak terulang kembali. Salah satu cara adalah dengan meningkatkan sosialisasi tentang bahaya banjir dan cara menghindarinya, serta memastikan infrastruktur listrik dalam kondisi aman.


Related posts