Melihat Kehidupan Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung, Pusat Relokasi Pedagang Barito

Melihat Kehidupan Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung, Pusat Relokasi Pedagang Barito



JAKARTA, IKABARI–

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung di Jakarta Selatan kini mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Ratusan kios baru yang berjajar rapi dapat dilihat pada Rabu (29/10/2025) siang. Berdasarkan pantauan di lokasi, tempat relokasi para pedagang Pasar Barito ini hampir selesai dan siap dibuka untuk umum.

Bau aspal baru masih terasa di udara saat kaki menginjak jalan utama. Permukaannya yang halus terasa lembut di bawah sepatu pengunjung. Para pengunjung yang datang perlu sedikit menuruni undakan untuk mencapai deretan kios yang berada di sisi kanan dan kiri jalan.

Sentra ini memiliki total 125 kios yang dibagi menjadi beberapa zona. Zona A khusus untuk kuliner dengan 22 kios, sementara Zona B disediakan sebagai amphitheater dengan kapasitas 70 kursi. Zona C dan D ditujukan bagi pedagang burung dan pakan hewan dengan total 74 kios. Sementara itu, Zona E akan diisi oleh pedagang parsel dan kuliner dengan 29 kios.

Setiap kios memiliki ukuran sekitar 2,5 x 2 meter persegi, yang dinilai cukup untuk aktivitas jual beli harian. Beberapa kios di Zona E sudah ditempati oleh calon pedagang, ditandai dengan tulisan “Kios Ini Telah Dipilih”. Di Zona A, dari 22 kios yang tersedia, hanya tersisa lima yang masih kosong.

Arya, salah satu petugas di lokasi, mengatakan bahwa saat ini banyak pedagang yang datang menanyakan ketersediaan kios. Ia menyebutkan bahwa tidak semua pedagang berasal dari Barito. “Justru yang banyak bertanya bukan dari Barito. Jika boleh siapa saja, sebenarnya sudah penuh,” katanya.

Menurut Arya, penempatan kios lebih diprioritaskan untuk para pedagang eks Barito. “Prioritasnya tetap untuk pedagang eks Barito. Kemarin ada yang dari Matraman dan Timur. Pada hari Senin hujan terus, mereka ngobrol dan saya bilang tidak bisa karena utamain dari sana (eks Barito). Jika ada sisa mungkin bisa,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa beberapa orang telah mengecek lokasi tersebut. “Sampai tadi jam 9 ada yang bilang, naik kereta juga enak, naik cepat tiap hari ada,” tambahnya.

Arya menjelaskan bahwa aktivitas jual beli di Sentra Fauna dan Kuliner belum dimulai sepenuhnya. Saat ini, pihaknya masih menunggu jadwal peresmian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Aktivitas berjualan mungkin baru bulan depan ya, tinggal beberapa hari lagi. Kalau nggak salah, Gubernur atau Wali Kota yang akan meresmikan,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa seluruh kios yang sudah ditempeli tanda “telah dipilih” merupakan bagian dari alokasi para pedagang eks Barito. “Itu pokoknya yang udah ditempelin, kalau dipilih nah itu udah siap pindah ke sini dari Barito. Itu orang Barito semua,” ucapnya.

Para pekerja terlihat masih sibuk menata sisa material dan menyelesaikan detail akhir pembangunan. Selain itu, area ini dilengkapi fasilitas seperti toilet, layanan kesehatan gratis untuk hewan, serta lahan parkir yang luas.

Lokasinya yang strategis, hanya beberapa menit dari Stasiun Lenteng Agung memudahkan pengunjung untuk datang ke Sentra Fauna dan Kuliner. Pengunjung juga dapat mengakses Transjakarta rute 4B (Manggarai–UI) maupun D21 (Lebak Bulus–UI). Alternatif lain, warga bisa menggunakan Jak Lingko rute 44 (Andara–Lenteng Agung), yang berhenti tidak jauh dari gerbang utama.

Related posts