Monumen Kapal Selam Surabaya: Menjelajahi Kedalaman Sejarah Di Jantung Kota Pahlawan

{tempat_wisata_indonesia}

IKABARI – Dalam kesempatan yang istimewa ini, kami dengan gembira akan mengulas topik menarik yang terkait dengan Monumen Kapal Selam Surabaya: Menjelajahi Kedalaman Sejarah di Jantung Kota Pahlawan. Ayo kita merajut informasi yang menarik dan memberikan pandangan baru kepada pembaca.

Monumen Kapal Selam Surabaya: Menjelajahi Kedalaman Sejarah di Jantung Kota Pahlawan

Indonesia, negeri maritim yang kaya akan sejarah dan budaya, menyimpan berbagai destinasi wisata menarik yang memanjakan mata dan memperkaya wawasan. Salah satu permata tersembunyi di jantung Kota Surabaya, Jawa Timur, adalah Monumen Kapal Selam (Monkasel). Lebih dari sekadar monumen, Monkasel adalah sebuah museum hidup yang memungkinkan pengunjung untuk merasakan secara langsung bagaimana rasanya berada di dalam kapal selam sungguhan, sekaligus mempelajari sejarah penting yang terkait dengan armada laut Indonesia.

Sebuah Perjalanan Menembus Waktu di Lambung KRI Pasopati 410

Monumen Kapal Selam (Monkasel) adalah sebuah museum kapal selam yang terletak di pusat Kota Surabaya, tepatnya di Jalan Pemuda No. 39, Genteng, Surabaya. Monumen ini didirikan dengan tujuan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan laut Indonesia, khususnya awak kapal selam KRI Pasopati 410, dalam menjaga kedaulatan negara. KRI Pasopati 410 sendiri adalah kapal selam Whiskey Class buatan Uni Soviet (sekarang Rusia) yang dibeli oleh Indonesia pada tahun 1962. Kapal selam ini aktif bertugas dalam berbagai operasi penting, termasuk operasi Trikora untuk membebaskan Irian Barat dari penjajahan Belanda.

Setelah lebih dari 30 tahun mengabdi pada negara, KRI Pasopati 410 dipensiunkan pada tahun 1990. Namun, alih-alih dibesituakan, kapal selam ini kemudian diubah menjadi sebuah monumen yang megah dan edukatif. Proses pemindahan dan perakitan kembali KRI Pasopati 410 di lokasi Monkasel bukanlah tugas yang mudah. Kapal selam sepanjang 76 meter dan berbobot 1.470 ton ini dipotong menjadi beberapa bagian, kemudian diangkut melalui jalan raya dan dirakit kembali di lokasi Monkasel. Proses ini memakan waktu sekitar dua tahun dan melibatkan banyak tenaga ahli.

Menjelajahi Interior Kapal Selam: Sebuah Pengalaman yang Tak Terlupakan

Begitu memasuki area Monkasel, Anda akan langsung terpukau oleh keberadaan kapal selam raksasa yang menjulang di tengah kota. Anda dapat memasuki lambung kapal selam dan menjelajahi setiap sudut ruangannya. Di dalam kapal selam, Anda akan menemukan berbagai peralatan dan perlengkapan asli yang digunakan oleh awak kapal selam, seperti torpedo, mesin diesel, ruang navigasi, ruang komunikasi, tempat tidur, dapur, dan kamar mandi.

Anda dapat membayangkan bagaimana rasanya hidup dan bekerja di dalam kapal selam selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, di bawah laut. Ruangan-ruangan yang sempit dan pengap, suara mesin yang bising, dan tekanan air yang tinggi adalah tantangan sehari-hari yang harus dihadapi oleh para awak kapal selam. Namun, semangat juang dan dedikasi mereka untuk menjaga kedaulatan negara tidak pernah padam.

Selain menjelajahi interior kapal selam, Anda juga dapat menonton film dokumenter tentang sejarah KRI Pasopati 410 dan peran pentingnya dalam operasi Trikora. Film ini akan memberikan Anda pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan negara.

Fasilitas dan Aktivitas Menarik di Monkasel

Monumen Kapal Selam tidak hanya menawarkan pengalaman menjelajahi interior kapal selam dan menonton film dokumenter. Ada berbagai fasilitas dan aktivitas menarik lainnya yang dapat Anda nikmati di Monkasel, antara lain:

Monumen Kapal Selam Surabaya: Menjelajahi Kedalaman Sejarah di Jantung Kota Pahlawan

  • Museum: Di museum Monkasel, Anda dapat melihat berbagai koleksi benda-benda bersejarah yang terkait dengan KRI Pasopati 410 dan sejarah Angkatan Laut Indonesia. Koleksi ini meliputi foto-foto, dokumen, seragam, senjata, dan peralatan lainnya.
  • Ruang Diorama: Ruang diorama menampilkan adegan-adegan penting dalam sejarah KRI Pasopati 410, seperti saat kapal selam ini melakukan patroli di perairan Indonesia atau saat terlibat dalam operasi Trikora. Diorama ini dibuat dengan sangat detail dan realistis, sehingga Anda dapat merasakan suasana yang sebenarnya.
  • Kolam Renang: Monkasel juga memiliki kolam renang yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk bersantai dan menikmati suasana kota Surabaya. Kolam renang ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama.
  • Taman: Monkasel memiliki taman yang indah dan asri, tempat Anda dapat bersantai dan menikmati udara segar. Taman ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti bangku taman, tempat bermain anak-anak, dan area parkir.
  • Souvenir Shop: Di toko souvenir Monkasel, Anda dapat membeli berbagai macam oleh-oleh khas Monkasel, seperti miniatur kapal selam, kaos, gantungan kunci, dan buku-buku tentang sejarah KRI Pasopati 410.
  • Food Court: Monkasel juga memiliki food court yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman. Anda dapat menikmati hidangan lezat sambil menikmati pemandangan kota Surabaya.

Mengapa Monkasel Layak Dikunjungi?

Monumen Kapal Selam adalah destinasi wisata yang unik dan edukatif yang menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Monkasel layak dikunjungi:

Monumen Kapal Selam Surabaya: Menjelajahi Kedalaman Sejarah di Jantung Kota Pahlawan

  • Mengenal Sejarah: Monkasel adalah tempat yang tepat untuk belajar tentang sejarah Angkatan Laut Indonesia dan peran pentingnya dalam menjaga kedaulatan negara. Anda dapat melihat langsung bagaimana kapal selam digunakan dalam operasi militer dan bagaimana para awak kapal selam hidup dan bekerja di bawah laut.
  • Pengalaman Unik: Menjelajahi interior kapal selam adalah pengalaman yang unik dan menarik yang tidak dapat Anda temukan di tempat lain. Anda dapat merasakan bagaimana rasanya berada di dalam kapal selam dan membayangkan bagaimana para awak kapal selam hidup dan bekerja di sana.
  • Edukasi: Monkasel adalah tempat yang tepat untuk belajar tentang teknologi kapal selam dan bagaimana kapal selam bekerja. Anda dapat melihat berbagai peralatan dan perlengkapan asli yang digunakan oleh awak kapal selam dan mempelajari fungsinya.
  • Rekreasi: Monkasel juga merupakan tempat yang tepat untuk bersantai dan menikmati suasana kota Surabaya. Anda dapat berenang di kolam renang, bersantai di taman, atau menikmati hidangan lezat di food court.
  • Lokasi Strategis: Monkasel terletak di pusat Kota Surabaya, sehingga mudah diakses dari berbagai tempat. Anda dapat menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi untuk menuju ke Monkasel.

Informasi Praktis untuk Mengunjungi Monkasel

Berikut adalah informasi praktis yang perlu Anda ketahui sebelum mengunjungi Monumen Kapal Selam:

  • Alamat: Jalan Pemuda No. 39, Genteng, Surabaya, Jawa Timur.
  • Jam Buka: Setiap hari, pukul 08.00 – 21.00 WIB.
  • Harga Tiket Masuk:
    • Dewasa: Rp 15.000
    • Anak-anak: Rp 10.000
  • Fasilitas: Museum, ruang diorama, kolam renang, taman, souvenir shop, food court, area parkir, toilet, mushola.

Transportasi Menuju Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam terletak di lokasi yang sangat strategis di pusat Kota Surabaya, sehingga mudah diakses dengan berbagai jenis transportasi. Berikut adalah beberapa opsi transportasi yang dapat Anda gunakan untuk menuju ke Monkasel:

  • Kendaraan Pribadi: Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat mengikuti petunjuk arah ke Jalan Pemuda. Monkasel terletak di dekat Balai Pemuda dan Plaza Surabaya. Tersedia area parkir yang cukup luas di sekitar Monkasel.
  • Transportasi Umum:
    • Bus Kota: Anda dapat menggunakan bus kota dengan rute yang melewati Jalan Pemuda. Tanyakan kepada kondektur bus untuk memastikan apakah bus tersebut melewati Monkasel.
    • Angkutan Kota (Angkot): Anda juga dapat menggunakan angkutan kota (angkot) dengan rute yang melewati Jalan Pemuda. Tanyakan kepada sopir angkot untuk memastikan apakah angkot tersebut melewati Monkasel.
    • Taksi/Ojek Online: Anda dapat menggunakan taksi atau ojek online untuk menuju ke Monkasel. Ini adalah opsi yang paling nyaman dan praktis, terutama jika Anda membawa banyak barang atau tidak familiar dengan rute transportasi umum di Surabaya.
    • Suroboyo Bus: Suroboyo Bus adalah sistem transportasi bus modern di Surabaya. Anda dapat menggunakan Suroboyo Bus dan turun di halte terdekat dengan Monkasel.
  • Kereta Api: Jika Anda datang dari luar kota Surabaya, Anda dapat menggunakan kereta api dan turun di Stasiun Gubeng atau Stasiun Pasar Turi. Dari stasiun, Anda dapat menggunakan taksi, ojek online, atau transportasi umum lainnya untuk menuju ke Monkasel.

Tips untuk Mengunjungi Monkasel

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda memaksimalkan kunjungan Anda ke Monumen Kapal Selam:

  • Datanglah di Pagi Hari: Monkasel biasanya lebih ramai pada siang dan sore hari, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Jika Anda ingin menghindari kerumunan, datanglah di pagi hari.
  • Kenakan Pakaian yang Nyaman: Anda akan banyak berjalan kaki di dalam kapal selam dan di sekitar area Monkasel, jadi kenakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang sesuai.
  • Bawa Kamera: Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah selama Anda berada di Monkasel.
  • Bawa Air Minum: Cuaca di Surabaya bisa sangat panas, jadi pastikan Anda membawa air minum yang cukup untuk menjaga diri tetap terhidrasi.
  • Ikuti Aturan: Ikuti semua aturan dan petunjuk yang diberikan oleh petugas Monkasel. Jangan menyentuh atau merusak peralatan dan perlengkapan di dalam kapal selam.
  • Bersenang-senang: Nikmati pengalaman menjelajahi Monumen Kapal Selam dan belajar tentang sejarah Angkatan Laut Indonesia.

Kesimpulan

Monumen Kapal Selam Surabaya adalah destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang tertarik dengan sejarah, teknologi, dan budaya Indonesia. Dengan menjelajahi interior kapal selam KRI Pasopati 410, Anda akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan dan wawasan yang berharga tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara. Jadi, tunggu apa lagi? Segera rencanakan perjalanan Anda ke Surabaya dan kunjungi Monumen Kapal Selam! Anda tidak akan menyesal!

Monumen Kapal Selam Surabaya: Menjelajahi Kedalaman Sejarah di Jantung Kota Pahlawan

Penutup

Dengan demikian, kami berharap artikel ini telah memberikan wawasan yang berharga tentang Monumen Kapal Selam Surabaya: Menjelajahi Kedalaman Sejarah di Jantung Kota Pahlawan. Kami berterima kasih atas perhatian Anda terhadap artikel kami. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya!

(Bogormedia)

Related posts