IKABARI – Makanan berkuah seperti soto, bakso, rawon, ramen, atau sup merupakan hidangan yang mampu memberikan rasa hangat, menenangkan, dan menggugah selera.
Menariknya, kecenderungan seseorang terhadap makanan berkuah tidak hanya berkaitan dengan selera, tetapi juga bisa menggambarkan kepribadian dan sifat psikologis mereka.
Dilaporkan oleh Geediting pada hari Rabu (29/10), berdasarkan beberapa perspektif psikologi dan teori perilaku makan, orang yang cenderung memilih makanan berkuah memiliki sifat-sifat khas yang membedakan mereka dari penggemar makanan kering atau gorengan.
Minuman hangat atau makanan berkuah sering dikaitkan dengan “makanan penyembuh,” sehingga kecenderungan ini bisa mencerminkan sifat seseorang yang ingin membuat orang lain merasa lebih nyaman.
3. Fleksibel dan mudah menyesuaikan diri
Makanan berkuah biasanya mudah dicampurkan dengan berbagai bahan dan cita rasa.
Mereka mampu menjadi perantara dalam konflik dan menyesuaikan cara berkomunikasi sesuai dengan lawan bicaranya.
4. Pecinta Kenyamanan
Orang yang terbiasa mengonsumsi makanan berkuah umumnya menilai hal-hal yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi diri mereka.
Rumah, keluarga, serta kebiasaan sederhana menciptakan kebahagiaan bagi mereka.
5. Nostalgia & Sentimental
Soto hangat atau sup rumahan sering menghadirkan kenangan masa kecil, khususnya terkait dengan keluarga.
Mereka menghargai riwayat hidup masing-masing dan sering menyimpan benda atau kisah yang memiliki makna.
6. Memiliki naluri yang baik
Kecenderungan terhadap rasa yang lembut, kaya bumbu, dan mendalam menunjukkan bahwa mereka memiliki ketajaman dalam mengenali hal-hal kecil.
Terkadang, mereka mengetahui sesuatu tanpa memiliki alasan logis yang jelas.
7. Cenderung Sabar
Mengonsumsi makanan berkuah sering kali membutuhkan waktu, khususnya ketika masih panas. Hal ini mencerminkan kesabaran.
Mereka menghargai tahapan, bukan hanya hasilnya.
8. Memiliki Imajinasi Tinggi
Makanan berkuah tersedia dalam berbagai bentuk: mulai dari kaldu yang ringan hingga bumbu yang kaya.
Mereka mampu membayangkan konsep-konsep kreatif dan sering kali berpikir di luar kebiasaan.
9. Mudah Bersosialisasi
Penggemar hidangan berkuah sering menikmati momen hangat dengan makan bersama saat cuaca dingin atau dalam acara berkumpul.
Kehadiran mereka sering kali menjadi penghubung dalam interaksi sosial.
10. Pencari Kebahagiaan dalam Hubungan
Karena kehangatan menjadi fokus utama bagi penggemar makanan berkuah, dalam hubungannya mereka mencari rasa aman, penerimaan, dan kelembutan.
Mereka bukan jenis orang yang menyukai permainan perasaan; mereka menghargai hubungan yang jujur, stabil, dan saling mendukung.
Kesimpulan
Kebiasaan makan, termasuk rasa suka terhadap masakan berkuah, dapat menggambarkan kepribadian seseorang.
Mereka tidak hanya mencari rasa, tetapi juga momen perasaan yang muncul bersama hidangan tersebut—mengingatkan pada rumah, keluarga, atau suasana yang menenangkan.
Tentu saja, tidak semua penggemar makanan berkuah memiliki sepuluh sifat ini secara sempurna.
Namun, kecenderungan-kecenderungan tersebut bisa memberikan gambaran menarik mengenai cara mereka memandang dunia serta hubungan.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







