Timnas Malaysia Kehilangan Pemain, Satu Pemain Belum Selesai Naturalisasi Jelang Lawan Nepal

Timnas Malaysia Kehilangan Pemain, Satu Pemain Belum Selesai Naturalisasi Jelang Lawan Nepal

Jordan Mintah Mundur dari Pemusatan Latihan Timnas Malaysia

Pemain naturalisasi asal Ghana, Jordan Mintah, baru-baru ini mengundurkan diri dari pemusatan latihan Timnas Malaysia. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan para penggemar sepak bola Malaysia. Jordan Mintah sebelumnya sempat dipanggil untuk bergabung dalam sesi latihan, tetapi tidak terdaftar untuk bermain dalam dua pertandingan melawan Laos.

Menurut pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, alasan utama Jordan Mintah tidak bisa bergabung adalah karena masih ada beberapa dokumen yang harus diselesaikan. Ia menyatakan bahwa proses naturalisasinya sudah memasuki tahap akhir. Namun, hingga saat ini, Jordan Mintah belum benar-benar menyelesaikan semua prosedur administratif.

Jordan Mintah, yang merupakan keturunan Ghana, telah bermain sepak bola di Malaysia sejak 2020. Menurut aturan FIFA, setelah tinggal selama lima tahun di negara tersebut, ia berhak menjadi warga negara naturalisasi dan bermain untuk Timnas Malaysia. Kasus serupa juga dialami oleh striker Vietnam, Nguyen Xuan Son.

Sejak diberlakukannya sanksi FIFA terhadap tujuh pemain warisan, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sangat berhati-hati dalam mengelola administrasi. Hal ini membuat FAM tidak mengikutsertakan Jordan Mintah dalam dua pertandingan melawan Laos, sehingga menghindari risiko didiskualifikasi karena menggunakan pemain tanpa catatan sah.

Timnas Malaysia Tetap Kuasai Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027

Meskipun kehilangan Jordan Mintah, Timnas Malaysia tetap memimpin Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan rekor sempurna. Mereka akan menjamu Nepal pada 18 November di Stadion Bukit Jalil. Pertandingan ini menjadi leg kedua dalam kualifikasi yang sangat penting bagi timnas.

Timnas Malaysia memiliki 11 pemain naturalisasi dalam sesi latihan November 2024. Mereka diharapkan dapat memegang peran penting dalam sistem yang dibangun oleh pelatih Peter Cklamovski.

Di lini pertahanan, pelatih Cklamovski memiliki Dion Cools, mantan pemain timnas Belgia U21 yang saat ini bermain untuk Cerezo Osaka. Bersama nama-nama berpengalaman seperti Matthew Davies, Junior Eldstal, dan La’Vere Corbin-Ong, para pemain ini telah mencetak gol melawan Vietnam Juni lalu.

Lini tengah diisi oleh bintang kelahiran Brasil Endrick, mantan pemain internasional Finlandia U17 Nooa Laine, Stuart Wilkin, mantan lulusan akademi Southampton, serta Ezequiel Aguero, mantan lulusan akademi River Plate.

Di lini serang, pelatih Cklamovski menunjuk striker Brasil Paulo Josue. Meskipun berusia 36 tahun, Paulo Josue masih mempertahankan performa yang stabil. Ia telah mencetak 10 gol dalam 27 penampilan untuk tim Malaysia.

Tantangan dan Harapan untuk Timnas Malaysia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) belum membuat keputusan akhir terkait kekalahan dalam dua pertandingan melawan Vietnam dan Nepal. Namun, Timnas Malaysia tetap berada di puncak Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan rekor sempurna.

Kehadiran para pemain naturalisasi seperti Jordan Mintah, meskipun dengan beberapa kendala administratif, memberikan harapan besar bagi Timnas Malaysia. Dengan strategi yang matang dan kompetensi para pemain, mereka diharapkan mampu meraih hasil positif dalam pertandingan mendatang.


Related posts