6 Fakta Menarik Pesut Mahakam yang Bantu Nelayan Tangkap Ikan

6 Fakta Menarik Pesut Mahakam yang Bantu Nelayan Tangkap Ikan

Kenalan dengan Pesut Mahakam, Hewan Laut yang Unik dan Menarik

Pesut Mahakam, atau dikenal juga sebagai lumba-lumba irrawaddy, adalah salah satu spesies mamalia laut yang tersebar di kawasan Asia. Mereka memiliki kesamaan dengan lumba-lumba snubfin Australia, namun memiliki ciri-ciri unik yang membedakannya. Nama ilmiah dari pesut Mahakam adalah Orcaella brevirostris. Panjang tubuhnya berkisar antara 2 hingga 2,8 meter, dengan berat sekitar 90 hingga 200 kilogram. Pesut Mahakam bisa hidup hingga usia 30 tahun. Warna tubuh mereka bervariasi mulai dari abu-abu hingga abu-abu gelap, sedangkan bagian bawahnya lebih pucat tanpa pola khas.

Wilayah Penyebaran Pesut Mahakam

Pesut Mahakam dapat ditemukan di wilayah Indo-Pasifik, mulai dari Filipina hingga India timur laut. Mereka sering hidup di sungai air tawar seperti Sungai Mahakam di Indonesia, Sungai Irrawaddy di Myanmar, serta Sungai Mekong di Laos, Kamboja, dan Vietnam. Selain itu, mereka juga dapat ditemukan di danau Chika di India dan danau Songkhla di Thailand. Pesut Mahakam lebih menyukai lingkungan air berlumpur dan payau di muara sungai.

Pesut Mahakam adalah Mamalia yang Butuh Udara untuk Bernapas

Meskipun tampak seperti ikan, pesut Mahakam sebenarnya merupakan mamalia. Mereka tidak memiliki insang dan harus bernapas dengan udara di permukaan air. Fakta ini membuat mereka sangat mirip dengan lumba-lumba dan paus lainnya.

Pesut Mahakam Hidup dalam Kelompok Kecil

Pesut Mahakam biasanya hidup dalam kelompok kecil yang terdiri dari empat hingga lima individu. Mereka sering tinggal di sungai yang terlindungi dekat dengan daerah manusia, terutama tempat tinggal para nelayan. Menariknya, pesut Mahakam bahkan membantu nelayan menangkap ikan dengan mengarahkan kelompok besar ikan ke jaring dan kemudian mengetuk sisi perahu. Habitat mereka tidak banyak berubah, dan mereka lebih suka tinggal di daerah seperti hutan bakau.

Pesut Mahakam Berkomunikasi Melalui Ekolokasi

Salah satu ciri khas pesut Mahakam adalah kemampuan mereka berkomunikasi melalui ekolokasi. Suara mereka memiliki frekuensi sekitar 60 kHz, yang tidak bisa didengar oleh manusia. Mereka menggunakan nada suara berbeda untuk membedakan individu. Selain itu, pesut Mahakam juga menabrakkan dan mengibaskan ekornya sebagai tanda komunikasi. Mereka juga membenturkan kepala untuk menandai wilayah dan saling menyentuh sirip untuk menunjukkan afeksi. Sinyal suara mereka bisa berupa dengungan, klik, peluit, dan derit. Mereka memiliki jaringan pengantar suara di rahangnya, tetapi tidak memiliki telinga luar atau saluran pendengaran.

Kecepatan Berenang Pesut Mahakam

Pesut Mahakam mampu berenang dengan kecepatan antara 20 hingga 25 mil per jam ketika mereka terancam dan dikejar oleh pemangsa. Namun, mereka juga terkadang berenang pelan karena melompat keluar dari air secara sengaja. Bagaimana menurutmu? Apakah kamu merasa tertarik untuk melihat mereka langsung?

Pesut Mahakam dalam Budaya Beberapa Negara

Di beberapa budaya, pesut Mahakam memiliki makna penting. Orang Kamboja dan Laos percaya bahwa pesut Mahakam adalah reinkarnasi dari leluhur. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa lumba-lumba telah menyelamatkan penduduk desa yang tenggelam dan melindungi mereka dari serangan buaya. Fakta Animal mencatat bahwa bangsa Khmer dan nelayan Vietnam menganggap pesut Mahakam dan lumba-lumba snubfin Australia sebagai hewan suci. Jika mereka menangkap lumba-lumba dalam jaring ikan, mereka akan melepaskannya.

FAQ Seputar Fakta Menarik Pesut Mahakam

Bagaimana cara Pesut Mahakam berkomunikasi dan menentukan wilayahnya?

Mereka berkomunikasi melalui ekolokasi, menggunakan sinyal suara seperti dengungan, klik, peluit, dan derit pada frekuensi yang tidak terdengar manusia. Selain itu, mereka membenturkan kepala untuk menandai wilayah dan menyentuh sirip untuk menunjukkan afeksi.

Apa peran unik Pesut Mahakam dalam hubungannya dengan manusia, terutama nelayan?

Pesut Mahakam dikenal kerap membantu nelayan menangkap ikan. Mereka melakukan ini dengan mengarahkan sekelompok besar ikan ke jaring nelayan, dan terkadang mengetuk sisi perahu sebagai tanda.

Di mana saja wilayah penyebaran Pesut Mahakam?

Mereka tersebar di seluruh wilayah Indo-Pasifik. Mereka dapat ditemukan di sungai air tawar seperti Sungai Mahakam (Indonesia), Irrawaddy (Myanmar), dan Mekong (Laos, Kamboja, Vietnam). Mereka cenderung menyukai air berlumpur dan payau di muara sungai.

9 Perbedaan Lumba-lumba dan Pesut, Serupa tapi Tak Sama

Meskipun terlihat mirip, lumba-lumba dan pesut memiliki perbedaan signifikan. Misalnya, pesut Mahakam memiliki bentuk kepala yang lebih bulat dan tidak memiliki tonjolan seperti lumba-lumba. Selain itu, mereka hidup di perairan tawar dan payau, sedangkan lumba-lumba umumnya hidup di laut. Pesut Mahakam juga memiliki sistem komunikasi yang lebih kompleks melalui ekolokasi.

Legenda Pesut Mahakam: Kisah Tragis di Balik Mamalia Air Kalimantan

Legenda tentang pesut Mahakam sering kali menggambarkan mereka sebagai makhluk yang penuh makna. Banyak kisah menggambarkan mereka sebagai penyelamat atau petunjuk bagi manusia. Meskipun demikian, pesut Mahakam juga menghadapi ancaman dari perburuan dan perusakan lingkungan. Dengan peningkatan kesadaran akan perlindungan satwa liar, upaya konservasi semakin dilakukan untuk menjaga keberlanjutan populasi pesut Mahakam.

Related posts