ACEH TENGAH, IKABARI
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menceritakan perjuangan warga setempat yang harus berjalan kaki selama dua hari hanya untuk mendapatkan makanan pasca-bencana banjir dan longsor yang terjadi di wilayah tersebut.
Menurut Haili, perjalanan yang dilakukan oleh warga tersebut melalui medan yang cukup berat. Ia mengungkapkan bahwa jarak yang ditempuh sangat jauh, sehingga membutuhkan tenaga ekstra.
“Jauh sekali, itu medannya cukup berat,” ujar Haili dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Rabu (3/12/2025).
Haili menjelaskan bahwa aksi berjalan kaki tersebut dilakukan karena akses transportasi di Aceh Tengah sepenuhnya terputus akibat bencana alam. Ia menambahkan bahwa daerah ini tidak memiliki akses darat yang bisa digunakan, kecuali satu-satunya jalan udara.
“Daerah Aceh Tengah ini kan putus semua, tidak ada hubungan dengan darat, tidak ada, hanya satu-satunya jalan udara,” kata Haili.
Selain itu, kondisi di Aceh Tengah saat ini juga sangat memprihatinkan. Listrik dan jaringan internet telah mati total akibat banjir dan longsoran tanah yang terjadi.
“Jadi, semuanya lumpuh,” ujar Haili.
Kondisi ini membuat banyak warga Aceh Tengah merasa kesulitan dan akhirnya melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati untuk menyampaikan keluhan mereka.
“Kemarin juga terjadi aksi dari masyarakat ke kantor Bupati, ribuan masyarakat hadir, karena ada sebagian tidak ada beras lagi, BBM,” kata Haili.
Ia menegaskan bahwa bencana yang terjadi bukan hanya melanda Aceh Tengah, tetapi juga beberapa daerah lainnya.
“Terus kami sampaikan bahwa ini bencana, musibah kita bersama, bukan hanya daerah kita saja, tapi beberapa daerah.”
Perkembangan Terkini di Aceh Tengah
Beberapa poin penting terkait situasi terkini di Aceh Tengah antara lain:
-
Akses transportasi terganggu
Semua jalur darat di Aceh Tengah terputus akibat banjir dan longsoran tanah. Warga terpaksa menggunakan jalur udara untuk mendapatkan bantuan. -
Kondisi listrik dan internet
Seluruh sistem listrik dan jaringan internet di wilayah ini mati total. Hal ini menyulitkan komunikasi dan distribusi bantuan. -
Kekurangan kebutuhan pokok
Banyak warga mengeluhkan kekurangan beras dan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini memicu aksi unjuk rasa di Kantor Bupati. -
Perlu bantuan dari luar
Bupati Haili menyatakan bahwa bencana ini memerlukan dukungan dari pihak luar, termasuk pemerintah pusat dan organisasi bantuan.
Tindakan yang Dilakukan
Pemerintah setempat sedang berupaya keras untuk mengatasi dampak bencana ini. Beberapa tindakan yang dilakukan antara lain:
-
Pemantauan kondisi daerah
Tim tanggap darurat terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah yang terdampak. -
Distribusi bantuan logistik
Bantuan logistik seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan sedang didistribusikan ke daerah-daerah yang paling terkena dampak. -
Koordinasi dengan pihak luar
Pemerintah Aceh Tengah berkoordinasi dengan lembaga bantuan dan organisasi non-pemerintah untuk mempercepat penanganan bencana. -
Peningkatan kesiapsiagaan
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan bencana lanjutan.
Kesimpulan
Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh Tengah telah menimbulkan dampak serius bagi masyarakat setempat. Kondisi akses transportasi, listrik, dan internet yang lumpuh membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Namun, pemerintah dan masyarakat terus berupaya untuk mengatasi masalah ini dengan bantuan dari berbagai pihak.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.


