Kalender Jawa Desember 2025: Weton, Neptu, dan Wuku
Bagi masyarakat Jawa, kalender tidak hanya sekadar alat untuk mengetahui hari dan tanggal, tetapi juga menjadi panduan dalam memilih hari yang dianggap baik. Kombinasi antara weton, neptu, dan wuku diyakini memiliki pengaruh terhadap energi harian, kecocokan jodoh, keberuntungan, serta kelancaran acara penting seperti pernikahan, pindah rumah, atau memulai usaha baru.
Weton mengacu pada kombinasi antara hari dan pasaran, sedangkan neptu adalah angka yang diberikan berdasarkan hari lahir seseorang. Sementara itu, wuku merujuk pada siklus energi mingguan yang memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan tradisi Jawa. Dengan memahami konsep-konsep ini, masyarakat dapat memilih waktu yang tepat untuk melakukan berbagai aktivitas penting.
Berikut adalah rincian kalender Jawa untuk bulan Desember 2025:
Daftar Tanggal dan Pasaran Jawa Bulan Desember 2025
- 1 Desember 2025 – Senin Pahing
- 2 Desember 2025 – Selasa Pon
- 3 Desember 2025 – Rabu Wage
- 4 Desember 2025 – Kamis Kliwon
- 5 Desember 2025 – Jumat Legi
- 6 Desember 2025 – Sabtu Pahing
- 7 Desember 2025 – Minggu Pon
- 8 Desember 2025 – Senin Wage
- 9 Desember 2025 – Selasa Kliwon
- 10 Desember 2025 – Rabu Legi
- 11 Desember 2025 – Kamis Pahing
- 12 Desember 2025 – Jumat Pon
- 13 Desember 2025 – Sabtu Wage
- 14 Desember 2025 – Minggu Kliwon
- 15 Desember 2025 – Senin Legi
- 16 Desember 2025 – Selasa Pahing
- 17 Desember 2025 – Rabu Pon
- 18 Desember 2025 – Kamis Wage
- 19 Desember 2025 – Jumat Kliwon
- 20 Desember 2025 – Sabtu Legi
- 21 Desember 2025 – Minggu Pahing
- 22 Desember 2025 – Senin Pon
- 23 Desember 2025 – Selasa Wage
- 24 Desember 2025 – Rabu Kliwon
- 25 Desember 2025 – Kamis Legi, Kelahiran Yesus Kristus / Natal
- 26 Desember 2025 – Jumat Pahing, Cuti Bersama
- 27 Desember 2025 – Sabtu Pon
- 28 Desember 2025 – Minggu Wage
- 29 Desember 2025 – Senin Kliwon
- 30 Desember 2025 – Selasa Legi
- 31 Desember 2025 – Rabu Pahing
Setiap tanggal dalam kalender ini memiliki makna dan nilai tertentu, baik dari segi spiritual maupun budaya. Misalnya, tanggal 25 Desember yang bertepatan dengan hari Natal memiliki makna khusus sebagai momen keagamaan dan kebersamaan. Sementara itu, tanggal 26 Desember yang merupakan cuti bersama juga memiliki arti penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dengan memahami struktur dan makna dari setiap tanggal dalam kalender Jawa, masyarakat bisa lebih bijak dalam memilih waktu yang tepat untuk berbagai kegiatan. Hal ini juga menjadi bentuk pelestarian budaya yang sudah turun temurun sejak dahulu.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.


