Kelompok Buruan Sae di Bandung Bertransformasi Jadi Bisnis

Kelompok Buruan Sae di Bandung Bertransformasi Jadi Bisnis

Program Buruan Sae di Kota Bandung Mulai Berdampak Positif

Program Buruan Sae di Kota Bandung mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sejumlah kelompok tani urban yang sebelumnya hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan pribadi kini mulai beralih ke produksi skala lebih besar dan berorientasi bisnis. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah tanaman yang dibudidayakan serta kesiapan kelompok dalam mengolah hasil panen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ganjar, menjelaskan bahwa beberapa kelompok Buruan Sae telah mampu menanam komoditas dalam jumlah besar. DKPP terus memberikan dukungan berupa bibit dan benih untuk meningkatkan kapasitas produksi.

“Sekarang beberapa kelompok sudah mulai spesialis, sudah mulai berorientasi bisnis. Mereka menanam dalam jumlah banyak. Kemarin saja kita bagikan hampir 200–300 bibit untuk setiap kelompok. Jenisnya cabai, cengek, sampai bawang merah. Kita bagikan benihnya 2 sampai 5 kilogram, lalu kita hitung kira-kira nanti panennya berapa,” ujarnya.

Menurutnya, meski hasil panen tiap kelompok belum terlalu besar, namun sudah cukup memberikan dampak bagi ekonomi keluarga. “Kalau satu kelompok bisa menghasilkan 3–5 kilogram saja, itu sudah cukup kok. Karena keren, si bibit ini kan memang kita siapkan dari DKPP,” jelasnya.

Gin Gin menambahkan, bulan lalu DKPP juga telah menyalurkan bibit ke beberapa kelompok Buruan Sae. Saat ini sejumlah lokasi mulai memasuki masa panen yang sebelumnya sudah diperhitungkan. Bahkan Wali Kota Bandung disebut telah bersedia hadir pada salah satu panen raya untuk memberikan dukungan langsung serta meninjau hasil budidaya masyarakat.

“Sekarang memang masa panennya sudah kita perhitungkan. Ada beberapa lokasi yang akan panen, dan Pak Wali sudah bersedia untuk ikut panen agar bisa melihat perkembangannya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa upaya ini meski kecil, sangat membantu ketahanan pangan keluarga di Kota Bandung. Terutama bagi warga yang telah terbiasa menanam di lahan Buruan Sae. Sebagian hasil panen diperuntukkan bagi konsumsi sendiri, sementara kelebihan produksi dapat dijual untuk menambah pendapatan.

“Sejak awal Buruan Sae berdiri, orientasinya memang kebutuhan keluarga dan lingkungan. Kalau pun ada yang dijual, itu biasanya hasil yang berlebih setelah dikonsumsi,” tandasnya.

Perkembangan dan Dukungan dari DKPP

DKPP Kota Bandung terus memberikan dukungan kepada para kelompok tani urban. Selain menyediakan bibit dan benih, pihak dinas juga melakukan pendampingan teknis untuk memastikan proses budidaya berjalan lancar. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap kelompok mampu menghasilkan produksi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Beberapa jenis tanaman yang ditanam oleh kelompok Buruan Sae antara lain cabai, cengek, dan bawang merah. Dengan adanya dukungan dari DKPP, para petani urban kini semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha pertanian mereka.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

Selain memberikan dampak positif terhadap ekonomi keluarga, program Buruan Sae juga berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Dengan menanam tanaman di lahan yang tersedia, warga Kota Bandung dapat memperkuat ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

Hasil panen yang tidak habis dikonsumsi sendiri dapat dijual di pasar tradisional atau dijual secara langsung kepada konsumen. Ini memberikan peluang tambahan penghasilan bagi para petani urban, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Tantangan dan Peluang Masa Depan

Meskipun program Buruan Sae menunjukkan perkembangan positif, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, ketersediaan air yang cukup, penyakit tanaman, serta keterbatasan akses pasar. Namun, dengan dukungan dari DKPP dan partisipasi aktif dari masyarakat, peluang untuk pengembangan lebih lanjut tetap terbuka lebar.

Dalam waktu dekat, DKPP berencana untuk melakukan evaluasi terhadap hasil panen dan memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas produksi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa program Buruan Sae dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kesimpulan

Program Buruan Sae di Kota Bandung telah menjadi salah satu inisiatif penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Dengan dukungan penuh dari DKPP, para kelompok tani urban kini mampu menghasilkan produksi yang lebih baik dan berkelanjutan. Semoga program ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh sukses bagi daerah lain.


Related posts