Pengakuan Mengejutkan Mohamed Salah
Mohamed Salah memberikan pernyataan yang mengejutkan setelah pertandingan antara Leeds dan Liverpool berakhir dengan skor 3-3 pada dini hari WIB, Minggu (7/12/2025). Dalam laga pekan ke-15 Liga Inggris tersebut, Salah tidak dimainkan oleh Liverpool dan hanya duduk di bangku cadangan. Setelah pertandingan selesai, ia menyampaikan kepada wartawan bahwa dirinya merasa “dijatuhkan” oleh klub.
Pemain asal Mesir ini juga mengungkapkan bahwa hubungannya dengan pelatih Liverpool, Arne Slot, telah memburuk. Ia mengatakan bahwa situasi ini membuatnya merasa tidak nyaman di dalam tim.
Keresahan Salah atas Posisinya di Tim
Ini adalah kali ketiga bagi Mohamed Salah duduk sebagai pemain cadangan musim ini. Sebagai pencetak 250 gol dalam 420 penampilan untuk Liverpool, ia mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap situasi yang terjadi. Salah mengatakan bahwa dirinya merasa seperti orang yang ditunjuk untuk menanggung kesalahan atas performa buruk Liverpool.
“Saya pikir sangat jelas bahwa seseorang ingin saya menanggung semua kesalahan,” ujarnya. “Saya sudah mengatakan beberapa kali sebelumnya bahwa saya memiliki hubungan yang baik dengan manajer dan sekarang tiba-tiba hubungan kami menjadi renggang. Saya tidak tahu mengapa.”
Ia juga menegaskan bahwa meskipun merasa tidak nyaman, ia tetap mendukung klub. “Klub ini, saya akan selalu mendukungnya. Anak-anak saya akan selalu mendukungnya. Saya sangat mencintai klub ini dan akan selalu begitu.”
Salah Merasa Dikorbankan
Musim lalu, Salah membantu Liverpool meraih gelar Liga Inggris 2024-2025, yang merupakan gelar ke-20 The Reds. Namun kini, ia merasa menjadi target atas performa buruk klub musim ini. Hasil imbang Liverpool kontra Sunderland menjadi hasil imbang kedua berturut-turut, sehingga membuat klub tertahan di peringkat ke-8 klasemen Liga Inggris.
Performa Salah juga dinilai menurun, karena hanya mencetak 4 gol dari 13 laga di EPL musim ini. Ia merasa seperti dikorbankan lebih berat daripada yang seharusnya.
“Situasi ini tidak bisa saya terima, sejujurnya. Saya tidak mengerti. Rasanya seperti saya dikorbankan lebih berat. Saya rasa bukan saya masalahnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ia telah berkontribusi banyak untuk klub dan tidak perlu berjuang setiap hari untuk posisi starter. “Saya pantas mendapatkan posisi saya (starter),” tambahnya.
Liverpool Tidak Menepati Janji
Dengan kehilangan posisinya sebagai pemain starter reguler, Salah menuduh Liverpool tidak menepati janji yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan bahwa ia menerima banyak janji di musim panas, namun hingga saat ini hanya duduk di bangku cadangan selama tiga pertandingan.
“Saya mendapat banyak janji di musim panas dan sejauh ini saya hanya duduk di bangku cadangan selama tiga pertandingan, jadi saya tidak bisa mengatakan mereka menepati janji,” katanya.
Pengakuan mengejutkan ini memicu spekulasi tentang masa depan Salah di Liverpool. Beberapa media melaporkan bahwa ia diincar oleh salah satu klub Liga Arab Saudi. Salah kini sedang bersiap-siap untuk membela Mesir di Piala Afrika 2025.
Teka-teki mengenai masa depannya di Liverpool kemungkinan baru akan terang setelah bursa transfer musim dingin Januari 2026 mendatang.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.


