Peningkatan Keselamatan Jadi Prioritas Desa Wisata 2026

Peningkatan Keselamatan Jadi Prioritas Desa Wisata 2026

Prioritas Pemerintah dalam Pengembangan Pariwisata Tahun 2026

Pemerintah Indonesia menetapkan beberapa prioritas utama dalam pengembangan sektor pariwisata pada tahun 2026. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan keselamatan berwisata, yang dianggap sebagai fondasi penting untuk menciptakan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.

Program Peningkatan Keselamatan Berwisata

Program ini dirancang untuk memperkuat dan memperbarui keahlian para pemangku kepentingan di bidang pariwisata, khususnya dalam menghadapi aktivitas wisata ekstrem atau berisiko tinggi. Dengan program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesiapan dan kemampuan tenaga kerja pariwisata dalam memberikan layanan yang optimal dan aman bagi wisatawan.

Pengembangan Desa Wisata

Pengembangan desa wisata tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Tujuan dari program ini adalah agar manfaat pariwisata dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pada tahun 2025, beberapa desa wisata di Indonesia berhasil meraih penghargaan internasional, seperti:

  • Desa Wisata Pemuteran, Bali, yang mendapatkan penghargaan UN Tourism Best Tourism Village 2025.
  • Desa Wisata Osing Kemiren, Banyuwangi, yang meraih penghargaan UN Tourism BTV Upgrade Programme 2025.

Selain itu, desa wisata di Indonesia juga mendapat 15 penghargaan dari ASEAN Tourism Award, 2.885 sertifikasi Halal Desa Wisata kolaborasi dengan BPJPH, serta lima desa memperoleh Sertifikat Desa Wisata Berkelanjutan.

Fokus pada Pariwisata Berkualitas

Pemerintah juga akan memperkuat pariwisata berkualitas melalui paket wisata tematik yang ditujukan untuk menarik turis dan pasar premium. Fokus utamanya adalah wisata minat khusus, termasuk gastronomi, wellness, dan bahari.

Dalam hal gastronomi, Kementerian Pariwisata menghadirkan program Wonderful Indonesia Gourmet. Beberapa inisiatif utama dari program ini antara lain:

  • Media gastro-tour, yaitu mengenalkan restoran gourmet Indonesia ke panggung internasional.
  • WIG Talks, buku panduan kuliner “Indonesia Gourmet Guide”, Artisan Market, serta Restaurant Week.
  • Buku pola perjalanan “Wisata Rasa di Bumi Pasundan” yang menampilkan kekayaan kuliner Jawa Barat.

Selain itu, program “Wonderful Indonesia Wellness” menjadi payung besar dari event-event seperti “Royal Surakarta Wellness Festival” dan “Jogja Cultural Wellness Festival”.

Penyelenggaraan Event Berkualitas

Fokus berikutnya adalah penyelenggaraan event berkualitas yang memiliki ciri khas Indonesia dan mampu mengangkat nama Indonesia di dunia internasional. Tahun ini, penyelenggaraan event berhasil menarik 12,20 juta pengunjung, dengan lebih dari 20.800 UMKM dan lebih dari 250.000 tenaga kerja terlibat. Perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp 23,76 triliun.

Tourism 5.0 dan Inovasi Teknologi

Pemerintah juga menghadirkan inisiatif Tourism 5.0, salah satunya adalah MaiA, sebuah AI Assistant yang memberikan pengalaman pencarian informasi pariwisata secara lebih cepat, mudah, dan menarik. Seluruh fitur ini dapat diakses melalui situs Indonesia.travel yang telah diperbarui tahun ini. Dengan MaiA, perencanaan perjalanan diharapkan semakin mudah dan efisien bagi wisatawan.

Related posts