Polres dan Pemkab Malang Perketat Pengamanan Nataru, 347 Gereja dan Jalur Wisata Jadi Prioritas

Polres dan Pemkab Malang Perketat Pengamanan Nataru, 347 Gereja dan Jalur Wisata Jadi Prioritas

Kesiapan Polres Malang dan Pemerintah Kabupaten dalam Mengamankan Libur Akhir Tahun

Polres Malang bersama dengan Pemerintah Kabupaten Malang telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan keamanan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini dilakukan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Mapolres Malang pada Selasa, 16 Desember 2025. Rapat ini menjadi fondasi utama dalam memperkuat sinergi antar sektor guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama liburan akhir tahun.

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno menjelaskan bahwa tujuan dari rapat koordinasi tersebut adalah memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar. Salah satu fokus utama adalah pengamanan terhadap 347 gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang. Pengamanan ini akan melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur seperti polisi, Brimob, TNI, serta mitra keamanan lainnya.

Operasi Lilin Semeru 2025 akan menjadi mekanisme utama dalam mengamankan perayaan Nataru. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Menurut AKBP Danang, operasi ini tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga menjaga kenyamanan sosial dan spiritual masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru.

Berdasarkan data kepolisian, Kabupaten Malang memiliki beberapa titik penting yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas selama libur akhir tahun. Antara lain, enam stasiun kereta api, 13 terminal, 347 lokasi ibadah umat Nasrani, serta 183 destinasi wisata. Selain itu, arus kendaraan diperkirakan meningkat signifikan, khususnya dari wilayah Malang Selatan menuju Kota Malang, serta dari Kota Batu ke arah Surabaya.

Selain pengamanan lalu lintas, Polres Malang juga menaruh perhatian pada potensi kerawanan lain, termasuk bencana alam. Wilayah-wilayah rawan longsor dan banjir seperti Kecamatan Sumbermanjing Wetan menjadi fokus utama dalam antisipasi. Selain itu, konsentrasi massa pada malam pergantian tahun di sejumlah titik keramaian juga masuk dalam prioritas pengamanan.

Untuk mendukung operasi tersebut, Polres Malang menyiagakan 318 personel gabungan. Beberapa pos akan didirikan di titik-titik strategis. Di antaranya, Pos Terpadu di Karanglo, Pos Pelayanan di Poncokusumo, serta Pos Pengamanan di Karangploso, Lawang, Jalur Lingkar Barat Kepanjen, Jalur Lintas Selatan Bantur, dan satu pos polisi mobile.

Rapat koordinasi lintas sektoral ini turut dihadiri oleh Bupati Malang HM Sanusi. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang akan memberikan dukungan penuh pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Dukungan ini meliputi penyiapan personel dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan, serta penyediaan sarana pendukung seperti ambulans, armada pemadam kebakaran, hingga alat berat untuk penanganan bencana.

Dengan koordinasi yang intensif dan kesiapan lintas sektor, Polres Malang dan Pemkab Malang optimistis bahwa Operasi Lilin Semeru 2025 mampu menghadirkan pengamanan yang optimal. Tujuan utamanya adalah mewujudkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat.


Related posts