Kritik terhadap Kehadiran Menteri Pangan di Lokasi Bencana
Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan, mendapatkan perhatian khusus setelah akademisi sekaligus praktisi bisnis, Profesor Rhenald Kasali, mengkritik tindakannya saat mengunjungi lokasi bencana banjir dan longsor di Sumatera. Dalam video yang beredar, Rhenald menyoroti aksi Zulkifli yang datang ke daerah bencana dengan melakukan pembersihan rumah korban dari lumpur dan memanggul beras.
“Ketika kita semua menyaksikan duka yang begitu mendalam di Sumatera, pejabat bergantian berdatangan. Bahkan, ada yang menggunakan momentum itu untuk ikut membersihkan rumah masyarakat dari lumpur tapi hanya sekadar beberapa detik supaya sekadar ditangkap oleh layar dan ada juga yang membawa beras di karung,” katanya seperti dikutip dari TikTok Rhenald pada Selasa (2/12/2025).
Pertanyaan tentang Motif Kunjungan
Dalam postingannya, Rhenald mempertanyakan apakah aksi Zulkifli Hasan merupakan bentuk empati atau sekadar pencitraan yang rutin muncul setiap kamera menyala. Ia menegaskan bahwa pertanyaan ini sangat penting untuk dipertimbangkan.
“Kalian percaya sehari-hari hidup pejabat seperti itu? Apakah kalau ada bencana kecil mereka juga datang? Apakah kalau ada kedukaan mereka juga datang? Ini menjadi pertanyaan besar, bukan kah apa yang sekarang terjadi belakangan ini adalah cerminan dari apa yang kita lakukan di masa lalu?” katanya.
Mengungkit Peristiwa dengan Harrison Ford
Rhenald juga menyinggung kembali momen ketika aktor Hollywood, Harrison Ford, yang pernah menegur Zulkifli Hasan saat dirinya menjabat sebagai Menteri Kehutanan terkait izin pembalakan hutan. Ia merujuk pada ucapan Bear Bryant, yang menyatakan bahwa tidak boleh menyembunyikan apa pun dalam setiap krisis karena siapa pun akan menemukannya.
“Percakapan antara Pak menteri ketika menjabat sebagai menteri kehutanan yang memberi izin membalak hutan atau membuka hutan begitu besar lalu kemudian ditegur oleh Harrison Ford. Itu dibuka oleh publik,” katanya.
Pesan untuk Para Pejabat
Rhenald Kasali pun berpesan agar para pejabat tidak menyembunyikan apapun dari rakyat. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kejujuran dalam menjalankan tugas.
“Pesan saya, jangan sembunyikan apapun. Perbuatlah dan lakukan pekerjaan dengan benar,” pungkasnya.
Video Viral di Media Sosial
Video Harrison Ford dan Zulkifli Hasan yang menjabat sebagai Menteri Kehutanan kala itu, kembali viral. Video percakapan mereka kembali viral di media sosial. Kolom komentar di akun YouTube The Years Project yang menayangkan video tersebut juga kembali ramai dengan komentar warganet +62.
Video itu mengungkap kenyataan pahit tentang kerusakan hutan parah sudah terjadi 12 tahun lalu, tetapi tahun 2025 ini rupanya masih terjadi.
Fakta Tentang Kerusakan Hutan Tesso Nilo
Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, pada 28 Oktober 2014, Menhut mengukuhkan Taman Nasional Tesso Nilo seluas 81.793 hektare melalui SK 6588/Menhut-VII/KUH/2014. Sebelum 2014, luas hutan Tesso Nilo yang sesungguhnya telah mengalami pengurangan.
Tangkapan satelit melalui Google Earth fitur Google Timelapse menunjukkan, pada 2009, kawasan masih terlihat berwarna hijau karena dipenuhi vegetasi hutan. Namun, mulai 2012, beberapa wilayah terlihat berwarna coklat. Pada 2014, hampir separuh kawasan rumah para gajah itu berwarna cokelat imbas dari penebangan hutan.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







