Awal Kedekatan Syifa Hadju dan El Rumi yang Berujung Pernikahan
Pasangan selebriti Syifa Hadju dan El Rumi kini sedang berbahagia karena hubungan asmara mereka akan segera memasuki tahap pernikahan. Mereka pun membagikan kisah awal kedekatan mereka, yang dimulai dari komunikasi sederhana hingga berkembang menjadi hubungan serius.
Cerita ini diungkapkan langsung oleh Syifa dan El melalui kanal YouTube milik mereka, El & Syifa Family. Dalam wawancara tersebut, keduanya menceritakan bagaimana percakapan pertama menjadi awal dari hubungan yang kini semakin matang.
Percakapan Pertama yang Menjadi Awal
Syifa mengungkapkan bahwa awalnya ia hanya merespons pesan El karena merasa dia benar-benar bertanya. Namun, seiring waktu, chat mereka semakin panjang dan mulai menyentuh hal-hal pribadi.
“Jadi awalnya di DM terus aku balas, habis itu sebenarnya aku menaggapinya karena mikirnya dia beneran nanya. Jadi aku kayak oh emang dia mencari info aja kali, tiba-tiba kok chatnya panjang dan nanya-nanya ke hal personal,” ujar Syifa. Ia mengaku awalnya tidak memiliki prasangka khusus terhadap pesan yang dikirim El.
El juga merasakan hal serupa saat komunikasi mereka mulai intens dan terasa berbeda. Ia mengungkapkan kesan awal yang membuatnya bertanya-tanya tentang arah hubungan tersebut.
“Terus dia juga responnya dengan baik, antusias, lucu, panjang. Ya begitu lah awal-awal, mungkin 4-5 hari pertama kayak kok ini panjang ya terus dia balesnya cepet. Apakah ini pertanda baik?” lanjut El. Dari situ, El mulai merasa ada kecocokan yang terbangun secara alami.
Hubungan yang Tidak Dimulai dengan Niat Serius
Syifa menjelaskan bahwa kedekatan itu terjadi tanpa adanya niat untuk langsung menjalin hubungan. Ia menegaskan bahwa hubungan pertemanan mereka sudah terjalin cukup lama sebelumnya.
“Awalnya tuh aku ngerespon dia itu karena aku beneran mikir dia enggak ngedeketin aku, soalnya kita emang udah temenan kan kayak aku udah kenal dia dan dia udah kenal aku,” ungkap Syifa. Hal tersebut membuat Syifa merasa nyaman untuk tetap berkomunikasi.
Namun, seiring berjalannya waktu, wanita berusia 25 tahun ini mulai menyadari adanya pendekatan yang lebih dari sekadar teman. Meski demikian, ia tetap menanggapinya dengan santai dan tanpa ekspektasi berlebihan.
“Jadi pas aku nanggepin dan akhirnya aku sadar oh ternyata ini orang lagi ngedeketin gue ya. Jadinya aku nanggepinnya awalnya iseng aja, karena aku gak berpikir akan menuju ke sesuatu yang lebih serius ternyata semakin ngobrol semakin nyambung,” tutur Syifa.
Mulai Mengarah ke Hal Serius
Menariknya, sejak awal kedekatan tersebut, Syifa sudah mulai mengarahkan pembicaraan ke hal-hal yang lebih serius. Ia mengaku ingin memastikan kesamaan visi sebelum melangkah lebih jauh.
“Terus poin penting yang aku bahas awal-awal tuh aku memancing dia soal hal serius tentang pernikahan, ternyata vision dan goals kita nih sama. Karena aku kan enggak kenal dia personally walaupun kita temenan tapi jarang ngobrol, aku pikir El tuh orangnya cuma lucu aja tapi ternyata dia juga serius di hidupnya dan satu visi juga sama aku,” ujar Syifa.
Kesamaan visi tersebut menjadi titik penting dalam hubungan mereka. Syifa pun mulai membuka diri untuk melanjutkan hubungan ke arah yang lebih serius meski sempat diliputi keraguan.
“Dari situ aku perlahan-lahan berani untuk melanjutkan hubungan, walaupun sebenarnya selama melanjutkan aku juga masih bertanya-tanya ‘ini beneran gak sih?’ soalnya kita merasa kok semua terjadinya cepat banget ya,” lanjutnya. Perasaan ragu itu muncul karena proses yang berjalan begitu cepat.
El Merasa Bersyukur atas Perjalanan Hubungan
El juga mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan hubungan yang telah mereka jalani bersama. Ia menyebut hubungan tersebut terus berkembang hingga kini mengarah pada komitmen yang lebih serius.
“Alhamdulillahnya berlanjut sampai sekarang dan menuju ke jenjang yang lebih serius,” tutup El.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







