Fakta Mengancam Raillietiella orientalis, Parasit Mematikan Ular

Fakta Mengancam Raillietiella orientalis, Parasit Mematikan Ular

Penyakit yang Mengancam Kehidupan Ular

Ular dikenal sebagai hewan yang tangguh dan mampu bertahan hidup di berbagai lingkungan. Namun, di balik penampilannya yang kuat, ada ancaman tersembunyi yang justru berasal dari dalam tubuh mereka sendiri. Salah satu ancaman tersebut adalah parasit Raillietiella orientalis, yang bisa menyebabkan kematian pada ular jika tidak segera diatasi.

Asal Usul Raillietiella orientalis

Raillietiella orientalis adalah cacing paru-paru yang biasanya menyerang ular. Diduga parasit ini masuk ke Amerika Serikat melalui perkembangbiakan ular piton Burma (Python bivittatus) di Florida. Sejak saat itu, parasit ini mulai menyebar ke berbagai spesies ular asli dan telah ditemukan di 34 kota.

Parasit ini menggunakan inang perantara seperti kecoak, kadal kecil, dan katak kecil yang sering dimakan oleh berbagai spesies ular. Selain itu, parasit ini juga ditemukan dalam perdagangan hewan peliharaan dan dikaitkan dengan banyak kematian pada hewan peliharaan. Dengan populasi yang tinggi dan penyebaran yang luas, R. orientalis diprediksi akan semakin menyebar ke luar Florida.

Dampak pada Individu Ular

Raillietiella orientalis adalah parasit yang hidup di paru-paru ular. Infeksi ini dapat menyebabkan peradangan, lesi paru-paru, pneumonia, sepsis, dan bahkan kematian. Para ahli masih belum memahami secara komprehensif efek subletal dari infeksi ini dan bagaimana hal ini memengaruhi kelangsungan hidup ular.

Cara Raillietiella orientalis Menginfeksi Ular

Infeksi dimulai ketika kecoak memakan kotoran ular yang sudah terinfeksi. Telur kemudian menetas menjadi larva di dalam kecoak. Larva ini kemudian dimakan oleh inang perantara seperti kadal, katak, atau mamalia kecil. Ketika inang perantara ini dimakan oleh ular, parasit akan pindah ke inang akhirnya. Di dalam tubuh ular, larva berkembang menjadi parasit dewasa yang memakan darah dan bisa mencapai panjang sekitar 10 cm. Parasit ini menyebabkan peradangan dan lesi paru-paru, pneumonia, atau sepsis. Ular yang terinfeksi bisa kehilangan energi untuk melawan parasit dan bahkan berhenti makan, sehingga mati karena kelaparan.

Lingkungan yang Ideal untuk Parasit

Lanskap Florida yang hijau dan berawa memberikan banyak inang perantara bagi parasit ini. Selain itu, Florida juga menjadi pusat perdagangan hewan peliharaan reptil dan amfibi global, yang sangat menguntungkan bagi penyebaran parasit. Penjual yang secara legal menangkap ular liar tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah ular tersebut terinfeksi. Reptil lain seperti tegu atau tokek juga bisa menjadi inang parasit ini, meskipun dampaknya terhadap kesehatan mereka belum sepenuhnya diketahui.

Ketahanan Ular Cottonmouth terhadap Infeksi

Meskipun beberapa spesies ular mengalami penurunan populasi akibat infeksi parasit, ular cottonmouth Florida tidak terdampak secara negatif. Beberapa spesies ular cottonmouth lebih tahan terhadap infeksi R. orientalis dibandingkan yang lain. Ada kemungkinan parasit ini tidak terlalu merusak sistem kekebalan tubuh ular cottonmouth.

Memahami fakta tentang Raillietiella orientalis penting bagi para peneliti, pecinta reptil, serta upaya konservasi dan pengendalian spesies invasif. Parasit ini menjadi pengingat bahwa ancaman terhadap ular tidak selalu datang dari perburuan atau kerusakan habitat, tetapi juga dari organisme kecil yang bekerja diam-diam di dalam tubuh inangnya. Dengan pengetahuan yang lebih luas, risiko penyebaran dan dampak mematikan parasit ini diharapkan bisa ditekan.

Related posts