Universitas Gunadarma menjadi kampus pertama yang menghadirkan Google Gemini Arena di lingkungan pendidikan tinggi. Acara ini berlangsung dari tanggal 19 hingga 23 Januari 2026, bertujuan untuk memperkuat literasi tentang kecerdasan buatan (AI) kepada mahasiswa dan sivitas akademika.
Ketua pelaksana acara, Astie Darmayantie, menjelaskan bahwa event ini dirancang sebagai pengalaman pembelajaran menyeluruh yang menggabungkan berbagai aktivitas interaktif. “Acara ini tidak hanya memperkenalkan pemanfaatan AI Google Gemini secara langsung, tetapi juga menawarkan aplikasi praktis dalam konteks akademik,” ujarnya.
Beberapa agenda utama dalam rangkaian acara ini antara lain booth activation, workshop, mini workshop, van activation, serta berbagai aktivitas hiburan edukatif yang diselenggarakan di sejumlah arena kampus. “Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan memperluas pemahaman tentang ekosistem AI Google,” tambah Astie.
Salah satu agenda utama adalah Google Gemini Arena Workshop dengan tema ‘Unlocking Gemini, Your AI Bestie’. Workshop ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan di Universitas Gunadarma. “Workshop ini terdiri dari satu sesi utama dan empat sesi mini yang membahas topik seperti riset jurnal berbasis AI, pembuatan presentasi, pemecahan soal kompleks, pengolahan literatur akademik, serta optimasi CV dan persiapan karier menggunakan Gemini,” jelas Astie.
Pada main workshop yang digelar pada 22 Januari 2026 di Auditorium Kampus D, peserta diajak mengenal dan mempraktikkan fitur unggulan Google Gemini seperti Gemini Live, Gemini Canvas, NotebookLM, Deep Research, dan Nano Banana. “Fitur-fitur ini dirancang sebagai solusi praktis untuk menunjang aktivitas akademik, termasuk riset, pengolahan data, dan penyusunan tugas akhir,” paparnya.
Mini workshop diselenggarakan pada 22 hingga 23 Januari dalam bentuk kelompok kecil. Tujuannya adalah untuk memberikan pendalaman tematik dan interaksi yang lebih intensif. “Dengan format ini, peserta dapat memperdalam pemahaman mereka tentang fitur-fitur tertentu dan mengaplikasikannya secara langsung,” jelas Astie.
Google Gemini Arena juga menghadirkan booth dinamis di berbagai area kampus melalui instalasi interaktif seperti Captain’s Spotlight, Study Rescue Button, Mirror Arena, dan Interactive Booth. “Mahasiswa dapat merasakan langsung pengalaman menggunakan Gemini secara cepat, intuitif, dan menyenangkan,” tambah Astie.
Selain itu, van activation dilakukan untuk menjangkau lebih banyak audiens. Van ini berkeliling lokasi kampus guna meningkatkan partisipasi dan kesadaran akan manfaat teknologi AI.
Menurut Astie, kolaborasi antara Google dan Universitas Gunadarma melalui Google Gemini Arena diharapkan dapat memperkuat literasi AI di lingkungan perguruan tinggi. “Ini juga bertujuan untuk mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi AI secara produktif, etis, dan inovatif dalam menghadapi tantangan akademik maupun dunia kerja di era digital,” harap Astie.
Acara ini diharapkan menjadi awal dari inisiatif-inisiatif serupa di lingkungan pendidikan tinggi. Dengan pendekatan interaktif dan beragam aktivitas, Google Gemini Arena menawarkan wadah yang ideal bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi AI.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







