Mahasiswa Fikes UMP Purwokerto Juara 1 Nasional Video Edukasi HKN 2025

Mahasiswa Fikes UMP Purwokerto Juara 1 Nasional Video Edukasi HKN 2025

Prestasi Menggembirakan Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik UMP

Tim mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih Juara 1 Nasional dalam lomba Video Edukasi Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025. Kompetisi ini mencapai puncaknya pada 3 Desember 2025 dan diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Jakarta 1.

Tim yang dipimpin oleh Reyhan Hubaid Khaliq Setiawan bersama anggotanya, Sekar Arum Rolla D., Destiana Fajar Utami, Nova Khairrunnisa, dan Anisa Putri Salsabila, berhasil mengalahkan peserta lain dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Menurut Reyhan, kemenangan ini diraih melalui proses kreatif yang berlangsung antara 24 hingga 27 November 2025 sebelum akhirnya diumumkan sebagai pemenang kategori tim.

Lomba dengan tema “Kenali Tanda Awal, Selamatkan Masa Depan: Pentingnya Deteksi Dini Diabetes dan Penyakit Jantung” ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menyampaikan informasi kesehatan secara edukatif dan menarik. Reyhan menjelaskan bahwa keberhasilan tim ini tidak lepas dari dukungan penuh universitas dan program studi yang memfasilitasi kebutuhan teknis selama proses produksi video di lingkungan kampus.

Dukungan Penuh dari Universitas dan Program Studi

Reyhan menyebutkan bahwa selain izin lokasi pengambilan gambar, pihak program studi juga memberikan bantuan peralatan serta biaya pendaftaran. Ia mengatakan bahwa fasilitas dari prodi cukup banyak, baik dari peralatan shooting hingga uang pendaftaran, hal itu sangat membantu dalam pengerjaan karya ini.

Ketua tim tersebut menilai bahwa dukungan ini menjadi faktor penting dalam menciptakan video yang berkualitas dan mampu menarik perhatian juri. Proses produksi video ini juga melibatkan berbagai tahapan seperti penulisan skrip, pengambilan gambar, editing, dan penyuntingan akhir agar hasil akhirnya sesuai dengan standar kompetisi.

Ide Kreatif dan Peran Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing sekaligus Kaprodi, Retno Sulistiyowati, S.Pd., S.Tr.AK, M.Kes, mengungkapkan rasa bangganya atas inisiatif mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide kreatif melalui ajang kompetisi bergengsi ini. Menurutnya, perlombaan video edukasi adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kepada khalayak luas.

Retno menjelaskan bahwa ia melihat lomba ini sebagai sarana meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menampilkan karya mereka. Meskipun tim sempat menghadapi kendala terkait manajemen waktu dan penentuan konsep visual, ia menilai kerja keras mahasiswa terbayar lunas dengan hasil yang diumumkan secara resmi pada awal Desember tersebut.

Manfaat Berkompetisi di Tingkat Nasional

Beliau menekankan bahwa pengalaman berkompetisi di tingkat nasional mampu memperluas jaringan profesional mahasiswa di masa depan. Retno menegaskan bahwa dalam sebuah lomba, gagal itu biasa tetapi menjadi juara adalah prestasi luar biasa. Ia menambahkan bahwa lomba semacam ini membantu mahasiswa memperluas koneksi dan pengalaman berharga.

Sebagai penutup, pihak program studi berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lain di lingkungan UMP untuk tidak ragu mengeksplorasi potensi diri melalui berbagai ajang perlombaan. Retno berpesan agar para mahasiswa terus berkarya dan berani mengambil tantangan untuk meningkatkan kualitas diri.

Kepedulian Terhadap Kesehatan Masyarakat

Video yang dibuat oleh tim ini tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga memiliki makna penting dalam menyampaikan informasi kesehatan yang relevan dan mudah dipahami oleh masyarakat. Tema deteksi dini diabetes dan penyakit jantung sangat relevan dengan kondisi kesehatan saat ini, terutama di tengah meningkatnya kasus penyakit degeneratif.

Melalui video ini, tim berusaha memberikan edukasi yang menarik dan informatif, sehingga masyarakat lebih sadar akan tanda-tanda awal penyakit tersebut. Dengan demikian, video ini tidak hanya menjadi bukti prestasi, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Related posts