Mencicipi Nostalgia: 10 Kuliner Legendaris Pasar Baru yang Tetap Terkenal

Mencicipi Nostalgia: 10 Kuliner Legendaris Pasar Baru yang Tetap Terkenal

Pasar Baru, Tempat yang Menyimpan Keajaiban Kuliner

Pasar Baru bukan sekadar deretan toko tekstil tua atau pusat sepatu yang ikonik. Di balik fasad bangunannya yang bergaya kolonial, kawasan yang telah berdiri sejak tahun 1820 ini menyimpan harta karun kuliner yang tersembunyi. Menyusuri lorong-lorongnya adalah perjalanan melintasi waktu, di mana resep-resep rahasia dijaga ketat selama lebih dari setengah abad.

Bagi pencinta kuliner autentik, Pasar Baru adalah ritual wajib yang memanjakan citarasa kenikmatan dan kelezatan abadi. Berikut adalah 10 destinasi rasa paling legendaris yang wajib masuk dalam daftar buruan Anda:

1. Bakmi Gang Kelinci: Sang Pionir Sejak 1957

Berlokasi di Jalan Kelinci Raya No. 1–3, tempat ini adalah destinasi wajib bagi pemula. Akses gang sempitnya justru memperkuat nuansa lawas yang memikat. Dengan topping ayam rebus dan jamur yang melimpah, bakmi ini menawarkan tekstur mie yang kenyal dengan bumbu yang meresap sempurna. Sebuah standar emas bakmi Jakarta sejak era 50-an.

2. Bakmi Aboen: Kelezatan Oriental di Gang Sempit

Hanya terpaut beberapa nomor dari tetangganya, Bakmi Aboen (est. 1962) menawarkan cita rasa yang lebih berani. Bagi penikmat kuliner non-halal, perpaduan chasiu babi, samcan renyah, dan mie keriting di sini adalah mahakarya oriental yang sulit ditandingi. Suasananya yang sederhana justru menambah keintiman saat bersantap.

3. Cakue Ko Atek: Aroma Gurih yang Memanggil

Bersembunyi di Gang Belakang Kongsi sejak 1971, kedai ini adalah legenda hidup. Ko Atek tetap mempertahankan metode tradisional menggoreng menggunakan minyak kelapa. Hasilnya? Cakue dan roti bantal yang empuk, ringan, dan tidak berminyak. Aroma khasnya sering kali menjadi pemandu alami bagi pengunjung yang baru pertama kali datang.

4. Bakmi Sui Sen: Permata di Metro Atom

Jika Anda berada di lantai 1 Metro Atom Plaza menjelang makan siang, kerumunan orang akan menuntun Anda ke Bakmi Sui Sen. Menu andalannya adalah bakmi dengan pecamke (ayam rebus) dan suikiaw yang lembut. Kuah kaldunya yang bening namun kaya rasa menjadi penghangat jiwa di tengah hiruk-pikuk pasar.

5. Pondok Bakso Loncat: Sensasi “Ambil Sendiri”

Masih di Metro Atom, tempat ini menawarkan konsep unik self-service. Dari bakso udang hingga tahu isi, pengunjung bebas berkreasi mengisi mangkuk mereka. Kuah kaldunya yang gurih adalah pendamping sempurna setelah lelah berbelanja seharian.

6. Bakso Metro: Tetelan Melimpah Sejak 1984

Bergeser ke Jalan Krekot Bunder Raya, Bakso Metro menyambut penggemar bakso urat dengan kuah yang sangat kaya akan lemak gurih dan potongan tetelan. Tekstur baksonya yang garing dan uratnya yang terasa nyata menjadikannya primadona di kawasan ini selama lebih dari 40 tahun.

7. Soto Betawi Globe H. Oji: Racikan Tenda yang Melegenda

Jangan tertipu oleh tampilan warung tendanya yang bersahaja di belakang Metro Atom. Soto Betawi racikan H. Oji dikenal dengan kuah santan kental yang creamy namun tidak “berat”. Dagingnya yang empuk bersatu padu dengan emping renyah, menciptakan simfoni rasa Betawi yang sangat autentik.

8. Soto Padang H. St. Mangkuto: Klasik dari Pintu Air

Terletak di Jalan Pintu Air Raya, warung ini adalah perwakilan Minang terbaik di Pasar Baru. Daging sapinya diiris tipis lalu digoreng hingga garing (dendeng), disiram kuah bening yang kaya rempah. Ditambah kerupuk merah khas Padang, setiap suapannya membawa Anda seolah sedang berada di Bukittinggi.

9. Roti Bistro: Aroma Roti Sobek yang Menggoda

Bagi penyuka kudapan manis, Roti Bistro di Metro Atom adalah destinasi wajib. Roti sobek bulat mereka—mulai dari rasa cokelat, srikaya, hingga kopi—dibuat langsung di tempat (freshly baked). Aroma mentega yang menguar saat roti ditarik akan membuat siapa pun sulit untuk berhenti di satu sobekan saja.

10. Restoran Tropic: Penutup Manis Bertema Klasik

Menutup perjalanan kuliner Anda dengan mampir ke Restoran Tropic dekat gerbang utama adalah ide cemerlang. Berdiri sejak 1950-an, restoran ini menawarkan suasana vintage yang kental. Es krim banana split dan Lontong Cap Go Meh di sini adalah menu ikonik yang membawa kembali memori Jakarta tempo dulu.

Tips Kulineran di Pasar Baru

  • Gunakan Transportasi Umum: Mengingat lahan parkir yang terbatas, naik KRL ke Stasiun Juanda atau TransJakarta ke Halte Pasar Baru sangat direkomendasikan.
  • Datang Lebih Awal: Beberapa tempat seperti Cakue Ko Atek sering kali habis sebelum sore hari.
  • Siapkan Alas Kaki Nyaman: Menjelajahi 10 titik ini paling nikmat dilakukan dengan berjalan kaki sembari menikmati arsitektur klasik sekitarnya.

Itinerary: Jelajah Rasa Tempo Dulu di Pasar Baru

09.00 – 10.30: Sarapan Ikonik & Jajanan Pembuka

Destinasi: Bakmi Gang Kelinci (Pusat)

Menu Rekomendasi: Bakmi Ayam Jamur (Porsi Reguler) dan Pangsit Goreng.

Aktivitas: Menikmati suasana gang legendaris sebelum keramaian memuncak.

Estimasi Biaya: Rp45.000 – Rp60.000.

10.30 – 11.30: Camilan Legendaris Sambil Eksplorasi

Destinasi: Cakue Ko Atek (Gang Belakang Kongsi)

Menu Rekomendasi: 1 porsi Cakue dan Roti Bantal hangat.

Aktivitas: Melihat proses penggorengan tradisional menggunakan minyak kelapa. Jangan datang terlalu siang karena sering ludes!

Estimasi Biaya: Rp10.000 – Rp20.000.

12.00 – 13.30: Makan Siang Berat & Autentik

Destinasi Pilihan (Pilih salah satu sesuai selera):

-Opsi A (Oriental): Bakmi Aboen. Cobalah Bakmi Charsiu/Samcan (Non-Halal).

-Opsi B (Lokal): Soto Betawi Globe H. Oji. Nikmati soto campur dengan kuah santan kental.

Estimasi Biaya: Rp50.000 – Rp75.000.

13.30 – 15.00: Rehat Sejenak di Tengah Mall Lawas

Destinasi: Metro Atom Plaza (Lantai 1)

Aktivitas: Cuci mata melihat kamera tua atau jam tangan antik, lalu mampir ke Roti Bistro untuk membawa pulang Roti Sobek 5 rasa atau dimakan langsung selagi hangat.

Estimasi Biaya: Rp30.000 – Rp50.000.

15.00 – 16.30: Penutup Manis & Nostalgia

Destinasi: Restoran Tropic (Dekat pintu gerbang utama)

Menu Rekomendasi: Es Krim Banana Split atau Es Krim Kombinasi.

Aktivitas: Duduk santai menikmati interior bergaya 50-an sambil melepas lelah setelah berjalan kaki.

Estimasi Biaya: Rp40.000 – Rp60.000.

Ringkasan Anggaran (Per Orang)

Total Estimasi Biaya: Rp175.000 – Rp265.000 (Sudah termasuk makan berat, camilan, dan minuman).

Kebutuhan Tambahan: Uang tunai kecil untuk parkir/toilet dan biaya transportasi (KRL/TransJakarta).

Tips Tambahan

  • Berbagi Porsi (Sharing): Sangat disarankan pergi berdua atau berkelompok agar bisa memesan banyak menu berbeda dan saling mencicipi tanpa cepat kenyang.
  • Urutan Fleksibel: Jika Anda pencinta soto, dahulukan Soto Padang H. St. Mangkuto di pagi hari karena kuahnya sangat segar untuk memulai hari.
  • Botol Minum: Bawa air mineral sendiri untuk menetralisir rasa di antara setiap perpindahan makanan.

Related posts