Polda Kepri Gunakan Mobil Listrik untuk Patroli Dialogis

Polda Kepri Gunakan Mobil Listrik untuk Patroli Dialogis

Pendekatan Humanis dalam Patroli Polwan Polda Kepri

Polda Kepulauan Riau (Kepri) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengadopsi pendekatan yang lebih dialogis dan humanis. Salah satu inisiatif terbaru adalah penggunaan mobil listrik untuk patroli oleh polisi wanita (Polwan) di wilayah Batam.

Mobil listrik ini digunakan khusus oleh Polwan Samapta untuk melakukan patroli harian ke berbagai lokasi yang sering dikunjungi warga, seperti sekolah, kampus, pusat olahraga, taman, dan komunitas. Tujuannya adalah untuk memberikan layanan kepolisian yang lebih dekat dan ramah terhadap masyarakat.

Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol. Joko Adi Nugroho, menjelaskan bahwa dua unit mobil listrik BYD Atto 1 telah diserahkan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin kepada Ditsamapta. Mobil-mobil tersebut merupakan hibah dari PT PLN Batam sebanyak empat unit. Hibah ini bertujuan untuk mendukung operasional kepolisian dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Instruksi Kapolda Kepri

Patroli Polwan Samapta ini merupakan bentuk pelaksanaan instruksi Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin agar tugas kepolisian tahun 2026 mengedepankan pendekatan soft approach. Pendekatan ini menekankan pada polisi yang humanis, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Untuk mewujudkan hal ini, Ditsamapta Polda Kepri mengerahkan satu regu Polwan yang terdiri dari 10 orang untuk melakukan patroli setiap hari. Patroli ini tidak hanya ditujukan pada tempat-tempat rawan kejahatan atau kamtibmas, tetapi lebih fokus pada pendekatan secara humanis kepada masyarakat umum.

Fokus pada Komunikasi Efektif

Joko menekankan bahwa Patroli Polwan Samapta Polda Kepri melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui komunikasi efektif, edukasi, penyuluhan, sosialisasi, kolaborasi, dan kemitraan. Dalam patroli tersebut, Polwan memberikan layanan kepolisian yang humanis, dengan mengutamakan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman.

“Yang paling penting adalah kami siap menolong masyarakat, siap untuk terlihat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Penggunaan Kendaraan Listrik sebagai Upaya Lingkungan

Penggunaan mobil listrik oleh institusi Polri juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara. Mabes Polri telah mengoptimalkan penggunaan kendaraan listrik sebagai alat patroli sejak pengamanan KTT G20 dan KTT ASEAN pada tahun 2022.

Selain itu, untuk patroli di tempat-tempat rawan, Polda Kepri telah melibatkan Polki yakni Patroli Perintis Presisi menggunakan kendaraan roda dua dan Patroli Kota Presisi menggunakan kendaraan roda empat.

Kesimpulan

Dengan adanya mobil listrik yang digunakan oleh Polwan Samapta, Polda Kepri menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepolisian yang lebih baik, ramah, dan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan masyarakat, tetapi juga membantu menjaga lingkungan dengan mengurangi emisi karbon.

Related posts