Prabowo Bocorkan Impiannya di Akhir Jabatannya

Prabowo Bocorkan Impiannya di Akhir Jabatannya



BANJARBARU, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan visinya di akhir masa jabatannya sebagai presiden RI periode 2024-2029. Visi tersebut sangat fokus pada upaya untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Salah satu prioritas utama yang disampaikan oleh Presiden Prabowo adalah mampu mengubah nasib masyarakat yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrem, khususnya mereka yang termasuk dalam Desil 1 dan 2. Ia menyatakan keyakinan bahwa hal ini bisa tercapai dalam lima tahun ke depan.

“Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya tahun 2029, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem, Desil 1 dan 2, bisa kita berubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya percaya itu bisa terjadi. Keberhasilan-keberhasilan kita sangat banyak, tapi kalau saya rinci di sini saya kira panjang sekali,” ujar Prabowo saat meresmikan 166 titik Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Fokus Pada Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Prabowo menekankan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem merupakan salah satu prioritas utama pemerintahannya. Ia menyadari bahwa masalah kemiskinan tidak hanya menjadi tantangan ekonomi, tetapi juga sosial dan politik. Dengan mengurangi jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, pemerintah dapat menciptakan stabilitas ekonomi yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Beberapa langkah telah diambil dalam beberapa tahun terakhir untuk mempercepat proses ini. Misalnya, program-program pemberdayaan masyarakat, pelatihan keterampilan, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih luas. Namun, Prabowo mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Kebijakan yang Diambil untuk Mengatasi Masalah Kemiskinan

Berikut beberapa kebijakan yang telah diterapkan pemerintah dalam rangka mengentaskan kemiskinan:

  • Program Bantuan Sosial: Pemerintah telah meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial, seperti bantuan langsung tunai (BLT), bantuan pangan, dan subsidi energi. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan dasar.
  • Peningkatan Akses Pendidikan: Sekolah Rakyat yang baru saja diresmikan adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan semua anak memiliki akses pendidikan yang layak. Pendidikan yang baik adalah kunci untuk memutus siklus kemiskinan.
  • Pengembangan Infrastruktur: Pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil juga menjadi fokus pemerintah. Dengan adanya jalan, listrik, dan air bersih, masyarakat bisa lebih mudah mengakses pasar dan layanan kesehatan.

Tantangan dan Harapan

Meski telah ada progres yang signifikan, Prabowo menyadari bahwa masih ada tantangan besar yang harus dihadapi. Salah satunya adalah ketimpangan ekonomi antar daerah, serta kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan kesehatan.

Namun, ia tetap optimis bahwa dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, target pengentasan kemiskinan ekstrem bisa tercapai. Ia menegaskan bahwa pemerintahan selama lima tahun ke depan akan fokus pada penguatan sistem sosial dan ekonomi yang inklusif.

Dengan visi dan komitmen yang kuat, Prabowo berharap bisa meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Related posts