Penutupan Total Teras Cihampelas Menjelang Pembongkaran
BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, telah memastikan bahwa Teras Cihampelas kini ditutup sepenuhnya menjelang rencana pembongkaran yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penutupan akses ke area atas jembatan pejalan kaki ikonik ini dilakukan untuk mempersiapkan proses teknis penghapusan aset.
Farhan menyebutkan bahwa warga yang berkunjung ke kawasan tersebut sekarang tidak lagi dapat mengakses area atas. “Kalau sekarang datang ke sana mah yang pasti atas sudah ditutup,” kata Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Senin (12/1/2026).
Relokasi Pedagang Kaki Lima ke Bawah Jembatan Pasupati
Farhan menambahkan bahwa para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya dipindahkan ke atas dan bertahan selama ini di Teras Cihampelas akan segera direlokasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan lahan di bawah jembatan layang Pasupati yang lokasinya tidak jauh dari Teras Cihampelas.
Langkah ini diambil agar para pedagang tetap bisa menjalankan aktivitas ekonominya. Pemkot Bandung berencana menata kawasan baru tersebut agar menjadi daya tarik bagi wisatawan. “Para pelaku UMKM akan kita arahkan ke bawah nanti. Kita sediakan tempat khusus. Nanti kita jadiin salah satu tempat wisata kuliner lah,” imbuh Farhan.
Menunggu Izin Pembongkaran
Meski rencana relokasi sudah matang, Farhan belum bisa memastikan kapan pembongkaran fisik struktur Teras Cihampelas akan dimulai. Hal tersebut berkaitan dengan prosedur perizinan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. “Kepenginnya cepat, tergantung dari keluarnya izin,” jelas Farhan.
Sesuai kesepakatan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Pemkot Bandung bertugas mengeluarkan izin pembongkaran agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa mulai merobohkan struktur tersebut. Saat ini, dinas terkait di Pemkot Bandung sedang mengupayakan agar administrasi perizinan tersebut segera rampung. “Izin pembongkarannya dari kita. Yasudah kita sedang mengupayakan izin pembongkaran sekarang,” ujar Farhan.
Rencana Pengembangan Kawasan Baru
Selain itu, Pemkot Bandung juga memiliki rencana pengembangan kawasan baru di bawah jembatan Pasupati. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang yang lebih nyaman bagi para pedagang serta meningkatkan daya tarik wisatawan. Dengan adanya penataan yang baik, diharapkan kawasan tersebut dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih dinamis dan berkelanjutan.
Proses pengembangan ini juga akan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Pemkot Bandung berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada para pelaku usaha kecil dan menengah agar tetap bisa berkembang meskipun mereka dipindahkan ke lokasi baru.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Teras Cihampelas dapat dibongkar secara aman dan efisien, sementara kawasan baru di bawah jembatan Pasupati dapat menjadi alternatif yang lebih baik bagi masyarakat dan para pengunjung.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







