Seluruh Sekolah di Sumut Terhubung Listrik dan Internet

Seluruh Sekolah di Sumut Terhubung Listrik dan Internet

Pemenuhan Akses Listrik dan Internet di Sekolah-Sekolah Sumatera Utara

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah berhasil memastikan bahwa seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, kini memiliki akses listrik dan internet. Hal ini menjadi langkah penting dalam upaya digitalisasi pendidikan di wilayah tersebut.

Alexander Sinulingga, Kepala Dinas Pendidikan Sumut, menyampaikan bahwa semua sekolah yang dikelola langsung oleh Disdik Sumut telah mencapai 100 persen akses listrik dan internet. Penjelasan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, pada Rabu (21/1).

Strategi Pemenuhan Akses Listrik dan Internet

Dalam rangka memenuhi kebutuhan akses listrik dan internet, Disdik Sumut menerapkan strategi yang disesuaikan dengan kondisi wilayah setempat. Untuk daerah yang tidak memiliki tiang listrik, pihaknya memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Namun, jika jaringan listrik sudah tersedia, maka bekerja sama dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik yang stabil.

Untuk akses internet, Disdik Sumut juga melakukan penyesuaian berdasarkan kondisi infrastruktur. Jika tidak ada tiang jaringan, maka digunakan layanan internet Starlink, terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Penggunaan Starlink ini bertujuan untuk memastikan akses internet yang merata, bahkan di lokasi yang sulit dijangkau.

Rencana Pemenuhan Akses pada Tahun 2025

Menurut Alexander, pada tahun 2025, sebanyak total 163 sekolah akan dipasang jaringan internet. Sementara itu, untuk kelistrikan, terdapat tujuh sekolah yang akan dipasang PLTS, 25 sekolah dilakukan perbaikan instalasi listrik, dan 21 sekolah mendapatkan penambahan daya listrik. Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk memastikan kebutuhan dasar sekolah dapat terpenuhi secara merata.

Tujuan Digitalisasi Pendidikan

Upaya pemenuhan akses listrik dan internet ini bertujuan untuk mempercepat proses digitalisasi pendidikan. Alexander menegaskan bahwa tanpa alat yang memadai, digitalisasi pendidikan akan sangat sulit dilakukan. Oleh karena itu, akses listrik dan internet harus dipenuhi agar proses belajar mengajar bisa lebih interaktif dan efektif.

Selain itu, dengan adanya akses listrik dan internet yang merata, diharapkan tercipta kesetaraan antara daerah 3T dengan daerah lain yang lebih mudah mengakses teknologi. Hal ini juga akan meningkatkan kualitas guru dan siswa, serta memastikan tidak ada lagi daerah yang tertinggal dalam hal penguasaan teknologi.

Manfaat bagi Guru dan Siswa

Melalui akses listrik dan internet yang memadai, diharapkan kualitas guru dan siswa semakin meningkat. Seluruh siswa dan guru akan menjadi lebih melek teknologi, sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia digital. Dengan demikian, pendidikan di Sumut akan semakin berkualitas dan kompetitif.


Related posts